in: Games - Notebook / Laptop | April 25, 2011 | by: David Novan

Gaming Dengan Notebook MSI GT680

Membeli notebook gaming tidak semudah yang Anda bayangkan. Banyak pertimbangan yang harus Anda pikirkan sebelum memilih dan membelinya. Pertama, tentu saja karena harganya yang tidak semurah notebook biasa. Untuk memiliki sebuah notebook gaming, Anda harus merogoh kantong dan mengeluarkan uang minimal US$1500! Mengapa bisa begitu mahal? Nah, hal itu disebabkan faktor kedua, yaitu kemampuannya yang jauh di atas rata-rata. Terang saja, game PC masa kini memaksa Anda untuk memiliki hardware dengan spesifikasi yang tinggi. Semua itu demi mendapatkan pengalaman bermain yang maksimal. Seorang gamer tentu menginginkan hal itu ‘kan?

Oleh sebab itu, artikel ini mencoba membantu Anda untuk menentukan pilihan mengenai notebook gaming. Pada artikel ini, beberapa game terbaru dimainkan pada MSI GT680, notebook gaming yang memiliki kemampuan dahsyat. Setidaknya untuk pasar Indonesia saat ini. Setiap game yang dimainkan akan membeberkan kemampuan maksimal dari notebook ini, termasuk di dalamnya pengalaman bermain dan setting yang nyaman untuk dimainkan. Selain itu, sebuah screenshot yang menggambarkan permainan dengan menggunakan setting tertinggi dan paling nyaman turut disertakan. Jadi, Anda dapat melihat langsung seperti apa tampilannya ketika Anda memainkan notebook ini.

Bila Anda berkesempatan untuk mengintip review mengenai MSI GT680, pastinya telah mengetahui kemampuan yang ditawarkan notebook ini. Cukup banyak hardware yang mendukung gaming dalam notebook ini. Contohnya, penggunaan SSD untuk media penyimpanan data tentunya akan mempercepat proses loading game. Ukurannya juga cukup besar, yaitu 120GB. Tentu saja, proses yang lebih cepat itu akan terjadi bila Anda melakukan instalasi game pada Drive C. Lain lagi bila Anda menginstalasi game pada hard disk sebesar 500GB dan kecepatan putar 7200 Rpm. Proses loading memang lebih lebih lambat dari SSD, tetapi harus diakui kecepatannya cukup baik.

Bagian lain dari notebook ini juga secara teori dapat mendukung gaming extreme, seperti penggunaan Intel Core i7 Sandy Bridge dan NVIDIA GTX460M. Apalagi dengan dukungan memori SODIMM DDR3 16GB yang dijalankan di Windows 7 Ultimate 64Bit! Namun, penggunaan graphics card NVIDIA GTX460M memiliki kemungkinan menurunkan semua kemampuan dahsyat yang disediakan notebook ini. Benarkah demikian? Jawabannya tentu saja akan Anda temui dalam artikel ini.

Dragon Age 2

Role Playing Game terbaru dari Bioware ini memiliki kualitas tampilan yang sangat indah. Nah, apa yang terlintas di benak Anda bila mendengar sebuah game memiliki tampilan yang indah? Tentu saja permintaan spesifikasi komputer yang tinggi! Mampukah notebook ini menjalankan Dragon Age 2 dengan setting yang maksimal? Apalagi game ini juga menyediakan tambahan High Resolution Texture Pack yang dapat di-download di website resminya.

Untuk melihat kemampuan tertinggi notebook ini, setting dalam game dipatok pada resolusi 1920×1080 dengan semua pengaturan tambahan dimaksimalkan, seperti Texture Quality Very High, Anti-aliasing maksimal, anisotropic filtering maksimal, VSync Off, dan semua efek DirectX 11 dinyalakan. Hasil dari setting ini sangat parah. Game jelas tidak bisa dimainkan karena sangat rendahnya tingkat frame rate yang dihasilkan.

Melihat hasil tersebut, setting diturunkan sedikit menjadi Texture Quality high, anisotropic filtering off, vsync off, anti-aliasing off, dan efek ambient occlusion dari DirectX 11 dinyalakan. Setting ini memang memberikan peningkatan pengalaman bermain yang drastis. Namun, game masih berjalan kurang nyaman dan tingkat frame rate yang tergolong rendah terlihat cukup jelas dari tampilan permainan.

Oleh karena itu, ambient occlusion dimatikan. Ternyata, perubahan ini memperlihatkan hasil yang sangat memuaskan! Game langsung berjalan dengan nyaman, tingkat frame rate yang cukup tinggi (sekitar 50 hingga 30 fps) dan kualitas tampilan masih berada di golongan indah untuk dilihat. Penggunaan texture pack juga masih dapat ditoleransi pada setting ini. Penurunan paling besar hanya terjadi sekitar 5 hingga 10 fps saja.

Kesimpulan: Dragon Age 2 dapat dijalankan dengan baik dan nyaman pada setting yang masih tergolong tinggi. Selain masih dapat mempertahankan tingkat frame rate yang tinggi, kualitas tampilan juga dapat dijaga keindahannya. Sayangnya, Anda tidak dapat menikmati efek keren yang ditawarkan Directx 11 karena batasan yang dihasilkan graphics card.

Assassins Creed: Brotherhood

Assassins Creed: Brotherhood memang berasal dari porting game console, tetapi versi PC-nya merupakan remake yang cukup baik. Kualitas tampilan yang meningkat jauh bila dibandingkan versi console merupakan bukti dari kerja keras pihak pengembangnya. Oleh karena itu, memainkan game ini dengan kualitas tertinggi tampaknya akan menjadi tantangan untuk notebook gaming ini. Mampukah notebook ini memainkan game ini dengan menggunakan setting tertinggi?

Untuk mengetahui jawabannya, game ini dimainkan dengan menggunakan setting tinggi, yaitu resolusi 1920×1080, environment quality 6, texture quality 3, shadow quality 5, reflection quality high, character quality 5, post effect on, dan vsync off. Pada setting ini, permainan berjalan dengan baik dan nyaman. Gerakan cepat yang harus dilakukan Ezio ketika berakrobat melompati atap dan berpetualang di tengah kota yang ramai tidak menemukan kendala yang berarti. Tingkat frame rate yang dihasilkan juga cukup baik, yaitu berkisar antara 50 hingga 30 fps.

Lalu, bagaimana bila multi sampling anti-aliasing dinyalakan? Untuk melihat hasilnya, setting multi sampling ditingkatkan hingga yang tertinggi, yaitu 8x. Kualitas tampilan tentu saja menjadi lebih indah karena multi sampling membuat permukaan poligon yang ditemukan pada lingkungan dan karakter menjadi lebih halus. Namun, apakah hal itu harus dibayar dengan harga yang mahal, yaitu kenyamanan bermain? Ternyata, penggunaan multi sampling ini masih dapat ditoleransi, dengan penurunan frame rate menjadi 40 hingga 25 fps. Permainan masih berjalan dengan nyaman dan aksi Ezio masih dapat Anda nikmati.

Kesimpulan: Game ini dapat dijalankan dengan baik oleh notebook ini karena masih menggunakan teknologi DirectX 9. Tampilan yang indah dan kenyamanan bermain dapat ditemui berkat kekuatan notebook yang masih berada di atas permintaan spesifikasi game ini.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES