in: News | January 25, 2011 | by: Pramanaya Tjokronegoro

Sony Memanjakan Penggemarnya dengan 11 Kamera Baru

11 kamera di awal 2011, mungkin itu yang ada di benak product manager Sony Cyber-shot. Kebanyakan kamera terbaru ini menggunakan sensor 16 megapixel, meskipun hanya beberapa yang menggunakan sensor CMOS Exmor. Terbagi menjadi beberapa kelas, kesebelas kamera ini memperbarui hampir seluruh lini Cyber-shot Sony saat ini. Sepertinya strategi Sony di 2011 masih sama dengan tahun sebelumnya: Banjiri pasar dengan beragam pilihan kamera, sediakan tipe yang cocok untuk setiap pengguna, dan padati kamera dengan feature.

Sony Cyber-shot DSC-TX100V

Sony Cyber-shot TX7 adalah kamera slim Sony pertama yang memungkinkan perekaman video Full HD. TX100V bisa dikatakan merupakan penerus TX7 dan TX9, meskipun pengembangan featurenya tak main-main. TX100V kini mendukung perekaman video 1920 x 1080 dengan 60 fps. Frame rate yang lebih tinggi dapat memberikan video yang lebih halus. Namun, ini berarti memory card yang digunakan harus mendukung kecepatan tinggi, sampai paling tidak 28Mbps. Selain itu, kamera mungil ini juga dilengkapi dengan GPS dan kompas.

  • Sensor CMOS Exmor R back-illuminated 16.2 Megapixel
  • Lensa zoom 4X Carl Zeiss, setara dengan 25 – 100 mm
  • Optical image stabilization
  • Layar sentuh OLED 3.5″ resolusi 1,2 juta dot
  • Built-in GPS (berikut kompas digital) untuk geo-tagging
  • iAuto mode
  • Dapat memotret sampai 10 frame per detik pada resolusi 16 Megapixel
  • Sweep Panorama 2D dan 3D
  • Sweep Multi Angle dapat memotret gambar 3D dan menampilkannya pada layar kamera
  • Feature multishot layering menggabungkan beberapa frame menjadi satu gambar untuk memberikan banyak efek seperti blur reduction, backlight correction (via HDR), dan low light photography
  • Perekaman video 1920 x 1080/60p dengan audio stereo (bit rate 28 Mbps)
  • HDMI output
  • Slot SD/SDHC/SDXC dan Memory Stick Pro duo
  • Menggunakan baterai li-ion NP-BN1
  • Tersedia Maret dengan harga $380

Sony Cyber-shot TX10

TX10 adalah kamera slim underwater, penerus TX5. Dibandingkan pendahulunya, TX10 memiliki sensor Exmor 16MP, layar resolusi tinggi, pemotretan sampai 10 fps, pemotretan 3D, dan perekaman video Full HD.

  • Sensor CMOS Exmor R back-illuminated 16.2 Megapixel
  • Lensa zoom 4X Carl Zeiss, setara dengan 25 – 100 mm
  • Optical image stabilization
  • Tahan terendam sampai 5 meter, jatuh dari 1,5 meter, dan beku sampai 14F
  • Layar sentuh LCD 3 inci resolusi 921,600 dot
  • iAuto mode
  • Dapat memotret sampai 10 frame per detik pada resolusi 16 Megapixel
  • Sweep Panorama 2D dan 3D, Sweep Multi Angle 3D
  • Feature multishot layering menggabungkan beberapa frame menjadi satu gambar untuk memberikan banyak efek seperti blur reduction, backlight correction (via HDR), dan low light photography
  • Perekaman video 1920 x 1080/60i dengan audio stereo
  • HDMI output
  • Slot SD/SDHC/SDXC dan Memory Stick Pro duo
  • Menggunakan baterai li-ion NP-BN1
  • Tersedia Maret dengan harga $330

Sony Cyber-shot T110

Cyber-shot T110 adalah kamera slim kelas terjangkau. Seperti pendahulunya, T99, Sony memasarkan kamera ini dengan harga 200-an dollar saja. Dibandingkan pendahulunya, T110 dielngkapi sensor resolusi lebih tinggi, layar sentuh yang sedikit lebih besar, dan harga jual yang lebih murah $20.

  • Sensor CCD 16.1 Megapixel
  • Lensa zoom 4X Carl Zeiss, setara dengan 25 – 100 mm
  • Optical image stabilization
  • Layar sentuh LCD 3 inci resolusi 230,400 dot
  • iAuto mode
  • Standard Sweep Panorama mode
  • Perekaman video 1280 x 720 (30 fps) dengan audio
  • Slot SD/SDHC/SDXC dan Memory Stick Pro duo
  • Menggunakan baterai li-ion NP-BN1
  • Tersedia Maret dengan harga $230

Sony Cyber-shot HX7V

HX7V menggantikan HX5V yang diperkenalkan tepat setahun lalu. Sama seperti kebanyakan kamera dalam list ini, HX7V ditawarkan lebih murah dari HX5V setahun lalu, hanya $300. Pengembangan feature termasuk resolusi sensor yang lebih tinggi 60% dan layar resolusi tinggi.

  • Sensor CMOS Exmor R back-illuminated 16.2 Megapixel
  • Lensa zoom 10X Sony G, setara dengan 25 – 250 mm
  • Optical image stabilization
  • Built-in GPS (berikut kompas digital) untuk geo-tagging
  • Layar LCD 3 inci resolusi 921,600 dot
  • Manual control + iAuto mode
  • Sweep Panorama 2D dan 3D, Sweep Multi Angle 3D
  • Perekaman video 1920 x 1080/60i dengan audio
  • HDMI output
  • SD/SDHC/SDXC + MS Pro Duo card slot
  • Baterai lithium-ion NP-BG1
  • Tersedia Maret dengan harga $300

Sony Cyber-shot H70

H70 adalah tipe superzoom terjangkau dari Sony, menggantikan H55 yang diluncurkan tahun lalu. Perbedaan hanya terletak pada resolusi sensor, karena itu tak perlu terburu-buru upgrade jika Anda sudah memiliki H55.

  • Sensor CCD 16.1 Megapixel
  • Lensa zoom 10X Sony G, setara dengan 25 – 250 mm
  • Optical image stabilization
  • Layar LCD 3 inci resolusi 230.000 dot
  • Manual control + iAuto mode
  • Standard Sweep Panorama mode
  • Perekaman video 1280 x 720 (30 fps) dengan audio
  • HDMI output
  • SD/SDHC/SDXC + MS Pro Duo card slot
  • Baterai lithium-ion NP-BG1
  • Tersedia Maret dengan harga $230

Sony Cyber-shot W Series

Keenam kamera lain adalah kamera Sony seri W yang merupakan kamera general purpose. Dengan rentang harga dari $110 sampai $280, keenam kamera ini meregenerasi seluruh Cyber-shot seri W yang dipasarkan saat ini, termasuk WX5 yang diluncurkan hanya 6 bulan lalu! Tampaknya, life cycle kamera Sony ingin mengejar kecepatan life cycle ponsel.

Sony Cyber-shot DSC-W510


  • Sensor CCD 12.1 Megapixel
  • Lensa zoom 4X, setara 26 – 105 mm
  • Layar LCD 2.7″  resolusi 230,000 dot
  • iAuto mode
  • Standard Sweep Panorama mode
  • Video VGA dengan audio
  • Slot SD/SDHC dan Memory Stick Pro Duo
  • Baterai lithium-ion NP-BN1
  • Tersedia Februari dengan harga $110

Sony Cyber-shot DSC-W530 – perbedaan dibanding W510:

  • Sensor CCD 14.1 Megapixel
  • Lensa zoom 4X Carl Zeiss, setara 26 – 105 mm
  • Slot SD/SDHC/SDXC dan Memory Stick Pro Duo
  • Tersedia Februari dengan harga $130

Sony Cyber-shot DSC-W560 – perbedaan dibanding W530:

  • Optical image stabilization
  • Layar LCD 3,0″  resolusi 230,000 dot
  • Lampu AF-assist
  • Perekaman video 1280 x 720 (30 fps) dengan audio
  • Tersedia Februari dengan harga $160

Sony Cyber-shot DSC-W570 – perbedaan dibanding W560:

  • Sensor CCD 16.1 Megapixel
  • Lensa zoom 5X Carl Zeiss, setara 25 – 125 mm
  • Layar LCD 2.7″  resolusi 230,000 dot
  • Tersedia Februari dengan harga $180

Sony Cyber-shot DSC-WX9:

  • Sensor CMOS Exmor R back-illuminated 16.2 Megapixel
  • Lensa zoom 5X Carl Zeiss, setara 25 – 125 mm
  • Optical image stabilization
  • Layar LCD 2.7″  resolusi 230,000 dot
  • iAuto mode
  • Sweep Panorama 2D dan 3D, Sweep Multi Angle 3D
  • Perekaman video 1920 x 1080/60i dengan audio stereo
  • HDMI output
  • Slot SD/SDHC dan Memory Stick Pro Duo
  • Baterai lithium-ion NP-BN1
  • Tersedia Maret dengan harga $220

Cyber-shot DSC-WX10 – perbedaan dengan WX9:

  • Lensa zoom 7X Sony G, setara 24 – 168 mm
  • Layar LCD 2.8″  resolusi 460,800 dot
  • Lebih banyak pengendalian manual
  • Tersedia Maret dengan harga $280
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES