[PR] IBM Corporate Services Corps Menjangkau Surabaya, Jawa Timur
Mendukung Lembaga Pendidikan Melalui Kemampuan Manajemen, Bisnis dan TI yang Dibutuhkan oleh Pasar
Jakarta, 22 Oktober 2010 – Sepuluh orang karyawan IBM dari berbagai negara – termasuk Amerika, Romania, India, Inggris, Irlandia, Brazil dan Australia –terpilih untuk berpartisipasi dalam program IBM Corporate Services Corps (CSC) di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Program ini bertujuan untuk membantu melengkapi kurikulum pendidikan setempat dengan memasukkan program bisnis dan teknologi yang dibutuhkan di pasar global saat ini.
Corporate Services Corps ini adalah bagian dari portofolio IBM Global Citizen – semacam Peace Corps (Korps Perdamaian) – yang mengirimkan tim IBM yang beranggotakan karyawan berprestasi dari seluruh dunia di bidang teknologi, konsultasi, penelitian, pemasaran dan keuangan ke negara-negara dengan potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. Para IBMer (sebutan untuk karyawan IBM) ini menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi, lembaga-lembaga pendidikan dan pemerintah setempat dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan bisnis, teknologi dan masyarakat dan mentransfer ilmu dan ketrampilan yang mereka miliki kepada pihak-pihak tersebut.
“Sebagai wujud nyata komitmen IBM untuk menciptakan dunia yang lebih baik, IBM memanfaatkan sumber dayanya yang paling berharga untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan dunia yang berat,” jelas Hartini Harris, Country Manager, Marketing, IBM Indonesia. “Kami percaya bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata kontribusi IBM untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih baik.”
Selama satu bulan para IBMers ini tinggal di Surabaya, tim ini telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Surabaya, STIE Perbanas dan sebuah organisasi nirlaba, Lembaga Kemanusiaan Nasional, untuk membangun berbagai sistem TI, memberi masukan tentang isi kurikulum, alih kecakapan, dan membantu membangun hubungan antar perusahaan dan antara dunia usaha dengan pemerintah.
Dr. Rovilla El Maghviroh, Dekan, STIE Perbanas, mengatakan bahwa program IBM CSC ini menyajikan tiga manfaat – yaitu bagi pelanggan, lembaga pendidikan dan para relawan.
“Para peserta akan meraih menfaat dari pengalaman yang sangat berharga dalam mengatasi masalah dan meningkatkan kompetensi mereka dengan berbagai kecakapan bisnis dan TI yang dibutuhkan pasar abad ke-21,” tuturnya.
“Di samping itu, lembaga pendidikan juga meraih manfaat karena mendapatkan wawasan tentang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Sedangkan para relawan memperoleh pengetahuan tentang budaya yang mereka butuhkan untuk menjadi pemimpin di dunia yang terintegrasi secara global ini,” Dr. Maghviroh menambahkan.
Sebelum tiba di Surabaya, para peserta CSC harus mempersiapkan diri selama tiga bulan dengan mempelajari kebiasaan, budaya, bahasa, tujuan proyek, sosio-ekonomi dan situasi politik Indonesia.
Para IBMer datang dari berbagai latar belakang budaya, dengan sudut pandang dan keahlian yang berbeda-beda dalam mengatasi masalah.
Salah satu peserta CSC, Greg Greer, Service Improvement Manager, Global Technology Services, IBM Australia, mengatakan bahwa ia sangat antusias mengikuti program ini karena ia dapat berbagi kecakapan dan kemampuan yang telah ia peroleh selama ia menduduki berbagai posisi di IBM. “Terutama saya sangat tertarik untuk membantu mengembangkan perencanaan strategis dan taktis guna mengembangkan organisasi nirlaba dimana saya ditugaskan dan membuat perbedaan bagi masyarakat Indonesia.”
Untuk informasi lainnya tentang IBM, silahkan kunjungi www.ibm.com/id












