in: Storage Devices | July 17, 2010 | by: Dimas Galih Windujati

Patriot Inferno SSD 100 GB: Kecepatan “Badai Pasir” SandForce!

Pengujian Kinerja

Pengujian SSD pada artikel ini juga sama seperti sebelumnya. Kami menguji saat SSD dipasang dengan mode AHCI dan juga pada RAID-0. Pengujian kami lakukan pada platform berikut ini:
Prosesor: Intel Core i7 930
Motherboard: Intel X58
Media Penyimpanan: 2x Western Digital Black 500GB pada mode RAID 0
RAM: 3x 1 GB DDR3
Graphics card: NVIDIA GeForce GTX 275

Saat menggunakan RAID-0, tidak satu pun media penyimpanan kami yang mampu untuk menandingi kecepatan SSD Patriot Inferno ini. Oleh karena itu, kami menggunakan RAM Drive yang memiliki kecepatan jauh lebih baik daripada SSD yang ada di pasaran saat ini. RAM Drive hanya kami gunakan saat menguji tes transfer file.

HDTune

Terus terang, baru kali ini kami menguji sebuah media penyimpanan permanen dalam mode RAID-0 yang memiliki kecepatan rata-rata yaitu 521 MB/s. Kami cukup terpana saat menguji SSD ini. Dengan hampir 5x pengulangan kami mendapatkan hasil yang kurang lebih sama. Pada saat dijalankan pada mode AHCI, kinerjanya memang tidak sesuai dengan yang tertera pada quick installation guide-nya. Akan tetapi, dengan kecepatan seperti itu kami yakin para pengguna tidak akan protes

Sekali lagi kami terkejut dengan hasil yang ada. Secara sequential, penulisan SSD ini pada mode RAID-0 mencapai angka rata-rata 519 MB/s. Sekali lagi sebuah hasil yang fantastis menurut kami. Dan sekali lagi, walaupun pada mode AHCI juga tidak sesuai janjinya, akan tetapi dengan kecepatan seperti itu, penulisan terasa berjalan dalam waktu sekejap

Setelah terkejut dengan dua kecepatan di atas, untuk access time sepertinya memang sudah optimal pada 0.1 ms

Sepertinya burst rate yang ada memang sudah mentok pada batas atas dari ICH10R

I/O METER

Menurut I/O Meter, saat Patriot Inferno melakukan pembacaan dan penulisan secara acak, kinerjanya kurang lebih sama dibandingkan dengan Intel X25-V. Bahkan kadang X25-V lebih baik dari Inferno. Hal ini terjadi baik pada mode AHCI maupun mode RAID-0.

Berbeda random berbeda sequential. Sekali lagi Inferno memiliki kinerja yang sangat baik. Kami hanya sedikit bingung saat I/O Meter tidak menunjukkan kecepatan yang sama dengan HDTune saat menguji penulisan sequential. Akan tetapi, hasilnya memang Inferno memiliki kinerja yang lebih.

Crystal Disk Mark

Hasil pengujian Crystal Disk Mark saat membaca juga menunjukkan kinerja Patriot Inferno yang lebih baik dari para pembandingnya. Kinerjanya sangat baik pada setiap pengujian. Pada NCQ, kinerja Inferno lebih baik saat menggunakan RAID-0 dibandingkan para pembandingnya. Saat dipasang pada mode AHCI, kinerja NCQ-nya masih di bawah Intel X25-V.

Pada pengujian kinerja penulisan Crystal Disk Mark, Inferno unggul saat menggunakan mode RAID-0 dan AHCI. Walaupun begitu, X25-V RAID-0 unggul saat ada sebuah antrian data 4K dibandingkan Patriot Inferno pada mode AHCI.

PCMARK Vantage

Nilai yang diberikan oleh PCMark Vantage ternyata Patriot Inferno pada mode AHCI tidak lebih baik dibandingkan dengan Kingston SSDNow V Series 30 GB. Hasil yang diberikan terpaut sekitar 4000 poin. Akan tetapi hasilnya sangat memukau saat dipasang dalam mode RAID-0.

Saat melihat detail dari setiap pengujian, terlihat efek kinerja yang diberikan oleh Inferno saat dipasang dalam mode AHCI kurang lebih sama dengan Kingston SSDNow V Series. Sedangkan Kingston SSDNow V Series 30 GB AHCI sendiri unggul saat pengujian Windows Media Player. Walaupun begitu, kinerjanya berbeda saat dipasangkan pada mode RAID-0.

File Transfer Test

Pada pengujian kali ini, kami menggunakan RAM Drive sebagai media penampung data saat menguji Patriot Inferno dalam mode RAID-0 dan AHCI. Hal ini dikarenakan pada mode AHCI, tidak satupun alat penguji kami yang mampu menandingi kinerja tulis dan bacanya. Pengujian berlangsung dengan sangat baik dan terbukti kecepatan tulis dan baca dari Inferno yang sangat baik. SSD ini mampu menulis file sebesar 6 GB kurang dari satu menit. Bahkan tidak satupun pengujian yang memakan waktu lebih sampai 50 detik per pengujian.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES