in: Display - Features | December 15, 2010 | by: Oik Yusuf Araya

Buyer’s Guide: Kenali Istilah-istilah Monitor dan TV!

Pixel: Picture Element, satu elemen individu (unit terkecil) dalam susunan gambar raster yang membentuk keseluruhan tampilan. Semakin tinggi jumlah pixel dalam sebuah bidang, semakin tajam tampilan gambarnya.

Contoh tampilan pixel yang menyusun kata pada monitor komputer. Masing-masing pixel tampak sebagai bidang kotak kecil yang –saat disusun bersama-sama- membentuk keseluruhan tampilan gambar

Plasma Display: Monitor plasma menggunakan gas dan fosfor untuk menghasilkan gambar. Karena menghasilkan cahaya sendiri, monitor plasma tidak membutuhkan lighting tambahan seperti pada monitor LCD.

Perbedaan teknik penampilan gambar antara monitor plasma (kiri) dan LCD (kanan)

Progressive Scan: Metode penampilan gambar dimana transisi gambar ditampilkan secara utuh –bukan bergantian garis ganjil dan genap seperti pada teknik interlaced- sehingga bebas dari artifak “interlacing”.

Resolusi: Ukuran jumlah pixel dalam sebuah bidang layar dengan format “tinggi x lebar”. Sebuah layar yang memiliki resolusi “1600×1200” berarti memiliki 1600 pixel di sisi lebarnya dan 1200 pixel di sisi tingginya. Semakin tinggi jumlah pixel, semakin tajam gambar yang dihasilkan. Perhitungan ini juga diterapkan di gambar digital. Resolusi 1600×1200 bisa juga disebut sebagai resolusi 2 megapixel/ 2 jutapixel (1600×1200= 1.920.000 pixel).

Refresh Rate: Biasa juga disebut sebagai “vertical refresh rate” atau “vertical scan rate”. Menyatakan jumlah penggambaran ulang (refresh) per detik yang bisa dilakukan oleh sebuah layar monitor, diukur dengan satuan Hz (hertz, dalam hal ini, berapa banyak refresh yang dilakukan per detik). Pada monitor CRT, refresh rate yang rendah (di bawah 75 Hz atau 75 refresh per detik) mengakibatkan tampilan layar terlihat berkedip. Monitor LCD tidak mengalami masalah ini dan biasanya memiliki refresh rate sebesar 60 Hz. Beberapa monitor LCD generasi terbaru yang didesain untuk menampilkan gambar 3D (active shutter memiliki refresh rate sebesar 120 Hz karena menampilkan 2 frame berbeda pada satu waktu.

Response Time: Waktu yang diperlukan oleh sebuah pixel di monitor LCD untuk berubah dari satu warna ke warna lainnya. Diukur dalam satuan milidetik (millisecond/ MS). Semakin kecil angkanya, semakin cepat transisi warnanya. Response time yang tidak cukup cepat dapat mengakibatkan efek “ghosting” berupa bayangan objek yang bergerak cepat, karena pixel terlambat berubah warna.

Contoh efek ghosting (kiri) dibandingkan gambar normal (kanan)

TFT: Thin Film Transistor. Monitor TFT menggunakan layar LCD yang tiap pixelnya memiliki satu transistor untuk membantu meningkatkan kualitas tampilan gambar.

VESA: Video Electronic Standard Association. Lembaga yang mengatur standarisasi aspek-aspek yang terkait dengan teknologi display komputer.

Viewing Angle: Besaran sudut vertikal dan horizontal di dalam mana pengguna dapat melihat tampilan layar monitor LCD sebelum luminansi dan warna pada layar tampak berubah karena perbedaan sudut kedatangan cahaya ke mata. Semakin tinggi angkanya, layar akan semakin mudah dilihat dari samping.

VGA: Video Graphics Array. Mengacu pada graphics card, atau jenis resolusi (640×480) atau jenis sinyal analog yang disalurkan melalui output D-SUB.

Satu tips terakhir, sebelum menentukan pilihan, sebaiknya Anda melihat langsung monitor yang bersangkutan dan memastikan semua aspeknya (tampilan gambar, bentuk fisik, konsumsi daya, dll) cocok dengan selera Anda. Monitor-monitor LCD berukuran besar (20 inci atau lebih) sudah semakin murah, jadi jangan ragu untuk membeli. Selamat berbelanja!


Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES