[PR] IBM Meluncurkan Layanan Konsultasi dan Pirantri Lunak Smarter Commerce
Membantu Dunia Bisnis Beradaptasi Terhadap Permintaan Pelanggan yang Meningkat
Jakarta, 22 Maret 2011 — IBM (NYSE:IBM) hari ini mengumumkan piranti lunak dan layanan konsultasi baru untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan, Smarter Commerce. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu dunia bisnis agar dapat beradaptasi dengan cepat terhadap
permintaan pelanggan yang meningkat secara khusus pada beberapa pasar yang sudah bertransformasi secara digital.
Layanan konsultasi Smarter Commerce ini mempertegas komitmen IBM di bidang analitik dan optimalisasi. Penawaran piranti lunak
dan layanan yang baru ini, didukung oleh sumber daya berupa tenanga penjual dan pemasaran global IBM, mencakup berbagai
spektrum tentang cara-cara baru untuk membeli, menjual dan meningkatkan kesetiaan pelanggan di era jaringan sosial dan perangkat
bergerak saat ini.
Estimasi dari IBM memperlihatkan bahwa peluang pasar Smarter Commerce mencapai $70 milyar. Hal ini didorong oleh permintaan
dari para pelanggan yang terus meningkat. Inisiatif IBM Smarter Commerce didasari platform WebSphere Commerce dan investasi
sebesar $2,5 milyar dalam piranti lunak berbasis cloud dan on-premise dari akuisisi Sterling Commerce, Unica dan Coremetrics oleh IBM.
IBM melihat adanya pergeseran ke arah jejaring sosial dan komunikasi bergerak yang semakin memberikan pelanggan lebih banyak kekuasaan.
Saat ini 70 persen dari interaksi pertama seorang pelanggan dengan sebuah produk atau layanan terjadi melalui cara pembelian online, 64 persen konsumen melakukan pembelian karena pengalaman digital mereka, dan 600 juta dari dua milyar orang yang terhubung dengan Internet memiliki akun Facebook. Ditambah terjadinya lonjakan pembelian melalui perangkat bergerak, yang meningkat tiga kali lipat setiap tahun menjadi $119 milyar tahun ini.
“Trend yang berlaku saat ini memperlihatkan bahwa pembeli adalah raja,” tutur Widita Sardjono, Partner, Global Business Services, IBM Indonesia. “Dunia bisnis membutuhkan jaringan pemasok dan mitra yang lebih responsif untuk memastikan agar mereka dapat menghantarkan produk dan layanan dengan harga, waktu dan tempat yang tepat. Kunci keberhasilan dalam lingkungan yang baru ini adalah kemampuan memprediksi tren dan mengotomatisasikan respon pasar serta lebih memperdekat hubungan antara penjual dan pembeli.”
Berbagai permintaan baru dari konsumen masa kini tentunya merupakan tantangan harus dihadapi pengusaha. Yang sebelumnya terlihat sebagai aliran barang dari pemanufaktur, melalui rantai distribusi, ke pelanggan, kini telah berubah menjadi sebuah putaran umpan balik yang interaktif, dimana konsumen, produsen, distributor, media dan pemasar memiliki peran yang berbeda. Pengusaha bukan saja ‘menjual’ fungsi-fungsi tradisional dari perusahaan mereka, tetapi juga serangkaian layanan yang mereka berikan kepada pelanggan – yang diwujudkan melalui kerjasamanya dengan para mitra bisnis.
IBM membantu para pelanggannya menanggapi pergeseran pasar ini secara real-time, mengotomastisasikan kegiatan pemasaran, penjualan, selain menciptakan kehadiran merk secara global.
Sebuah studi yang diselenggarakan IBM Institute for Business Value baru-baru ini terhadap 500 ahli ekonomi di sleuruh dunia memperlihatkan bahwa banyak hal yang tidak efisien yang terjadi sebagai akibat dari inventory backlog, peluncuran produk yang gagal, bahan baku yang terbuang dan kampanye pemasaran yang tidak efektif hinga mencapai $15 trlyun.
IBM bekerja-sama dengan lebih dari 2000 merk nasional dan internasional, seperti produen makanan internasional Danone, McKesson, Moosejaw Mountaineering, Staples, US Lumber dan 1-800-FLOWERS, untuk memastikan mereka menjual ke target yang tepat di saat yang tepat, menjalin hubungan dengan pembeli melalui saluran dan media yang tepat, mempertahankan persediaan barang yang tepat, dan mengotomatisasikan rantai suplai mereka untuk mengoptimalkan efisiensi.
IBM akan menghantarkan piranti lunak terintegrasi termasuk berbagai layanan baru, serta sebuah inisiatif pelatihan agar para mitra, pemasok dan pelanggannya terampil menghubungkan seluruh ekosistem Smarter Commerce ini. Hal ini meliputi:
- Layanan konsultasi bisnis global yang menawarkan wawasan mendalam tentang Smarter Commerce.
- Piranti lunak analitik cloud baru yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk memonitor kehadiran mereka secara real-time melalui berbagai media sosial. Dengan demikian, mereka dapat menilai efektifitas penawaran produk dan layanan mereka yang baru dengan lebih baik, menyempurnakan kampanye pemasaran mereka dan menciptakan inisiatif penjualan secara real-time.
- Piranti lunak yang mengotomatisasikan kemampuan perusahaan untuk mendesain dan memperlihatkan berbagai studi kasus, dan promosi pemasaran produk dan layanan baru secara online, atau melalui peranggkat bergerak.














