Jagat Review

Twitter Facebook Youtube Flickr RSS

Review Sanyo XACTI VPC-SH1

Kesimpulan

Sejujurnya, kami tidak berharap mendapatkan feature sebanyak ini dari sebuah kamera sekecil Sanyo SH1. Selain itu, harganya sangat terjangkau! Di kisaran harga ini biasanya pengguna hanya bisa mendapatkan camcorder Standard Definition, atau High Definition tetapi dengan sensor resolusi rendah. Dan tentunya tidak ada yang dapat dikantongi dengan mudah seperti Sanyo SH1. Ada beberapa kekurangan seperti minimnya tombol shortcut, tetapi kekurangan ini dapat ditanggulangi dengan mengaktifkan simple mode.

Kelebihan:

  • Sensor 4 megapixel lebih besar dari produk lain di kelasnya. Dapat mengambil foto sampai ukuran 10 megapixel.
  • Perekaman video Full HD
  • Perekaman video Slow Motion
  • Rentang zoom sangat panjang, sampai 30x
  • Focal length wide cukup lebar, setara 35mm
  • Dual rec button untuk kemudahan penggenggaman alternatif
  • Mode exposure video dan foto Manual
  • Feature macro sangat baik
  • Kualitas foto dan video baik
  • Baterai kecil tetapi termasuk kuat
  • Tersedia Simple Mode

Kekurangan:

  • Tutup lensa terpisah
  • Strap tangan tidak seperti biasanya
  • Perlu mempelajari buku panduan atau pengetahuan lebih untuk dapat memahami item-item dalam menu dan pengaturannya

Comments

6 Comments
Nurlin on September 2, 2010 at 11:20 am

Review yang jelas dan mudah dimengerti.


Jagat Review | Jagat Weekly Spotlight: Week 1, September 2010 on September 5, 2010 at 4:02 pm

[...] Sanyo XACTI VPC-SH1 Sanyo Xacti merupakan camcorder form factor horizontal paling ramping dari Sanyo. Minggu ini kami menggelar review komprehensif dari camcorder teranyar dari Sanyo. Bagi Anda yang sedang menimbang-nimbang ingin membeli camcorder, pastikan Anda tidak melewatkan review kami tersebut. [...]


Rudy on September 29, 2010 at 9:32 am

Boss.. mau nanya, kl XACTI yg seri SH1 dgn FH1 bagus mana ya? dr segi harga sih sy lihat mahaln SH1 sih. Oh ya, kl FH1 khan ada slow motion caranya gmn ya bisa jadiin slow motion? apakah dari softwarenya atau gimana? sy udah ngambil yg seri FH1 tp menurut penglihatan sy koq beda dgn hasil review yg di youtube? apakah yg dipasarkan di Indonesia barangnya jelek? dan warna jg ndak ada yg hitam, tp gold..
tq


Pramanaya Tjokronegoro on September 29, 2010 at 12:33 pm

Kalau sekilas melihat spec, lebih bagus feature FH1. sensor yang di FH1 sepertinys merupakan yang sama yang digunakan dalam HD2000, bisa sampai 6 lux saat lowlight. Sementzrs SH1 hanya sampai 30 lux.

Video slow motion bisa diaktifkan dari dalam menu seperti pada menu SH1, diakses dari pilihan video quality. Pilih yang 240 atau 600 fps


Rudy on September 29, 2010 at 3:53 pm

Wah tengkyu banget bi Boss cepet banget niy jawabannya, utk FH1 dan SH1 sebaiknya pake SDHC yg class minimal berapa ya Boss? soale sy pake yg “murah” saat diputar ulang di komputer agak tersendat.. Aw. XACTI memang jadi pilihan selain harga terjangkau tp kualitas memuaskan, terbukti banyak yg memberikan review di forum² & di youtube. Sy pun memutuskan membeli setelah ber-bulan² survey..


awer on February 15, 2012 at 6:55 pm

boz, bagusan mana dengan sanyo XACTI GH1? mohon infonya… tq






© 2011 Jagat Review About Us | Contact Us | Career | Terms of Service