in: Processors | March 25, 2011 | by: Bhisma Sidarto

Review Prosesor Intel Core i3 2100: Sandy Bridge dengan Harga Murah

Tanpa banyak menunda, kami bergegas membuka kemasan prosesor ini. Inilah yang kami temukan di dalamnya.

Paket penjualan prosesor ini meliputi sebuah heatsink fan standard dan tentunya prosesor itu sendiri.

Heatsink standar yang disertakan Intel menggunakan fan DC 12V yang menggunakan daya 0.20 Ampere. Ini adalah fan standard yang disertakan Intel di setiap paket penjualan prosesornya.

Prosesor tersebut diletakkan di dalam kemasan plastik untuk melindunginya. Bisa dilihat bahwa prosesor ini merupakan engineering sample dari Intel. Prosesor ini memiliki kode QA25 yang merupakan kode dari Core i3 2100 dengan kecepatan 3.1 GHz.

Inilah prosesor yang akan kami uji dalam keadaan terpasang di dalam socket 1155.

Kali ini, kami akan membandingkan prosesor Core i3 berbasis Sandy Bridge ini dengan pendahulunya yang masih berbasis Clarkdale. Karena price range Core i3 2100 kurang lebih US$120, kami mencoba membandingkannya dengan Core i3 yang memiliki harga yang kurang lebih sama. Pilihan kami jatuh kepada Core i3 540.

Untuk melihat perbedaan yang dimiliki kedua prosesor ini, mari kita lihat tabel di bawah ini.

Kedua prosesor ini hampir identik. Keduanya sama-sama memiliki 2 core dan 4 thread, memiliki clock speed yang hampir sama. Bahkan Core i3 540 memiliki cache yang lebih besar dari Core i3 2100. Perbedaan lain yang mencolok adalah disertakannya instruksi AVX di prosesor baru ini. Selain itu, dapat dilihat bahwa TDP-nya pun lebih rendah dari pendahulunya.

Bagaimana perbedaan spesifikasi berpengaruh ke dalam perbedaan performa? Mari kita lihat di bagian pengujian.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES