in: Notebook / Laptop | April 4, 2011 | by: Bimanto

Tips: Membeli Notebook di 2011


Awal tahun ini, kami cukup dikejutkan dengan berbagai perubahan yang membuat notebook lebih mobile dalam artian mempunyai daya tahan hidup lama dan berkinerja mumpuni. Perubahan tersebut datang dari raksasa silikon Intel yang mulai meluncurkan prosesor barunya dengan graphics in die prosesor. Seperti tidak mau kalah, AMD juga turut meluncurkan proyek yang lama tertunda dengan AMD Fusion yang sama dengan pesaingnya, membuat sebuah graphics in prosesor yang hemat daya.

Perubahan tersebut membuat para calon pengguna notebook menjadi pusing, “Beli notebook dengan spesifikasi yang bagaimana, ya?”. Di artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips memilih notebook dan sebagian platform baru yang sudah masuk ke dapur pengujian kami. Namun, kami tidak akan merekomendasikan merek apa pun karena kami belum menguji banyak notebook yang menggunakan platform baru. Kami hanya akan mencantumkan merek-merek yang sudah pernah kami uji agar Anda dapat mengetahui kinerjanya.

Prosesor

Seperti kita ketahui, prosesor adalah otak dari perangkat notebook atau desktop. Itulah yang membuat kami meletakkannya sebagai poin awal. Selain itu, para calon pembeli notebook biasanya menghadapi pertanyaan “Ingin prosesor apa?” saat ingin membeli notebook. Berikut informasinya..

Intel: Sandy Bridge platform

Awal tahun ini, intel resmi menggunakan platform Sandy Bridge untuk perangkat mobile dan desktop. Sandy Bridge akan menggantikan Arrandale yang selama satu tahun menjadi otak dari perangkat notebook. Lalu, apa yang membedakan kedua platform ini? Arrandale menggunakan fabrikasi 32nm untuk CPU dan 45nm untuk GPU. Keduanya diletakkan di dalam satu prosesor namun tetap berdiri sendiri (lihat gambar). Sandy bridge menggunakan fabrikasi CPU 32nm dengan GPU 32nm dan menjadi satu dalam die. Penurunan fabrikasi ini akan membuat lebih hemat daya dan lebih bertenaga.

kiri: Arrandale, kanan: Sandy bridge

Lalu, apakah kinerja kedua platform ini berbeda? Sudah pasti. Intel menjanjikan kenaikan kinerja hingga 30 persen (perbandingan clock per clock) dibandingkan platform sebelumnya. Kami berkesempatan menguji kinerja Sandy bridge di notebook Acer Aspire 5950G, MSI GT680Axioo Neon HNM dan Acer Aspire 4750. Tiga notebook pertama yang kami uji menggunakan Intel core i7 yang sama tetapi mempunyai spesifikasi jeroan yang berbeda. Acer Aspire 4750menggunakan Intel core i3 dengan graphics in prosesor. Anda dapat melihat perbandingan kinerja keempat notebook tersebut di tabel pengujian Sysmark 2007. Di sana, Anda dapat melihat kinerja sebuah notebook melonjak cukup jauh. Tidakkah ini menarik untuk Anda? Selain kinerja, Intel juga menepati janjinya untuk membuat notebook yang mempunyai daya tahan hidup lebih lama. Anda bisa melihatnya di tabel pengujian MobileMark 2007.

Lalu, bagaimana tips memilih notebook yang menggunakan platform Sandy bridge? Caranya sangat mudah. Yang harus Anda perhatikan adalah penamaan prosesor. Sebagai contoh, Arrandale menggunakan penamaan  “Intel core i7 740QM”, maka Sandy Bridge menggunakan penamaan “Intel core i7 2630QM”. Angka “2” di depan menunjukkan bahwa prosesor yang terpasang menggunakan 2nd generation Intel core i. Bila kurang puas, Anda dapat mengeceknnya melalui system property. Jadi jangan salah, kedua platform ini masuk dalam penamaan “Intel core i” karena masih mengunakan fabrikasi yang sama. Bila Anda ingin membaca lebih lanjut soal teknologi Sandy bridge, dapat membacanya di Teknologi Sandy Bridge pada Mobile Computing

AMD: AMD Fusion

Berita tentang AMD Fusion sudah cukup lama menjadi bahan pembicaraan di internet. Akhirnya, awal tahun ini, AMD merilis platform Brazos.  Proyek AMD Fusion sendiri merupakan penggabungan antara CPU (dual core atau lebih) dengan sebuah GPU dalam satu die. Penggabungan ini dimaksudkan untuk mendapatkan sebuah prosesor yang lengkap dengan TDP yang rendah. Selain itu, GPU juga dapat menjalankan beberapa aplikasi sehingga mempercepat pemrosesan data.  AMD menyebut generasi prosesor ini sebagai APU (accelerated processing unit).

Bila Anda masih bingung dengan penamaan seri-seri yang ada di AMD, kami akan sedikit menjelaskannya kepada Anda.

  • AMD Fusion merupakan proyek penggabungan CPU dengan GPU dalam satu die.
  • AMD Brazos merupakan platform (sebuah sistem beserta kelengkapannya).
  • AMD Zacate merupakan sebuah prosesor (seri E) dan diperuntukkan bagi notebook.
  • AMD Ontario adalah prosesor (seri C) yang diperuntukkan bagi netbook.

AMD Fusion dapat ditemukan di pasaran baik yang menggunakan prosesor seri Zacate maupun Ontario. Untuk prosesor Zacate, Jagat Review berkesempatan melakukan tes kepada notebook Acer Aspire 4253. Anda dapat melihatnya di bagian hasil tes. Kami juga sempat kedatangan netbook Acer Aspire One 522 yang menggunakan prosesor Ontario. Jujur, kami mengacungkan jempol kepada prosesor yang satu ini. Bagaimana tidak, harga dan kinerjanya sangat menawan! Harga netbook ini sangat murah namun memiliki kelengkapan lebih dibandingkan netbook dengan Atom. Untuk jelasnya, Anda dapat membaca review kami di Acer Aspire One 522.
Prosesor Zacate yang pernah kami foto pada tahun 2010

Kami tidak dapat mengatakan mana yang terbaik. Kedua prosesor itu menempati kelas yang berbeda. Namun, bila Anda berencana membeli netbook, alangkah baiknya melirik prosesor AMD dengan prosesor Ontario (C50).

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES