Robot Menjadi Guru Sekolah di Korea Selatan

Reading time:
December 30, 2010

Semakin lama perkembangan teknologi memang terlihat begitu pesat hingga sulit sekali diikuti sehingga banyak hal yang selama ini terasa hanya akan tercapai dalam beberapa tahun ke depan menjadi mungkin terjadi saat ini. Dan beberapa di antaranya tampil begitu mengagumkan. Robot yang bisa bergerak, menari, menyanyi, dan berekspresi yang lahir di tangan para jenius di Jepang saja sudah cukup memperlihatkan apa yang berhasil dicapai manusia di abad ini. Namun apa yang dihadirkan oleh Korea Selatan jauh lebih mengagetkan.

Sebuah kota di Korea Selatan, Daegu, memutuskan untuk menjadikan robot sebagai guru di sekolah. Sementara ini baru ada 29 robot yang mengajar di 19 sekolah dasar di sana, namun Daegu sendiri memiliki misi untuk menghadirkan  jumlah robot yang akan memenuhi 8.400 taman kanak-kanak di tahun 2013 nanti. Dengan nama Engkey, robot berbentuk bundar dengan tinggi 3,2 kaki ini memang didesain untuk mengajarkan anak-anak di Daegu bahasa Inggris melalui berbagai pertanyaan dan musik. Semua ini tentu saja untuk menghadirkan suasana ketertarikan yang lebih mendalam dari anak-anak itu sendiri, membuat mereka lebih mudah mempelajari bahasa asing ini.

engkey

engkey1

Yang membuatnya menarik adalah, Engkey bukanlah sepenuhnya sebuah robot otomatis yang dapat berpikir sendiri dan mengajar layaknya seorang guru manusia dengan kompleksitas pemikirannya. Engkey sebenarnya hanyalah sebuah telepresence bot, yang dikendalikan oleh para guru bahasa Inggris di Filipina. Dengan wajah guru yang dibentuk menjadi CGI, komunikasi interaktif antara para siswa dan guru yang saling berbeda negara itu mungkin dilakukan. Dan semuanya dapat dilakukan seakan sebuah proses belajar-mengajar yang biasa saja. Satu buah robot yang dikembangkan oleh Korea Institute of Science and Technology ini bernilai kurang lebih US$ 1,4 juta.

Berbagai pengamat mengkritik potensi pemecatan guru asing bahasa Inggris di seluruh wilayah Korea Selatan karena hadirnya Engkey ini. Namun Korea Selatan sendiri memang sedang berusaha memangkas biaya pendidikan yang harus dikeluarkan untuk melakukan impor guru-guru asing ini dan mempertahankan kualitas pendidikan di sana. Menghadirkan Engkey yang “diisi” guru yang berasal dari Filipina tentu akan menghasilkan pendidikan yang sama berkualitasnya namun dengan harga yang lebih murah. Benar-benar masa depan yang sulit dibayangkan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 6, 2026 - 0

ARC Raiders Mulai Terapkan Regional Pricing

Embark Studios resmi menerapkan regional pricing untuk ARC Raiders mulai…
May 6, 2026 - 0

Kreator MindsEye Kembali PHK Massal Pasca DLC yang Sensasional

Build a Rocket Boy dilaporkan kembali melakukan PHK besar-besaran setelah…
May 5, 2026 - 0

Call of Duty Berikutnya Resmi Tak Masuk Console Generasi Lawas

Setelah lebih dari satu dekade bertahan, Activision akhirnya putuskan seri…
May 5, 2026 - 0

Take-Two Tegaskan Alasan GTA 6 Rilis di Console Terlebih Dahulu

Pimpinan Take-Two Tegaskan keputusan Rockstar merilis GTA 6 lebih dulu…