in: Games | February 20, 2011 | by: Pladidus Santoso

NostalGame: Winning Eleven 4

Apa yang Saya Sukai dari Winning Eleven 4?

Tidak ada game yang adiktif namun tidak menyenangkan, bukan? Salah satunya adalah yang dihadirkan oleh Winning Eleven 4 ini. Dari begitu banyak elemen permainan yang pada masanya memang mampu tampil menawan, ada beberapa yang menjadi favorit saya. Apakah mewakili apa yang Anda rasakan pada masa itu?

Gameplay yang Adaptable


Menggunakan tombol R1 untuk melakukan sprint menurut saya adalah inovasi yang paling membuat Winning Eleven menarik. Secara tidak langsung, fungsi tersebut membuat genggaman terhadap stik menjadi jauh lebih nyaman. Apalagi menggunakan tombol kotak untuk melakukan shoot diiringi dengan bar power yang harus diukur dengan jarak terhadap gawang. Apa yang ditawarkan oleh Konami di Winning Eleven merupakan suatu konsep permainan yang sama sekali baru, apalagi dibandingkan dengan apa yang ditawarkan oleh FIFA, penguasa tak terkalahkan di masanya.

Berbagai varian gerakan offensif dan defensif juga dihadirkan dengan kombinasi tombol yang cukup sederhana. Melakukan penjagaan 2 on 1 hanya dengan menahan tombol kotak dan segitiga secara bersama-sama, atau ketika kita ingin melakukan gerak tipu one-two saat menyerang, semuanya dapat dilakukan dengan cukup mudah. Permainan menjadi jauh lebih bervariasi dan menantang.

Sistem Formasi Yang Cukup Lengkap


Tidak ada yang memainkan Winning Eleven tanpa mengatur formasi terlebih dahulu, kecuali Anda memang menikmati momen dimana Anda memungut bola dari gawang sendiri sesering mungkin. Formasi merupakan elemen yang berhasil diterapkan dan membuat game ini jauh berbeda dibandingkan game sejenis yang lain. Fitur ini dapat menjadi sesuatu yang kompleks, namun juga menghadirkan sebuah tantangan tertentu dalam setiap pertandingan di Winning Eleven 4. Strategi menjadi elemen yang dapat menentukan apakah Anda akan menang atau kalah.

Sistem Moral juga menjadi nilai tambah yang membuat sebagian besar gamer, termasuk saya, betah berlama-lama di bagian formasi  sebelum memulai sebuah pertandingan. Dengan sistem ini, semua gamer akan mendapatkan nilai “keadilan”nya sendiri dan menambahkan sedikit elemen keberuntungan dalam setiap permainan yang dihadirkan. Pemain yang memiliki moral rendah akan mengalami penurunan performa dan begitu juga sebaliknya. Akibatnya? Jarang sekali ada tim dengan starter pemain yang persis sama, menghadirkan keunikan dalam setiap pertandingan yang ada.

Karakteristik Pemain yang Kental


Dalam Winning Eleven 4 jugalah diperkenalkan sistem nilai untuk setiap karakteristik pemain yang ada di dalamnya. Dengan sistem ini, gamer dapat mengetahui keunggulan dan kelemahan dari setiap pemain, posisi apa yang cocok dengannya, apakah strategi yang diterapkan secara keseluruhan akan tampil efektif atau tidak.

Yang membuatnya menarik adalah bahwa nilai-nilai ini memang merepresentasikan kemampuan si pemain di dalam lapangan. Tidak mungkin pemain dengan karakteristik kecepatan yang memiliki skor tinggi akan berlari dengan kecepatan yang sama dengan pemain lain yang memiliki angka rendah di karakteristik yang sama. Perbedaan setiap angka tampak cukup mencolok dan berpengaruh pada hasil pertandingan.

Roberto Carlos


Jika kita membicarakan pemain yang selalu menjadi andalan saya ketika memainkan game ini? Hanya satu nama, Roberto Carlos. Pemain belakang dengan postur cukup rendah ini memang memiliki karakteristik yang jauh lebih cocok menjadi “penyerang”. Dengan kecepatan, kekuatan tendangan, dan akurasi tendangan yang kesemuanya berbahaya, saya lebih sering memposisikan Roberto Carlos sebagai penyerang dibandingkan bek di Winning Eleven. Saya yakin, Anda juga melakukan hal yang sama.

Saya cukup membutuhkan Roberto Carlos di garis depan dengan seorang penyerang lain. Yakinlah, penyerang lain itu tidak akan punya peran yang lain selain menjadi bumper one-two untuk Roberto Carlos. Sesederhana : one-two, lari cepat, tendang, dan goal! Cara yang seringkali membuat lawan kita sebal ini memang sudah cukup terbukti efektif untuk memenangkan pertandingan. Namun ketika cukup banyak gamer sudah mengerti memainkan kontrol manual pada pemain belakang mereka, strategi ini tidak terlalu berbahaya seperti dulu.

Shuuuttttoooooo!!


“Shutoooooo!!” adalah teriakan komentator setiap kali Anda melakukan tendangan kuat yang mengarah ke gawang. Aksen Jepang terhadap kata Shoot ini memang menjadi salah satu ciri khas Winning Eleven yang tidak mungkin akan lepas dari ingatan. Teriakan ini adalah bumbu pertandingan yang paling membuat adrenalin terpompa mengikuti arus permainan yang semakin alam semakin panas.

Komentar bahasa Jepang di dalam Winning Eleven memang merupakan salah satu hal yang paling mudah diingat dari Winning Eleven 4. Berbagai lafal yang terdengar lucu memang menjadi bahan olok-olokan untuk mencairkan suasana yang tegang selama permainan.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES