in: Notebook / Laptop | June 3, 2011 | by: Bimanto

Review Acer Aspire One 722: Tetap Murah dengan Layar Semakin Besar

Kesimpulan

Akhirnya, Anda mendapatkan alternatif pilihan prosesor lain selain Intel Atom dengan layar yang lebih besar. Prosesor dari AMD ini mempunyai kinerja yang lebih tinggi dan dapat digunakan untuk memutar film HD 1080P dengan lancar. Jangan lupakan tambahan port HDMI yang bisa Anda gunakan untuk menyambungkan kabel HDMI ke layar LCD yang lebih besar yang dapat menambah kepuasan Anda menyaksikan film favorit. Selain itu, walau menggunakan graphics ATI Radeon 6250HD, netbook ini memiliki daya tahan yang cukup baik, mencapai 6 jam dan dapat menggunakan directcompute untuk melakukan transcoding atau aplikasi lainnya yang men-supportnya. Untuk melengkapi kemampuan ini, Acer pun menggunakan layar berukuran 11.6″ dengan resolusi 1366×768 sehingga tingkat kenyaman pakai semakin tinggi. Terakhir, hal yang paling menarik dari netbook ini adalah harganya yang terjangkau, Rp2.750.000,- dengan sistem operasi linux. Bahkan, netbook dengan Atom pun masih banyak yang harganya di atas Acer Aspire One 722.

Kelebihan

  • Dimensi kecil dan ringan.
  • Port HDMI.
  • Daya tahan baterai tinggi.
  • Harga murah.
  • Mampu memutar film Full HD (1080p).

Kekurangan

  • casing gampang kotor.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES
Games - News | February 13, 2015 | Comments

Spesifikasi PC untuk Hatred

Sebuah game kontroversial yang terus menjadi buah bibir, baik di kalangan gamer, media, ataupun mereka yang awam sekalipun. Benar sekali, kita tengah membicarakan proyek game terbaru dari Destructive Creations –
Read More »
News | January 23, 2015 | Comments

Intel Resmi Luncurkan Wireless Docking

Seperti yang telah kita dengar sejak tahun lalu, Intel sudah mulai mengenalkan solusi wireless untuk konektivitas antar perangkat tanpa perlu repot lagi memikirkan kabel yang terbatas. Hari ini Intel akhirnya
Read More »
News | January 30, 2015 | Comments

Tablet Nokia N1 Laku Keras

Di gelombang awal pemasarannya, Nokia N1 langsung habis terjual dalam hitungan menit. Padahal, pada saat itu produk yang tersedia untuk dipasarkan adalah sebanyak 20.000 unit.