in: Movies | June 23, 2010 | by: Lucky Natalia

Knight and Day

Mendengar judulnya pertama kali, saya sempat mencoba menerka-nerka. Kali ini, apa yang akan dilakukan Tom Cruise? Pastinya dia akan menjadi sang “knight” yang (mungkin) akan bertemu seorang gadis yang akan mengisi hari-harinya lalu bahagia selamanya. Yep, tipikal kisah romantis yang kebanyakan happy ever after. Itulah bayangan saya terhadap film ini. Lalu, apakah imajinasi saya tersebut tepat?

Sebelum berangkat menuju bioskop untuk menyaksikan preview film ini, saya menyempatkan diri untuk mencari sedikit informasi mengenai film ini. Satu hal yang agak mengejutkan, ternyata film ini dikategorikan ke dalam film action-comedy. Lalu saya ingat, ini adalah Tom Cruise, sosok yang ahli dalam menjalankan misi mustahil (mission impossible) dan selalu berhasil keluar dari kejaran mafia atau agen-agen rahasia. Ini lebih masuk akal daripada imajinasi saya mengenai “Sang Knight” dengan kehidupan romantisnya. Tapi, saya cukup penasaran dengan jenis yang kedua: komedi. Saya kembali sibuk mengurutkan kemungkinan-kemungkinan yang ada dan berusaha menyatukan pecahan puzzle di kepala saya. Tom Cruise, action, Cameron Diaz, komedi. Film macam apa ini? Apakah sejenis A-Team (2010) atau Tropic Thunder (2008)?

Setelah lelah menerka-nerka, saya putuskan untuk berhenti mencari informasi dan menonton film ini tanpa “mengintip” jalan ceritanya sedikit pun. Saat menyaksikan film ini, saya cukup senang karena tebakan saya benar, Tom Cruise memerankan Roy Miller, seorang buronan CIA karena yang memegang sebuah baterai berdaya tinggi bernama Zephyr yang konon kekuatannya dapat digunakan untuk menerangi satu kota. Baterai inilah pusat dari semua konflik. Jika jatuh ke tangan yang salah dan digunakan untuk keperluan yang tidak baik, baterai tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang parah.

Dalam pelariannya, Miller bertemu June Havens (Cameron Diaz), yang “tak sengaja” berada di pesawat yang sama. Mau tidak mau, Miller “melibatkan” Havens karena CIA menyangka Havens bekerja sama dengan Miller dan menjadikan Havens target pengejaran. Mereka pun berusaha menghindar dari kejaran para agen CIA dan menyelamatkan Simon Feck (Paul Dano), sang penemu baterai, yang menurut pendapat Miller, juga dalam bahaya. Anda membayangkan June Havens menjadi partner Miller dalam beraksi layaknya Natalie Cook dalam film Charlie’s Angels (2000)? Kubur dalam-dalam pemikiran tersebut. Selama masa pelarian, Miller bahkan harus membius Havens berkali-kali agar kepanikan berlebihan Havens tidak merusak rencana pelarian mereka. Pertemuan Havens dan Miller yang cukup singkat membuat Havens belum bisa mempercayai Miller sepenuhnya. Apalagi, saat CIA menunjukkan fakta-fakta bahwa Miller-lah pengkhianat yang sebenarnya. Havens pun bimbang dan tidak bisa memutuskan pihak mana yang harus ia percaya. Banyak hal yang ia pikirkan: siapa sebenarnya Miller? Apakah ia memang seorang pengkhianat? Bagaimana perasaan Miller terhadapnya?

Setelah selesai menyaksikan film ini, (lagi-lagi) banyak pertanyaan terbersit di kepala saya, salah satunya: apa sebenarnya genre film ini? Di awal saya memang sudah tahu kalau ini adalah film action-comedy. Tapi, yang saya lihat di sini bukanlah jenis komedi layaknya dua film action-komedi yang saya sebutkan di atas. Komedi yang ada di film ini saya anggap hanya sebagai bumbu penyedap sebuah film, kurang kuat untuk menjadikannya sebuah film setengah komedi. Bahkan, saya menganggap lelucon yang ada di film ini terkesan tanggung dan hanya “numpang lewat” saja. Dua pemeran utama film ini tidak bersinergi dengan baik sehingga membuat film ini sulit dikategorikan. Tom Cruise tampil dengan pesona dan aksinya yang memukau, sangat action. Sedangkan Cameron Diaz tampil dengan kesederhanaan, ke-naif-an, dan passion of love-nya, sangat drama.  Jadi, saya lebih suka mengategorikan film ini ke dalam action-drama. Apa pun kategorinya, film berbujet minim ini masih layak ditonton sebagai hiburan di akhir pekan. Intinya, jangan pernah berharap banyak pada sebuah film dan jangan acuhkan komentar-komentar negatif mengenai sebuah film (contohnya komentar saya di atas). Ketika Anda memutuskan untuk menonton sebuah film, kosongkanlah pikiran Anda dari pengaruh-pengaruh menyesatkan dan selanjutnya biarlah Anda yang memutuskan penilaian terhadap film tersebut. Semua hal di dunia ini selalu dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda, kan?

Enjoy.

Tanggal rilis (USA): 23 Juni 2010
Genre: action-drama
Durasi: 110 menit
Sutradara: James Mangold
Pemain: Tom Cruise, Cameron Diaz, Peter Sarsgaard, Paul Dano
Produksi: Regency Enterprises

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES