in: Books | November 15, 2010 | by: Lucky Natalia

A Dark Guardian: Moonlight

Werewolf, vampir, penyihir, dan zombie menjadi tema paling umum yang sering sekali digunakan para penulis sebagai tema novelnya. Twilight Saga, Harry Potter series, Pride and Prejudice and Zombies, dan A Dark Guardian adalah beberapa contoh fiksi yang mengangkat tema “mistis” ala Barat yang berhasil sukses di pasaran dunia. Bagi yang belum mengenal Rachel Hawthorne dan A Dark Guardian, simak tulisan berikut.

A Dark Guardian merupakan novel serial Amerika karangan Rachel Hawthorne. Seri pertama novel ini, Moonlight, terbit pertama kali tahun 2009. Novel yang bergenre paranormal romance dan ditujukan untuk kalangan remaja ini mengangkat kisah mengenai kehidupan para shifter (sebutan untuk manusia yang dapat berubah wujud menjadi serigala) di bumi.  Di seri pertama, Moonlight, cerita difokuskan pada seorang remaja bernama Kayla Madison. Di seri pertama ini, pembaca diperkenalkan kepada salah satu shifter dan proses perubahannya menjadi serigala untuk pertama kalinya. Kayla, yang kehilangan orangtuanya sejak kecil, tidak pernah menyangka bahwa ia adalah bagian dari kaum yang selama ini ia tertawakan keberadaannya. Setelah umurnya menginjak 17 tahun, ia tidak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah total. Ia juga tidak pernah menyangka jika Lucas, pria misterius yang ditaksirnya, masuk ke dalam hidupnya, jauh lebih dalam dari apa yang Kayla harapkan.

Setelah sekian lama tidak menyentuh novel fiksi apalagi yang bergenre paranormal romance, saya menilai novel ini cukup menarik dan menghibur. Tema dan cerita yang disuguhkan memang sangat “remaja”: penuh dengan kebimbangan, kegelisahan, dan (tentu saja) kisah cinta ala teenager. Rachel menceritakan imajinasinya dengan bahasa yang lugas, santai, dan mudah dicerna. Saya bahkan hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk membaca buku ini dari lembar pertama hingga akhir.

Saya sangat menyukai cerita yang membuat penasaran dan penuh dengan kejutan. Saya pikir saya akan merasakan ketegangan dan penasaran itu saat membaca novel ini, seperti saat membaca novel horor kesayangan saya waktu kecil yang selalu dipenuhi plot twist, Goosebumps. Namun, harapan tersebut redup begitu saja ketika membaca prolog novel ini. Ya, Rachel meletakkan kunci utama cerita di awal! Berarti, Rachel tidak akan keberatan jika saya mengatakan bahwa novelnya memiliki plot yang mudah ditebak. Walau begitu, ketertarikan saya terhadap cerita novel ini tidak hilang begitu saja karena Rachel menggiring saya untuk mencari tahu perjalanan Kayla hingga resmi menjadi shifter. Walau saya sudah mengetahui bahwa kisah di novel ini mengenai Kayla Madison-adalah-seorang-shifter, pemaparan yang diberikan Rachel pada setiap adegan sangat santai dan menarik untuk diikuti. Can’t wait to read the second series, Full Moon!

Penulis:
Rachel Hawthorne
Terbit:
September 2010
Kategori:
novel, fiksi
Harga:
Rp49.800
Jumlah halaman:
288 halaman
Penerbit:
Elex Media Komputindo

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES