in: News | August 9, 2010 | by: Deliusno

Kuwait Tidak Larang BlackBerry

Pemerintah Kuwait memang tidak melarang adanya layanan BlackBerry seperti di negara tetangganya. Mereka hanya menyoroti masalah moral dan keamanan, khususnya untuk website pornografi. Pemerintah Kuwait meminta RIM untuk melakukan blokir akses ke website-website porno. Untuk menyelesaikan masalah ini, RIM meminta jangka waktu 4 bulan.

Beberapa hari lalu, saya pernah menceritakan betapa sulitnya para pengguna BlackBerry di Arab Saudi. Pemerintah negara Arab telah melarang adanya layanan BlackBerry untuk sebuah alasan keamanan. Demi keamanan penggunanya, semua data yang masuk ke server BlackBerry memang sudah dienkripsi sebelumnya. Namun, pemerintah Arab Saudi melihatnya dari sisi yang berbeda. Mereka khawatir jika hal tersebut dapat memudahkan kelompok teroris untuk saling bertukar informasi dan berkomunikasi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Arab Saudi meminta operatornya untuk membuat server khusus yang diletakkan di negara tersebut. Nantinya, semua data yang akan terkirim ke server pusat BlackBerry di Kanada akan melalui server khusus tersebut. Semua data yang ada di server khusus nantinya bisa dikontrol oleh pemerintah Arab Saudi. Mereka memberikan batasan waktu pada operator tersebut hingga hari Senin ini.

Pada hari Jumat lalu, para pengguna BlackBerry di Arab Saudi mengaku sudah tidak bisa mengakses layanan messaging. Namun, ternyata laporan tersebut ternyata adalah sebuah false alarm, karena beberapa jam setelah kejadian tersebut, layanan tersebut sudah menyala kembali.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES