in: Motherboard | July 4, 2011 | by: Bhisma Sidarto

Motherboard ASRock P67 Fatal1ty Profesional: Dari Gamer Untuk Gamer

Header yang disediakan pada board ini cukup untuk memenuhi kebutuhan rata-rata pengguna. Apabila di board lain header USB 3.0 menggunakan warna biru, pada board ini ia menggunakan warna “kebanggaan” Fatal1ty, yaitu merah.

Port SATA yang disediakan oleh board ini merupakan salah satu yang terbanyak yang pernah kami temui. Dengan 3 pasang koneksi SATA II dan sepasang koneksi SATA III, board ini menyediakan total 5 pasang port SATA yang juga telah mendukung hard drive sampai dengan kapasitas maksimal 3 TB.

Area di sekitar socket terlihat cukup penuh dengan berbagai komponen seperti kapasitor dan VRM. Walau begitu ASRock tetap memperhatikan clearance antara heatsink dengan socket sehingga berbagai macam jenis pendingin baik yang besar atau kecil masih bisa digunakan di board ini.

ASRock menghadirkan pula solusi Combo Cooling Option yang merupakan satu buah lubang extra pada mounting heatsink. Dengan fitur ini pengguna yang memiliki pendingin untuk socket 1366 bisa menggunakannya.

Terlihat 18 phase bernaung di bawah heatsink yang mendinginkan VRM. Dengan konfigurasi 16 phase untuk prosesor dan 2 untuk memori, maka load akan dibagi kepada phase-phase agar sistem agar dapat berjalan dengan stabil dan optimal.

Di pendingin VRM, ASRock seakan memperkuat segmentasi produk ini dengan “melabeli” produk dengan sebutan Profess1onal Series (penggantian huruf ‘i’ dengan angka ‘1’ berkaca dengan nama Fatal1ty) dan ditambah lagi dengan pembubuhan tanda tangan Johnathan Wendell di sebelahnya.

Premium Gold Capasitor digunakan di hampir semua bagian motherboard ini. Kapasitor ini diklaim memiliki suhu operasi yang lebih rendah sehingga dapat memperpanjang umur dari motherboard ini secara keseluruhan.

Heatpipe digunakan untuk mendinginkan motherboard ini secara kesuluruhan, baik untuk VRM dan chipset. Tak lupa pendingin tersebut dihias dengan marking khas dari Fatal1ty.

Chipset USB 3.0 pada motherboard ini menggunakan Etrontech EJ168A. Masing-masing chipset dapat menangani sepasang port USB 3.0. Motherboard yang memiliki 3 buah chipset ini, sehingga koneksi tersedia untuk board sebanyak 6 buah.

Chipset Etrontech yang menangani USB 3.0 di backpanel.
Chipset Etrontech kedua juga menangani koneksi untuk backpanel.
Chipset Etrontech terakhir menangani koneksi USB 3.0 via header.

Nuvoton NCT6776F merupakan sebuah chipset monitoring hardware. Fungsinya memungkinkan Anda untuk mengawasi fungsi-fungsi vital dari motherboard seperti voltase, fan speed, dan suhu.

Chipset asmedia ASM1083 ini berfungsi sebagai bridge PCI Express X1 ke 32bit PCI Bridge. Dengan chipset ini dimungkinkan penggunaan hardware yang masih menggunakan slot PCI.

Onboard power dan reset button merupakan fitur yang sangat berguna bagi mereka yang memutuskan untuk tidak menggunakan casing, seperti overclocker dan reviewer (tentunya!). Gamer sendiri sebetulnya jarang sekali menggunakan fasilitas ini karena rata-rata mereka lebih senang menggunakan motherboard di dalam casing.

Fitur POST code reader terbukti sangat berguna saat troubleshooting. Sebetulnya fitur ini fungsinya akan sangat terasa ketika sistem Anda bermasalah, di luar dari itu Anda tidak banyak merasakan fungsi dari keberadaan fitur yang satu ini.

Konektor power tambahan disediakan dalam bentuk 8 Pin. Rata-rata motherboard telah mengadopsi konektor power jenis untuk memastikan agar tidak terjadinya kekurangan daya.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES