in: Features - Overclocking | August 18, 2010 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Praktik Overclocking Dasar

Platform Pengujian

Berikut platform yang digunakan pada pengujian kali ini:

Processor : Intel Core i7 930 @3,8Ghz
Motherboard : Gigabyte X58A-UD7
Memory: Kingston DDR3 KHX2000C8D3T1K3/6GX
VGA : Digital Alliance 8600GT 256MB GDDR3
Harddisk : Hitachi Deskstar HDT725050VLA360 500GB SATA2
Heatsink Fan (HSF) : Noctua NH-D14
Thermal Paste : Noctua NT-H1
Power Supply : Antec TPQ-1200W OC Edition

Software yang digunakan dalam pengujian kali ini:
Stability Test:

  • Prime95
  • Intel Burn Test v2.2

Benchmark:

  • Everest Ultimate Edition 5.50.2100
  • SisoftSandra Lite 2010.SP2 (16.52)
  • 3DMark Vantage

Tegangan voltase yang digunakan selama overclock:

Untuk mengetahui batasan voltase yang tergolong aman untuk melakukan overclock, Anda dapat mengikuti referensi dari masing-masing produsen yang sudah menetapkan batasan tersebut. Memang tidak ada jaminan apabila Anda menggunakan voltase di bawah ataupun di atas batasan default. Resikonya komponen tersebut akan lebih awet ataupun cepat rusak.

Walaupun overclock yang dilakukan tergolong ringan, jangan lupa untuk menggunakan pendingin yang cukup baik untuk meredam panas selama melakukan overclock. “musuh” utama ketika Anda melakukan overclock adalah panas yang berlebihan (overheat). Sistem komputer umumnya akan melakukan shutdown dengan sendirinya apabila mengalami overheat untuk mencegah kerusakan  komponen yang ada.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES