in: Overclocking - Processors | January 8, 2011 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Sandy Bridge Complete Overclocking Guide

Jika Anda menyimak preview overclocking Sandy Bridge kami yang sebelumnya, tentunya Anda penasaran akan bagaimana kami membawa Sandy Bridge ke angka 5.4Ghz. Pada artikel ini, kami akan memberi panduan langkah-demi-langkah overclocking Sandy Bridge, agar Anda semua dapat ikut merasakan performa luar biasa dari prosesor ini. Oh ya, sebelum Anda membaca OC Guide ini, kami sangat menyarankan Anda membaca artikel  ‘5 Hal mengenai Sandy Bridge’, karena artikel tersebut dapat memberikan informasi yang berguna seputar karakteristik prosesor Sandy Bridge. Sebagai alternatif, Anda juga dapat melihat Review Sandy Bridge kami.

Nah, sekarang, mari mulai!

Disclaimer :

1) Overclocking adalah hal yang tidak disupport sepenuhnya oleh para produsen hardware, dan sedikit banyaknya dapat memberikan efek negatif bagi hardware Anda (ketidakstabilan, bahkan kerusakan permanen hardware) jika dilakukan dengan tidak benar. Do it at your own risk!

2) Guide overclocking ini dirangkum berdasarkan hasil testing kami di lab. Bisa saja terdapat informasi yang kurang akurat, karena Sandy Bridge adalah arsitektur yang sama sekali baru. Update informasi pada artikel ini akan kami tambahkan bilamana dirasa perlu.

Persiapan Hardware

Sebelum Anda memulai overclocking, adalah bijak untuk terlebih dahulu mengetahui hardware apa yang harus disiapkan sebelumnya. Ini adalah list yang Anda butuhkan :

a) CPU : Sandy Bridge K-Series CPU (i5-2500K, i7-2600K)

b) Motherboard : Chipset P67

c) RAM : bebas, disarankan DDR3-1600Mhz

d) PSU : Tergantung kebutuhan sistem keseluruhan.

e) CPU Cooler : Bebas, disarankan HSF 3rd party

Dari segi prosesor, kami menyarankan Anda untuk memilih prosesor Sandy Bridge K-Series, karena Sandy Bridge Non-K memiliki opsi OC yang terbatas. Untuk RAM Anda tidak perlu terlalu pusing karena overclocking CPU Sandy lebih banyak menggunakan CPU multiplier, sehingga DDR3-1333 kelas value pun bisa dipakai. Namun demikian, kami tetap menyarankan penggunaan setidaknya DDR3-1600Mhz untuk mendapat performa yang lebih optimal. Dan ingat, meskipun konsumsi daya secara overall dari sistem berbasis Sandy Bridge tergolong rendah, Anda tetap membutuhkan Power Supply Unit(PSU) yang memadai. Sebagai gambaran kasar, sebuah PSU 500W Pure power nampaknya cukup untuk mensuplai daya ke sistem i7-2600K yang diOC ke 4.5Ghz dengan VGA single GTX 460.

Suhu kerja Sandy Bridge termasuk ‘dingin’ dibanding pendahulunya, sehingga sebenarnya HSF Stock saja bisa digunakan untuk mencapai clock 4-4.2Ghz. Namun karena alasan durabilitas, kami menyarankan Anda untuk menggunakan HSF yang cukup mumpuni, misalnya Noctua NH-D14. Sebagai referensi, Anda juga dapat melihat buyer’s guide HSF. Keuntungan menggunakan HSF yang cukup baik adalah Anda lebih leluasa untuk ‘memaksa’ clockspeed Sandy Bridge Anda lebih tinggi lagi.

Persiapan software

Sama halnya dengan hardware, persiapan software dalam proses overclocking juga tidak kalah pentingnya, karena software akan sangat membantu kita untuk menguji sistem dalam keadaan overclock. Berikut ini list software yang dapat membantu Anda dan juga deskripsinya.

*klik untuk memperbesar*

Kami juga akan menggunakan semua software diatas untuk praktik overclocking kali ini. Next Step, please..

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES