in: Direct Release | July 1, 2011 | by: Dian Syarifuddin

[PR] D-Link Mengumumkan Pengembangan Solusi Femtocell Yang Dikembangkan Dari Dasar Chipset FSM Qualcomm

Kerjasama ini akan menghasilkan produk-produk femstocell yang terpadu, sangat handal dan berbiaya efektif

Jakarta, 30 Juni 2011 – D-Link, penyedia solusi jaringan hulu ke hilir untuk konsumen, perusahaan bisnis,  dan penyedia layanan, hari ini mengumumkan pengembangan femtocell UMTS menggunakan sistem satu chip terbaru dengan FSM™ (Femtocell Station Modem) terintegrasi yag dikeluarkan oleh Qualcomm. Femtocell yang baru ini akan mengambil keuntungan dari integrasi dalam FSM tersebut yang memberikan poin akses berbiaya rendah untuk perumahan dan  performa tinggi untuk perusahaan.

Dengan peningkatan permintaan layanan data mobile, poin akses femtocell (Femtocell access point – semacam BTS portable mini) yang dipasang pada area publik atau privat akan memberikan kapasitas tambahan dan pengalaman istimewa untuk konsumen. Selain itu, operator telekomunikasi dapat diuntungkan karena adanya peluang untuk peningkatan pendapatan, seperti layanan yang menggunakan basis lokasi si pengguna, push content, layanan  sinkronisasi dan  streaming dan layanan yang berbasis pada kehadiran pengguna.

“Saat konsumen terus menggunakan handset dan bahkan lebih sering lagi, maka operator akan menerima banyak tekanan untuk memberikan solusi untuk pengadaan kapasitas tambahan dan daya jangkau untuk jaringan selular makro” terang Kevin Wen, President untuk D-Link Europe. “Untuk menangani masalah ini, D-Link antusias untuk mengembangkan femtocell yang berasal dari Femtocell Station Modem dari Qualcomm.

Perjanjian antara D-Link dan Qualcomm akan membantu para operator dalam menawarkan poin akses femtocell yang memberikan layanan 3G dan layanan ponsel berkualitas tinggi untuk didalam rumah, tempat berkerja, dan perkotaan. Dengan menggabungkan beberapa fungsi ke dalam satu chip FSM, produk-produk lain kedepannya juga akan dapat mengkombinasikan beragam fungsi dari beberapa perangkat keras hanya ke dalam satu alat.

“Kami mencari partner teknologi yang dapat memberikan solusi berintegrasi tinggi dengan performa terbaik juga memungkinkan peluncuran teknologi tersebut dengan cepat ke pasar” lanjut Kevin Wen. “Solusi FSM dari Qualcomm jelas adalah pemimpin dalam hal ini”. Selain meningkatkan kapasitas pada jaringan selular makro, para operator yang menyediakan layanan dengan femtocell juga akan dapat mengambil keuntungan dengan memberikan layanan seperti layanan berbasis lokasi, pengiriman konten, layanan sinkronisasi dan streaming serta layanan yang berbasis pada kehadiran pengguna.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES