[PR] Merger ZEUS Trojan dengan SpyEye, Semakin Kuat, Semakin Berbahaya

Reading time:
December 10, 2010

Jakarta, 9 Desember 2010, Peristiwa penyatuan atau merger sejumlah varian Zeus Trojan dan merger antara dua botnet terbesar telah membuat para peneliti di bidang keamanan dunia maya sangat khawatir. Kekhawatiran tersebut terkait dengan serangan-serangan yang bisa terjadi terhadap bank-bank oleh malware di masa yang akan datang.

Menurut para periset kemanan, para pembuat Trojans Zeus dan SpyEye menyatakan telah menyatukan kekuatan menjadi satu botnet yang besar dan kuat. Dengan kemampuan yang sangat canggih untuk menyerang para pemilik rekening bank.

“Ada banyak hal mengapa penyerang menjadikan rekening bank sebagai sasaran, terutama karena besarnya nilai uang yang bisa dirampok,” demikian disampaikan oleh Randy Abrams, Director of Technical Education  ESET. “Nilai uangnya malah jauh lebih besar dari Trojan Zeus untuk menginfeksi para gamer, dimana Trojan untuk game adalah bentuk malware yang paling banyak ditemukan oleh para periset Malware. Zeus belakangan ini semakin memanas, bahkan Zeus dan SpyEye telah melakukan merger,” tambah Randy.

Menurut Randy, merger tersebut bukanlah masalah besar karena masih ada dua varian Zeus lainnya yang benar-benar berbahaya. Feodo, yang mampu mengirim pesan yang menyerang lebih dari selusin bank. Para periset keamanan telah sepenuhnya waspada terhadap URLZone, yang mampu men-transfer sejumlah uang keluar dari rekening pemiliknya dan memanipulasi browser untuk tetap menunjukkan neraca keuangan awal kepada para pemilik rekening tersebut. Berikutnya adalah Trojan yang dikenal dengan sebutan Ares yang juga berbahaya. Sang pembuatnya mengklaim  Ares memiliki kemampuan yang sama seperti Zeus dan SpyEye.

Menurut pihak novirusthanks.org, sebuah lembaga swasta penyedia layanan IT yang berbasis di Italia, SpyEye bekerja dengan stealth mode, tidak nampak di task manager dan user-mode applications lainnya, mampu menyembunyikan registry keys dan file-filenya dari pencarian yang dilakukan secara reguler oleh Explorer. Malware tersebut mampu menangkap data yang masuk ke Web form dan mengambil uang dengan menggunakan kartu kredit curian.

“Terdapat banyak pihak yang terlibat kerja sama dalam proses tindak kejahatan tersebut, sehingga agak sulit menyatakan apakah merger ini adalah sebuah kolaborasi ataukah sebuah move politik”, Randy melanjutkan. Pengembang Zeus dipaksa melakukan merger karena ia berada di bawah tekanan.

Zeus yang merupakan varian Trojan ini, mengincar rekening bank dana beroperasi dengan cara stealth dan teknik yang sangat canggih agar nasabah tidak sadar dan yakin bahwa rekeningnya aman. Pola tersebut berlawanan dengan Trojans yang menargetkan game untuk mencuri password dengan menggunakan metode social engineering. Wilayah sebaran dan rekening yang bobol karena malware inipun tersebar di berbagai negara.

Randy Abrams menyampaikan beberapa advise berkaitan dengan hal tersebut, diantaranya, nasabah perlu menyediakan komputer dengan sistem operasi dan browser yang dipatch secara rutin serta harus tetap up to date untuk menghindari serangan dari luar yang biasanya mencari vulnerabilities yang terbuka, demikian pula firewall harus tetap aktif.

“Di Indonesia, dampak Zeus belum nyata. Online banking saat ini banyak terbantu oleh penggunaan one time token seperti yang digunakan oleh beberapa bank, sehingga bila mencuri user dan password belum cukup untuk melakukan transaksi online, karena harus memasukkan key dari token tersebut”, demikian komentar Yudhi, Technical Consultant dari ESET Indonesia.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…