Solid State Disk: Melihat Lebih Dekat

Reading time:
April 25, 2010

Semua pengguna komputer tentu sudah mengetahui bahwa komputer membutuhkan sebuah storage utama untuk menjalankan sistem operasi dan semua programnya. Hard disk merupakan storage utama yang umum dipakai oleh semua pengguna komputer. Selain hard disk, ada lagi yang dapat dipakai sebagai storage utama, yaitu Solid State Disk.

Solid State Disk atau yang sering disebut sebagai SSD merupakan sebuah perangkat penyimpan data utama yang menggunakan flash memory non-volatile sebagai media penyimpanannya. Jika menyebut Flash memory mungkin akan mengingatkan Anda pada memory yang ada pada flash disk? Benar! Flash memory yang dipakai memiliki sifat non volatile. Flash memory non volatile yang dipakai sebagai standar memory pada perangkat seperti SSD, USB Flash Disk, dan berbagai macam memori lainnya dikarenakan sifatnya yang tidak membutuhkan baterai atau listrik untuk mempertahankan data yang sudah ditulis didalamnya agar tidak hilang. Hal ini pun berlaku saat memory jenis ini dipakai untuk menulis data dan tiba-tiba terjadi mati listrik, data yang sudah tersalin dengan baik tidak akan hilang. Semua memory tersebut disatukan pada sebuah board dan diemulasikan sebagai hard disk. Disinilah pada akhirnya SSD bisa dikenali sebagai sebuah hard disk.

Karena menggunakan flash memory sebagai bahan utamanya, tentu kinerja baca dan (kadang) tulis perangkat ini lebih tinggi ketimbang hard disk. Hard disk masih menggunakan piringan dan masih membutuhkan waktu untuk mencari data pada piringan yang berputar pada kecepatan tertentu, antara 5400 RPM sampai 15.000 RPM. Akan tetapi, hard disk masih memiliki kelebihan di mana kapasitas penyimpanannya lebih besar pada harga yang lebih terjangkau. Lalu apakah yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memilih sebuah SSD untuk mengganti hard disk?

Pada artikel ini kami mencoba untuk menjelaskan beberapa hal yang bisa Anda ketahui mengenai SSD. Kami juga melakukan pengujian dengan membandingkan antara kinerja hard disk dengan SSD. Oleh karena itu, dalam membeli sebuah SSD, artikel ini diharapkan bisa menjadi tambahan bahan pertimbangan Anda.

Kelebihan dan Kekurangan SSD

SSD memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Hal-hal berikut ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memilih apakah SSD layak atau tidak dipakai oleh para pengguna komputer. Beberapa kelebihan dari SSD adalah

  • Kelebihan pertama dari SSD tentu saja kinerja sistem secara keseluruhan lebih baik. Hal ini disebabkan tidak adanya pergerakan mekanik seperti piringan dan actuator untuk mengambil sebuah data.
  • Karena tidak adanya pergerakan mekanik, tentu saja sebuah SSD tidak akan mengeluarkan suara saat bekerja
  • Pergerakan piringan hard disk yang mengakibatkan panas tidak akan ditemui pada SSD. Hal ini menyebabkan SSD cocok untuk daerah dengan iklim yang panas.
  • Karena tidak adanya mekanik dan dapat bergerak secara elektronik, SSD tidak mudah rusak pada saat jatuh atau terbentur
  • Waktu pencarian data sebuah SSD sangat cepat sehingga Anda tidak perlu melakukan defragmentasi data.
  • Bobot yang dimiliki SSD ringan

Selain itu tentu saja ada beberapa kekurangan yang ada pada SSD

  • Harga SSD jauh lebih mahal dari hard disk, walaupun pada kapasitas yang lebih kecil
  • Siklus penulisan SSD yang terbatas.
  • Pada beberapa kasus, lonjakan listrik dapat menyebabkan hilangnya data bahkan dapat membunuh SSD tersebut. Hal ini bisa terjadi saat power supply yang digunakan memiliki kualitas yang rendah
  • Ada beberapa SSD memiliki kecepatan tulis dibawah hard disk, sehingga Anda harus jeli dalam membaca spesifikasi SSD.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 6, 2026 - 0

Xbox Hentikan Integrasi Asisten AI Copilot di Console Mereka

Pimpinan Xbox secara resmi menghentikan pengembangan asisten berbasis AI Copilot…
May 6, 2026 - 0

Unity Resmi Luncurkan Unity AI Beta Untuk Buat Game via Prompt

Unity resmi memperkenalkan Unity AI Beta, tools berbasis AI yang…
May 6, 2026 - 0

Battlefield 6 Season 3 Bawa Kembali Map Ikonik Golmud Railway

Battlefield 6 resmi rilis trailer baru untuk Season 3 dengan…
May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…