in: News | June 23, 2011 | by: Ernest Dimitria

LMD dan Netsuite Luncurkan Layanan Cloud Berbasis SaaS

Bulan Mei lalu, Lintas Media Danawa (LMD) meluncurkan Cozy, layanan on-demand cloud pertama di Indonesia. Bulan Juni ini, tepatnya Rabu (22/6), LMD meluncurkan layanan cloud software as a service (SaaS) yang terdiri dari aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning) dan CRM (Customer Relationship Manager). Dibantu oleh Netsuite sebagai penyedia layanan ERP dan CRM, LMD menawarkan layanan cloud berbasis SaaS dengan metode pembayaran sesuai pemakaian (pay as you go).

(kiri-kanan) Arief Yulianto, Direktur Utama LMD; Herry Waldi, Senior Vice President Corporate Sales Lintasarta; Joni Angkasa, Southeast Asia Regional Channel Manager Netsuite.

Netsuite sendiri adalah penyedia layanan business suite berbasis SaaS pertama dan terbesar di dunia. Berdasarkan data IDC dan Gartner, Netsuite adalah penyedia solusi ERP dengan perkembangan tercepat di dunia, yaitu dengan jumlah pelanggan yang mencapai lebih dari 7 ribu perusahaan. Joni Angkasa, South East Asia Regional Channel Manager Netsuite, mengatakan bahwa reliabilitas solusi ERP berbasis SaaS mereka sudah terbukti setelah 13 tahun berkecimpung dalam model bisnis tersebut.

Solusi bisnis yang ditawarkan Netsuite mencakup CRM, ERP, dan e-commerce yang semuanya terintegrasi dalam satu platform dan satu database. Dengan begitu, akurasi data akan menjadi sangat tinggi. Netsuite juga menawarkan dashboard aplikasi yang menarik dan dapat dikustomisasi langsung sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Selain itu, perusahaan diberikan keleluasaan dalam mengembangkan sistem dan mengimplementasikan aplikasi Netsuite.

Layanan cloud berbasis SaaS yang ditawarkan oleh LMD dan Netsuite ini dapat membantu perusahaan dalam melakukan penghematan biaya. Perusahaan tidak perlu investasi hardware, membayar lisensi sistem operasi, lisensi database, lisensi aplikasi, dan lisensi add-on lainnya. Perusahaan juga tidak direpotkan dengan biaya perawatan hardware, sistem operasi, database, dan software. Pihak LMD dan Netsuit mengklaim bahwa melalui model bisnis ini, biaya pengoperasian aplikasi ERP dapat turun hingga 50%.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES