in: Movies | March 8, 2011 | by: Lucky Natalia

Sepak Terjang Jacques Mesrine di Public Enemy No. 1 Part 2

Ingatkah Anda dengan bagian pertama Public Enemy No. 1? Film yang dibintangi Vincent Cassel sebagai tokoh utama ini telah rilis di Indonesia Agustus 2010 lalu. Film ini sebenarnya tergolong film lama karena sudah dirilis tahun 2008 di Prancis. Sebagai pengingat, ini adalah film adaptasi dari sebuah otobiografi yang ditulis sendiri oleh Jacques Mesrine, penjahat kelas kakap Prancis yang terkenal gemar merampok bank dan menculik jutawan Prancis untuk meminta tebusan di era 196—1970an. Kepiawaian Jacques dalam menghindari kejaran polisi membuatnya sulit sekali ditangkap.

Bagian kedua film ini lebih difokuskan kepada aksi kejahatan yang dilakukan Jacques pascakeluar dari penjara. Sebagai seorang penjahat, Jacques bukanlah penjahat bodoh yang hanya ingin merampok untuk mendapatkan uang banyak. Ia berusaha untuk menjatuhkan sistem yang berlaku di penjara-penjara Prancis dan berniat meruntuhkannya. Ia pun berusaha menarik simpati masyarakat dengan menjadi sosok yang ramah dan inspiratif. Maka, Jacques pun menjadi sosok yang unik, yang memiliki penggemar di mana-mana, namun di saat yang bersamaan menjadi orang yang sangat dibenci oleh pebisnis bank di seluruh Prancis.

Di film ini, Jacques bekerja sama dengan François Besse (Mathieu Amalric) sejak keberadaan mereka di penjara. Mereka pun beberapa kali bersama melakukan serangkaian perampokan walau pada akhirnya berpisah karena perbedaan visi. Di film ini, Jacques diceritakan bertemu dengan seorang wanita bernama Sylvie Jeanjacquot (Ludivine Sagnier) yang menjadi kekasihnya hingga akhir hidupnya.

Satu hal yang sangat mencolok dari film ini adalah setting nya yang memukau. Film ini mengambil latar waktu sekitar tahun 1970an dan itu berarti para kru membutuhkan banyak bangunan lama, mobil kuno, dan fashion berbau vintage. Menurut saya, pengerjaan film ini sangat sempurna dengan detail yang memukau karena semua hal diperhitungkan dan disajikan sesuai dengan eranya. Oh ya, silahkan Anda perhatikan perubahan perut Jacques saat sebelum, selama, dan setelah keluar dari penjara! Sangat detail!

Bagi Anda yang belum menyaksikan film bagian pertama, jangan takut untuk menyaksikan bagian keduanya. Namun, disarankan Anda mencari informasi sedikit mengenai Jacques Mesrine. Film kedua ini lebih banyak berisi aksi Jacques Mesrine dan sedikit sentuhan sentimentil saat sisi lain seorang Jacques Mesrine sebagai anak dan seorang ayah “tersentil”.

Film yang mendapatkan sederetan nominasi dari beberapa ajang pengharagaan dalam dan luar negeri ini sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. Saya kagum dengan kualitas Vincent Cassel yang seakan-akan sudah ditakdirkan berpenampilan gemilang dengan aktingnya sebagai antagonis. Buktinya, ia berhasil memboyong tiga penghargaan untuk kategori Best Actor di César Awards, Lumiere Awards, Étoiles d’Or Award, dan Tokyo International Film Festival.

Tanggal rilis:
19 November 2008 (Prancis)
Genre:
Action
Durasi:
133 menit
Sutradara:
Jean-François Richet
Pemain:
Vincent Cassel, Ludivine Sagnier, Mathieu Amalric, Gérard Lanvin, Olivier Gourmet
Studio:
Remstar Productions

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES