in: Motherboard | May 30, 2011 | by: Bhisma Sidarto

Review MSI P67A-GD65: High End dengan Segudang Fitur

Walau memang menggunakan POSCAP, bukan berarti semua kapasitor di motherboard ini seragam. Masih banyak bagian dari motherboard ini yang menggunakan solid capasitor.

Nuansa cooling yang digunakan motherboard MSI cukup berbeda dengan motherboard generasi terdahulunya. Pendingin yang digunakan lebih sederhana tetapi tetap memiliki sentuhan unik dari MSI.

Pengontrolan USB 3.0 diserahkan kepada chipset dari NEC.

Board ini juga memiliki chip USB 3.0 kedua untuk mengontrol koneksi yang digunakan header USB 3.0.

Koneksi Firewire yang disediakan board ini dipercayakan kepada chipset VT6308P dari VIA.

Untuk Audio, MSI mempercayakan kinerja motherboard ini kepada chipset Realtek ALC892. Ini merupakan salah satu chipset audio paling awam yang ada di pasaran saat ini.

Seperti halnya chipset audio, chipset LAN juga dipercayakan kepada chipset kepunyaan Realtek.

Selain koneksi SATAIII yang disediakan PCH Intel, motherboard ini memiliki tambahan koneksi SATAIII yang dikontrol chipset dari Marvel. Rata-rata motherboard berbasis P67 memercayakan koneksi SATAIII tambahan kepada chipset ini.

MSI melengkapi board ini dengan DualBIOS. Ini bertujuan memberikan rasa aman apabila terjadi kegagalan ketika mengutak-ngatik BIOS utama.

Onboard button di motherboard ini adalah salah satu yang paling cantik yang pernah kami temui. Salah satu fitur motherboard ini, OC Genie, menggunakan salah satu onboard button ini untuk mengaktifkannya. Dengan menggunakan onboard button, Anda dapat langsung meng-overclock sistem secara langsung tanpa harus melewati proses trial & error.

Board ini menyediakan sebuah fitur bernama V-Check Points. Ini menyediakan fasilitas bagi enthusiast dan overclocker agar dapat mengetahui voltase berbagai macam komponen, seperti CPU, DDR, dan Chipset secara realtime.

Motherboard ini mendukung konfigurasi multigraphics card. Namun, apakah dengan menggunakan konfigurasi tersebut Anda akan menemui masalah clearance dengan komponen yang lainnya? Mari kita jawab pertanyaan ini dengan mencoba menyimulasikan konfigurasi tersebut.

Kami mencoba menyimulasi konfigurasi multi-GPU dengan sepasang graphic card high end dari AMD Radeon. Terlihat dengan dipasangkan graphic card yang cukup panjang, berpotensi menutupi beberapa komponen dan menimbulkan masalah clearance.

Walau terlihat masih dapat memuat satu buah expansion di antaranya, sepertinya ruang yang tersedia di antara kedua card ini lebih baik dikosongkan agar graphic card dapat “bernapas”.

Walau penggunaan slot PCI Express pertama tidak akan bermasalah, tetapi penggunaan slot PCI Express kedua akan berbenturan dengan header Front Panel. Ini akan membuat pemasangan kabel di header tersebut akan terlihat sedikit memaksa di konfigurasi ini.

Penggunaan kedua graphic card akan secara langsung menutup kedua slot PCI Express x1 sehingga keduanya tak dapat digunakan.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES