Hitachi Sampaikan Visi Masa Depan Bisnis Storage

Reading time:
March 3, 2011

Hitachi, salah satu produsen yang aktif di bisnis penyediaan storage, memberitahukan arah tren bisnis berikut rencana strategi industri storage pada acara konferensi pers di hotel Shangri La, Jakarta, Rabu tanggal 2 Maret. Acara dihadiri oleh Ravi Rajendran, Vice President and General Manager Hitachi Data System for ASEAN. Hitachi juga memperkenalkan Terrance Maximus Tangit Managing Director Hitachi Data Systems Indonesia & Emerging Markets yang baru saja ditunjuk.

hitachi ravi
Terrance Maximus Tangit Managing Director Hitachi Data Systems Indonesia & Emerging Markets Ravi Rajendran, Vice President and General Manager Hitachi Data System for ASEAN.

Kesepuluh tren bisnis storage tersebut adalah: percepatan adopsi virtualisasi dan dynamic provisioning, integrasi server dan virtualization storage, adopsi virtual tiering untuk ILM, penggunaan media SSD untuk peningkatan kinerja, adopsi Serial Attached SCSI (SAS) untuk storage system kelas enterprise, penggunaan drive small form factor (berukuran 2,5 inci) untuk memaksimalkan efisiensi daya dan kapasitas, adopsi cloud computing, konvergensi data center, penggunaan cloud computing untuk virtualisasi storage dan transparansi aplikasi, serta transformasi data center lewat remote managed services. Untuk mendukung sepuluh tren ini, strategi bisnis Hitachi Data Systems di Indonesia akan difokuskan pada penyediaan solusi, penerapan virtualisasi, dan mendorong adopsi cloud computing.

Sesuai dengan trend bisnis storage ini, Hitachi Data Systems akan merilis platform skalabilitas “3D” pertama di industri storage. “Maksudnya, pengguna bisa melakukan scaling untuk meningkatkan kapasitas, performa, dan kemampuan processing sehingga lebih fleksibel,” jelas Ravi Rajendran, Vice President and General Manager Hitachi Data System for ASEAN. “Pertumbuhan bisnis Hitachi Data tahun System di Indonesia pada 2010 lalu didorong oleh sektor jasa keuangan dan telekomunikasi. Selain dua sektor tersebut, kami juga berfokus pada sektor-sektor lain, seperti oil and gas, manufacturing, dan government,” katanya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…