in: Gadget | May 4, 2011 | by: Oik Yusuf Araya

Review ZTE Light: Tablet Android dengan Fitur Lengkap dan Harga Bersahabat

Persaingan antar tablet computer semakin memanas! Tak ingin ketinggalan demam tablet Android, ZTE, produsen perangkat telekomunikasi dari Negeri Tirai Bambu, meluncurkan tablet Smartpad Light V9 (atau lebih dikenal dengan nama “ZTE Light” saja) yang berbasis sistem Operasi Android, akhir 2010 lalu. April lalu, ZTE Light telah resmi dirilis di Indonesia melalui tiga distributornya, yaitu Dinamic Mobile, Solid Sphere, dan PT Prolink Intidata Nusantara.

Tablet besutan ZTE ini memiliki layar berukuran 7 inci dengan resolusi 800×480 dan dipersenjatai dengan kelengkapan-kelengkapan ekstra yang tak kalah dari produk sejenis lainnya, seperti kompas, GPS, radio FM, Bluetooth, G-Sensor, konektivitas 3G plus WiFi, hingga fitur Dolby Surround Sound. Cukup lumayan untuk tablet seharga Rp3,5 juta. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat meyakinkan, tapi bagaimana dengan performa sesungguhnya? Ikuti penelusuran Jagat Review berikut ini!

Kotak kemasan ZTE light terlihat minimalis dengan warna putih dominan.

ZTE Light

Beginilah rupa ZTE Light, tablet Android dari Negeri Tirai Bambu. Ia tampak cukup manis untuk ukuran sebuah komputer tablet. Layar di bagian depannya dikelilingi bahan plastik hitam glossy yang mengilap, sementara bagian belakang dilapisi plastik berwarna metalik dengan tekstur matte. Bezel di sisi atas terlihat sedikit lebih tipis dibandingkan bezel di sisi bawah.

Dengan berat keseluruhan 403 gram dan tebal sekitar 1 cm, ZTE Light terasa cukup ringan saat dipegang di tangan. Di dalamnya tertanam prosesor Qualcomm MSM7227 berkecepatan 600 MHz dengan RAM 512 MB. Untuk penyimpanan internal, disediakan memori ROM sebesar 512 MB.

Sebuah kamera 3,15 Megapixel dengan autofocus ditempatkan di bagian belakang. Di sisi depan juga terdapat kamera kedua dengan resolusi VGA (640x480) yang dapat digunakan untuk video conferencing.

Di bagian sisi kanan perangkat ini (atau bawah jika Anda memegangnya dalam orientasi portrait), terdapat deretan tombol fisik yang menjalankan tiga fungsi, yaitu “Home”, “Menu”, dan “Back”. Uniknya, penutup bagian belakang ZTE Light dapat dibuka layaknya casing handphone sehingga memperlihatkan baterai yang terdapat di baliknya. Slot untuk kartu memori Micro-SD dan SIM card terletak di balik baterai.

Penutup bagian belakang ZTE light dapat dibuka sehingga pengguna dapat mengakses baterai serta slot Micro-SD dan SIM Card.
Slot SIM card dan Micro-SD terletak di balik baterai, jadi Anda harus mencopot baterai terlebih dahulu.

Penempatan slot Micro-SD dan SIM card di balik baterai akan menyulitan pengguna saat ingin mengakses dua komponen tersebut. Karena baterai harus dicopot, Anda terpaksa mematikan perangkat ini sebelum bisa mengganti kartu memori dan SIM card.

Selain slot Micro-SD dan SIM card, slot I/O lain berikut tombol-tombol control di ZTE light diletakkan di posisi yng cukup umum, yaitu di sisi-sisi samping perangkat ini. Tombol power dan pengaturan volume terdapat di sisi atas, sementara sisi kiri dan kanan masing-masing memuat sebuah port Micro-USB untuk transter data dan sebuah konektor jack audio 3,5 mm untuk headphone.

Tombol power dan pengatur volume terletak di sisi atas.
Konektor micro-USB untuk keperluan transfer data dapat ditemukan di sebelah kiri, di samping grill speaker.
Ingin mendengar suara lewat headphone? Tancapkan perangkat tersebut ke jack audio 3,5 mm yang terdapat di sisi kanan.

Selain perangkat tablet utama, Anda juga akan menemukan aksesori lain di paket penjualan ZTE light berupa kabel micro-USB, sebuah handsfree dengan mic internal yang bisa digunakan dalam pembicaraan telepon, dan adaptor dengan ujung kabel berupa konektor micro-USB. Selain dengan adaptor, Anda juga bisa mengisi baterai dengan kabel data micro-USB. Cukup hubungkan ZTE light ke komputer melalui kabel ini dan perangkat tersebut akan mulai mengisi baterai secara otomatis.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES