71% Gamer Tertarik Bermain Permainan 3D

Author
Deliusno
Reading time:
September 13, 2010

Produk 3D HDTV memang sudah mulai bermunculan. Sony, Samsung, LG, Panasonic, dan masih banyak pengembang teknologi TV lainnya sudah meluncurkan TV dengan teknologi tersebut. Namun, setelah beberapa merek 3D HDTV mulai muncul satu demi satu, beberapa masalah juga mulai muncul. Konten yang tidak terlalu banyak, tidak nyamannya kacamata 3D yang ada, dan tidak cocoknya antara produsen TV dengan kacamata 3D adalah beberapa masalah yang sempat muncul ke permukaan beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui apakah sebenarnya konsumen benar-benar menginginkan teknologi 3D HDTV, Nielsen Company bekerja sama dengan Cable & Telecommunications Association for Marketing baru-baru ini mengadakan penelitian. Penelitian tersebut diberi judul “Focusing on the 3DTV Experience”. Penelitian ini dilakukan di Amerika Serikat kepada 400 responden yang menyaksikan konten 3D di bioskop-bioskop.

3dtv11

Dari hasil penelitian tersebut ditemukan kalau para konsumen saat ini lebih “menunggu dan melihat” perkembangan teknologi 3D. 68% responden menyatakan kalau mereka masih menunggu perkembangan harga 3D TV tersebut. Sedangkan 57% responden masih merasa kurang nyaman dalam menggunakan kacamata 3D. 44% dari responden menyatakan kalau mereka ingin menunggu perkembangan konten yang ada.

3D TV meninggalkan kesan yang mendalam bagi penggunanya. Setidaknya 57% dari responden mengaku kalau mereka merasa bagian dari film yang mereka tonton. Sedangkan 48% responden mengaku merasa lebih dekat dengan konten tersebut.

Bagaimana untuk kalangan gamer? Ternyata 42% responden mengaku tertarik untuk memainkan game dalam bentuk 3D. 71% hardcore dan regular gamer mengaku tertarik untuk merasakan bermain video game dalam bentuk 3D.

Penelitian ini dipusatkan di Amerika Serikat, dimana teknologi 3D telah banyak berkembang. Di Indonesia sendiri, 3D TV juga sudah mulai banyak beredar. Namun, belum ada penelitian resmi mengenai respon konsumen mengenai 3D TV.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Steam Workshop Digunakan Hacker Untuk Sebarkan Malware

Malware ditemukan di Wallpaper Engine yang didistribusikan oleh Steam Workshop,…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Steam Frame Ungkap Arsitektur Baterai Yang Digunakan

Bocoran dokumentasi FCC ungkap Steam Frame VR gunakan baterai AA…
June 22, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Hadirkan Lompatan Performa Besar untuk Nintendo Switch 2

Fitur baru yang dibawa oleh Unreal Engine 5.8 disebutkan mampu…
June 22, 2026 - 0

MSI Claw 8 EX AI+ Akan Dibanderol Dengan Harga Fantastis

Handheld baru MSI Claw 8 EX AI+ dipastikan akan miliki…