Rendahnya tingkat pengguna sebuah sistem operasi dapat menentukan seberapa banyak virus atau malware yang beredar di dalamnya. Namun, bukan berarti ada sistem operasi yang aman secara sempurna. Bahkan Apple yang selalu membangga-banggakan keamanan Mac OS pun menyadari bahwa sistem operasi kesayangannya tersebut tidak kebal terhadap serangan. Begitupula dengan Linux. Oleh karena itu, ESET meluncurkan antivirus NOD32 yang menawarkan proteksi bagi para pengguna sistem operasi Linux, Home maupun Business Edition.
ESET Antivirus NOD32 untuk Linux memberikan perlindungan terhadap threat baru yang bermunculan di lintas platform. Threat yang mulai bermunculan ini dikembangkan oleh para pembuat malware agar dapat menginfeksi sistem operasi apapun. NOD32 akan memastikan keamanan sistem operasi Linux dengan melakukan scanning dan secara otomatis mendeteksi serta membersihkan setiap file yang terinfeksi malware. Jika ditemukan malware yang dirancang untuk Mac OS dan Windows, semua file yang terinfeksi olehnya juga akan dibersihkan.
Feature lain yang ditawarkan oleh ESET Antivirus NOD32 antara lain:
Menurut data persentase pengguna sistem operasi yang dikeluarkan oleh W3 Schools, hingga akhir Maret 2011, pengguna Linux telah mencapai 5.1%. Angka ini masih menempatkan sistem operasi tersebut di bawah Mac OS (8%) dan Windows 7 (34.1%), tetapi menunjukkan adanya penambahan 0.1% dari bulan Januari 2011. Dengan hadirnya ESET Antivirus NOD32 untuk Linux, para pengguna maupun peminat sistem operasi tersebut tidak perlu lagi mengkhawatirkan keamanan komputernya.
[...] full post on Jagat Review » News Teknologi [...]
Comments