[PR] Cisco Mematahkan Mitos “Jaringan Cukup Baik”

Reading time:
May 16, 2011

Sering kali muncul perdebatan apakah perlu untuk berinvestasi atas jaringan secara strategis yang memungkinkan pelanggan untuk di kemudian hari dapat meningkatkan kemampuannya sesuai dengan kebutuhan bisnis, atau cukup membeli sistem jaringan yang cukup baik dengan harga serendah mungkin, seperti yang dibutuhkan pada saat itu juga. Pada kenyataannya pasar terus berubah, terjadi perubahan perilaku penggunaan perangkat mobile, cara berkomunikasi semakin beragam dan ancaman juga terus mencari bentuk yang baru.

Perdebatan seperti ini telah memunculkan berbagai mitos dan kesalahpahaman terhadap jaringan. Berikut tujuh mitos mengenai ‘jaringan cukup baik’ yang kerap muncul:

1. Mitos Tak Memperhatikan Aplikasi dan Endpoint: Jaringan yang cukup baik biasanya beroperasi dengan beranggapan bahwa data hanyalah data – semuanya adalah satu dan nol. Jaringan yang lebih baik dapat memperhatikan aplikasi apa yang dihantarkan dan di perangkat endpoint apa aplikasi tersebut akan muncul.

2. Mitos QoS Dasar: Kalau perusahaan tidak memiliki rencana untuk menjalankan aplikasi video atau desktop virtual, maka jaringan yang cukup baik dan QoS dasar dapat mencukupi. Tapi jika perusahaan ingin menggunakan suara, video dan aplikasi penting untuk mendukung bisnisnya, maka perusahaan perlu untuk berinvestasi pada jaringan yang lebih baik untuk menjalankan QoS yang lebih baik.

3. Mitos Tujuan Tunggal: pelanggan yang berinvestasi pada jaringan dengan tujuan tunggal akan kehilangan peluang untuk menggunakan kekuatan jaringan seperti mereduksi emisi karbon, menghemat biaya listrik serta menggelar jaringan kabel dan nirkabel secara terintegrasi.

4. Mitos Jaminan Dasar: Kontrak servis dan jaminan adalah hal yang berbeda. Pelanggan akan mendapatkan sesuai dengan yang dibayarnya. Sayangnya, pelanggan biasanya tidak menyadari manfaat dari kontrak servis sampai mereka memerlukannya.

5. Mitos Keamanan adalah Tambahan pada Jaringan: Keamanan jaringan harus terus mengikuti profil ancaman keamanan yang terus berubah dan penggunaan peranti mobile yang kian meningkat. Jika peranti keamanan yang berbeda tidak saling berbagi informasi, perusahaan memiliki resiko tinggi terserang ancaman keamanan. Keamanan harus merupakan kesatuan yang terintegrasi dengan jaringan.

6. Mitos Biaya Akuisisi: Saat membangun jaringan TI, sekitar 20 persen dari anggaran adalah untuk membeli perangkat keras dan 8 persen untuk biaya operasional. Jika pelanggan tidak mengkaji dampak pada keuangannya secara menyeluruh, maka membangun jaringan yang cukup baik dapat menjadi lebih mahal di kemudian hari. Dan lebih pentingnya lagi, perusahaan yang membangun jaringan cukup baik saja akan kehilangan kesempatan mendapatkan manfaat bisnis serta hubungan lebih baik dengan pelanggan yang bisa dijalankan melalui jaringan generasi berikutnya.

7. Mitos Hanya Mencari Yang Standar: Memenuhi standar memang penting, tapi hanya mengandalkan jaringan yang standar saja untuk mendukung kebutuhan di masa depan adalah rencana yang salah. Saat perusahaan mengunci dirinya hanya untuk kebutuhan standar saja dengan menggunakan jaringan yang cukup baik, maka kesempatan untuk menggunakan potensi jaringan secara lebih tinggi akan hilang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…