in: Games | March 20, 2011 | by: Pladidus Santoso

NostalGame: Metal Gear Solid

Metal Gear Solid Adalah Sebuah Kesempurnaan

Saya masih ingat saat pertama kali menghadirkan game ini dalam katalog koleksi saya. Sebuah game pertualangan dalam dua disc? game macam apa ini? Memainkannya pertama kali benar-benar membuat frustrasi. Tidak boleh ketahuan oleh musuh, harus bersembunyi, senjata yang pada awalnya hanya sebuah handgun belaka dengan firepower rendah, this game is a joke! Itu yang pertama kali saya rasakan. Apalagi ketika itu saya memiliki kebiasaan untuk men-skip setiap cut scene yang ada. Harap dimaklumi, saya masih newbie konsol Playstation di kala itu.

Kesimpulan yang saya tarik saat itu adalah bahwa game ini memang jelek luar biasa, dan saya enggan menyentuhnya saat itu. Berbagai game hilir mudik masuk ke dalam Playstation dan sebagian besar memang sudah saya selesaikan. Hingga sampai pada suatu titik, tidak ada lagi game yang menarik untuk dimainkan. Mata saya pun otomatis tertuju pada onggokan disc Metal Gear Solid yang tersimpan rapi di ujung kamar. Mungkin memang saat yang tepat untuk memainkannya kembali.

Berbeda ketika saya memainkannya untuk pertama kali, saya mencoba memainkan game ini dengan sedikit berbeda. Saya tidak lagi memotong cut-scene apapun, saya mulai berprinsip bahwa menghindari musuh itu jauh lebih baik. Akhirnya saya pun mulai perlahan menikmatinya. Cukup sulit untuk memahami plot yang ditawarkan, namun seiring dengan permainan yang semakin jauh, saya terpesona dengan game ini. Saya benar-benar jatuh cinta! Kalo istilah saat ini, “Wuih game, ke mane aze loee??!”. Saya sedang memainkan salah satu game terbaik dari Playstation.

Saya terpukau ketika saya mulai bertemu dengan salah satu anggota Foxhound, Revolver Ocelot dan si Gray Fox yang berubah menjadi Exoskeleton. Dengan sedikit linglung dan lugu, saya baru menyadari bahwa kekuatan cerita di game ini memang ada pada setiap cut-scene yang berhasil digarap dengan sinematik, membuat Metal Gear Solid tampil begitu indah dan kuat.

Humor-humor yang dihadirkan oleh Kojima melalui sentilan percakapan Codec atau di dalam Boss Battle juga menjadi sesuatu yang memorable hingga saat ini. Pengalaman memainkan game ini adalah salah satu yang terbaik dari semua game Playstation yang pernah saya mainkan. Saking kerennya, saya sampai bingung harus menuangkan perasaan tersebut ke dalam tulisan ini. It’s really perfect!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES