Jagat Review

Twitter Facebook Youtube Flickr RSS

Review Kinerja AMD Llano A6-3650 dan A8-3850

Kami telah menyajikan kepada Anda “sneak peek” kedua varian APU terbaru dari AMD, yaitu AMD A8-3850 dan A6-A3650. Keduanya lebih dikenal dengan nama Llano. Kami pun telah mengulas dengan lengkap arsitektur dari APU terbaru AMD tersebut. Kini saatnya kami menggelar hasil pengujian prosesor (atau AMD lebih senang menyebutnya APU) ini. Penasaran? Silahkan baca artikel kami berikut ini.

Datang dengan kemasan yang berbeda, pasti membuat kita berharap bahwa prosesor ini membawa sebuah perubahan besar ke arah yang benar bagi AMD. Seperti apakah “penampakan” dari APU andalan AMD ini? Mari kita kupas bersama.

Kemasan

Berbeda dengan kemasan sebelumnya yang selalu bernuansa hijau, kali ini AMD mengusung warna merah seakan ingin menekankan kegarangan dari produk terbarunya ini.

Isi kemasan penjualannya tak berbeda dengan sebelumnya. Cukup sederhana. Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah bagian stiker. Di bagian tersebut terdapat sebuah stiker yang bertuliskan AMD Vision.

Tak lengkap kalau kita tidak mengupas heatsink yang menyertai prosesor ini. Seperti apakah heatsink yang dipercayakan AMD untuk mendinginkan processor yang mempunyai TDP 100 Watt? Silahkan lanjutkan membaca artikel ini.

Sekilas heatsink ini mengingatkan kami kepada era prosesor AMD Duron dan Athlon XP. Sudah lama kami tidak menemui heatsink dengan penampilan yang cukup “sederhana” seperti ini.

Tanpa adanya copper base pada heatsink standard ini (berbeda dengan heatsink standard Phenom II yang seluruhnya terbuat dari copper) membuat kami sedikit meragukan kemampuan heatsink standard ini untuk mampu mendinginkan Llano dengan baik. Tapi kami percaya bahwa AMD memiliki alasan mengapa menyertakan heatsink dalam paket penjualannya.

Seperti apakah penampilan fisik dari Llano APU? Silahkan simak foto di bawah ini.

Bentuk fisik prosesor Llano A8-A3850.

Bentuk fisik processor Llano A6-A3650

Prosesor baru AMD ini mengusung socket FM1. Pin yang digunakan socket ini sebanyak 905. Jumlahnya lebih sedikit dari yang digunakan socket AM3 yang berjumlah 940.

Prosesor ini telah siap di dalam socket. Maka saatnya kami menguji kemampuan APU terbaru dari AMD. Apakah performanya mampu menyaingi produk kompetitornya? Apakah performa produk AMD ini mampu menyamai hype-nya?

Tetapi sebelum melanjutkan kebagian pengujian mari kita sedikit ulas spesifikasi APU ini, berikut dengan dua prosesor yang kami pilih sebagai pembandingnya.

Llano A6 dan A8 bersaing langsung dengan produk Intel Core i3 2100 sehingga sangat wajar ketika kami menyertakannya dalam pengujian kami. Langkah kami menyertakan Phenom II X4 840 dalam pengujian karena secara spesifikasi prosesor ini identik dengan APU baru ini. Kami juga menguji Phenom II X4 840 dengan menggunakan clock speed yang sama dengan yang digunakan oleh A8-A3850 untuk sekadar membandingkan kemampuan kedua prosesor ini ketika berjalan di clock speed yang sama.

Comments

36 Comments
gardian gard on July 25, 2011 at 3:17 pm

Coba Llano ini di pakeein ke netbook, grafis nya pasti bagus ya.


Madeira on July 25, 2011 at 4:17 pm

Cocok buat warnet dengan jasa game offline, Salute for AMD Liano!


alfi94 on July 25, 2011 at 4:41 pm

Tim Jagat Review….

aku tunggu review PES 2011 / FIFA 2011 di resolusi Full HD 1080p nya………………


koephe on July 25, 2011 at 5:03 pm

lah itu di tabel page 1 Phenom II X 980BE pake soket FM1?? mang bisa


harry on July 25, 2011 at 5:28 pm

Llano oke, smpet menarik hati ^^
tapi pas diliat kemampuan dr CPU ny yg kalah ma SB, jd males XD


Bhisma Sidarto on July 25, 2011 at 5:42 pm

@koephe : makasih atas koreksinya, itu salah ketik…sudah dikoreksi


Joko on July 26, 2011 at 5:51 am

Wahh.. Sebagai pengguna AMD.. saya cukup kecewa dengan hasilnya.. Hmm..
Sepertinya Konsep baru yang digembar gemborkan AMD dengan APU tidak semuax terbukti.. Memang sih Chip Grafis yang ditanam cukup kencang.. Tapi yang saya tunggu hasil dari Fusion ini adalah “KATANYA” GPU akan saling membantu dengan CPU untuk prosesing data.. tapi nyatanya.. dalam beberapa Benckmark cukup tertinggal jauh..
Entah apa yang akan dijadikan alasan oleh AMD.. mau bilang bahwa Software Bencmark kebanyakan lebih cenderung ke Arsitektur Intel?? Hmmm..
Sedangkan Test diatas sudah mewakili hampir semua kegiatan User komputer.. seperti Aplikasi Office, Desain Grafis, Editing Video dll..


koephe on July 26, 2011 at 8:21 am

@joko : pake Bulldozer aja bro kl yg ini kurang OK…8 Core 8 Thread


Slamet on July 26, 2011 at 11:38 am

Semakin banyak keluaran baru tambah pusing, jadi mana nich yang dipilih…harusnya Kinerja Processor kencang Graphics kencang juga, tapi nanti pasti AMD APU ini juga bakal memperbaharui dan terus keluarin yang baru….ini hanya sebagai awal AMD APU…liat aja nanti…pasti ada L3 cachenya juga dan dimasa depan mungkin Procesor jenis ini yang bakal jadi primadona….wait and see…


Joko on July 26, 2011 at 1:07 pm

@Koephe : Core banyak belum tentu kencang untuk semua aplikasi.. skrg ini masih menunggu developer program aplikasi agar bisa memanfaatkan multicore.. yang diperlukan skrg adalah efisiensi Clock per clocknya untuk prosesing data.. dalam hal ini Intel masih jauh diatas.. Aku pikir dengan penggabungan CPU dan GPU yang “katanya” akan saling kerja sama untuk memproses data, akan meningkatkan efisiensi clock per clocknya.. tapi sepertinya CPU dan GPU kerjanya masih sendiri2.. Atau mungkin Program Aplikasi yang belum bisa memanfaatkan teknologinya..


koephe on July 26, 2011 at 4:21 pm

@Slamet : di sesuaikan sm budget dan kebutuhan aja bro..kl yg raja minyak ci gak masalah ganti RIG tiap ada produk baru :-)


hulk on July 26, 2011 at 4:27 pm

panas (Heat)-nya gmn tuh gan??logikanya aja GPU digabung ke CPU, kita semua tau onboard aja main game panasnya bisa sampe 50-80drjt dan CPU klo sedang beroperasi penuh juga bakal panas, klo digabung gitu dua kali lipatkah panasnya??


botrex on July 26, 2011 at 5:52 pm

@alfi94 buat apa nunggu review PES? udah pasti lancar lah kalo PES doang mah:D
game enteng itu


Bond on July 26, 2011 at 7:47 pm

Arsitektur GPU : OK
Arsitektur CPU : G OK
The Result (APU) : G OK msh klh sma arsitektur Sandy Bridge. Apalagi Ivy Bridge. Wah2..AMD spertinya udah ketinggalan kreta. 2 core HT intel setara 4 core AMD. Sepertnya, APU cmn cocokna bwt Low-End user aja.


Alva Jonathan on July 28, 2011 at 9:40 pm

@ Joko :

Konsep “fusion GPU” yang dilakukan AMD tidak lantas berarti GPU itu secara “ajaib” mengerjakan tugas CPU bro. Kalau load dari aplikasi anda meminta HANYA CPU yang bekerja, ya GPUnya tentu tidak akan berfungsi(Code executionnya beda), begitu pun sebaliknya.

To be honest kata “Accelerated” di APU memang sedikit membuat bingung banyak user sih…
======================

@ Bond :

Well, gw tau mungkin dilihat dari beberapa CPU benchmark , Llano A8-3850 yang 4 core terlihat inferior daripada Core i3-2100, tapi tolong diperhatikan, BANYAK dari benchmark itu yang menggunakan Single thread dan tidak menggunakan 4 thread.
Lihat hasil 7-Zip 4 thread dan skor Cinebench yang diuji sebagai contoh.

Yes, Llano CPU is quite bad by Sandy Bridge owners standard, but it’s NOT That bad.

Consider this : banyak user low end yang cuma punya budget <2jt untuk beli CPU + Mobo. Dengan dana segitu, kita masih bisa dpt Llano A8-3850 dan sebuah mobo A75 low-end(sekitar 1.8jt pas gw nulis ini).

SB mau dapet performa sama? Mesti beli Add-on GPU kelas 5570 dulu…dan klopun i3-2100nya digabung dengan moboH61 yg punya SATA3 dan USB3 + HD5570 murah sekalipun, pasti total harganya sudah diatas 2jt.

======================

IMHO,
Llano menawarkan "balanced" computing di segmen low-end, dengan menawarkan CPU QuadCore yang performanya no-so-bad, dan sebuah VGA terintegrasi(some say Fusion GPU / fGPU) dengan performa kelas mainstream.

Tambahan lagi bagi yang menggemari PC tuning/overclocking, Llano memberikan headroom yang cukup banyak untuk overclocking cpu DAN GPUnya, sebuah nilai tambahan bagi pengguna AMD?

Sandy Bridge i3-2100? Hanya GPUnya saja yang bisa diOC, RAM dilimit di 1333, dan Good luck menaikkan BCLK yang sangat limit itu.

Hihihi, gw terdengar seperti fanboy AMD yah? Memang!
I've HATED Intel ever since they KILLED overclocking on their low-end Sandy lineup. Skrg Llano bisa diOC, SB ga bisa, Suck on that, Intel! Mwahahahahahah

Salam,


alfi94 on July 29, 2011 at 5:52 pm

@botrex
aku kan nunggunya yg full HD 1080p setting mentok kanan (terutama seri A6) bro …..
kalo di resolusi HD 720p sama 1366×768 sih, aku yakin banget bakal lancar….

————————————————————————————————–
btw, TDP nya gede juga yah…..
aku nunggu yg mobilenya aja deh…. (buat notebook yah bro… bukan netbook :P )


Orang on July 29, 2011 at 8:52 pm

gua rasa ini sudah cukup untuk permulaan bagi amd memang sekarang banyak teknologi hardware yang memberikan nilai plus bagi usernya tetapi dengan harga yang cukup naif…

so intel does not want to lose from amd
and nividia also do not want to lose from ati

jadi cukup kita liat siapa yang bakal dinilai user sebagai ” good performance with low price “


sutama on July 30, 2011 at 11:57 am

AMD sekarang sepertinya kalah inovasi dibandingkan intel
amd buldozer nantinya pasti akan akan ada pesaing yaitu intel ivy bridge yang bisa mengalahkan buldozer

kangen AMD yang dulu, intel sama nvidia pada lagi getol getolnya
pengen gabung ke tablet pc dengan tegra dan atom milik mereka ,seharusnya ini menjadi kesempatan amd buat bikin sesuatu yang wah =.=

yah bener kata abang alva lebih baik beli amd liano lebih merakyat buat pc low end mengingat vga type 65xxx masih agak mahal di telinga para pengincar vga low end


RUi on July 31, 2011 at 2:15 am

hmmm Llano.. worthed buat game kayaknya.. tapi gimana game pc rada sepi sekarang.

kurang gigit klo bench non game. selama klo dipake gawe masih sama-sama di tinggal tidur buat nunggu beres gawean. tetep worthed di duit.

klo kubu sebelah dipake gawe cuma ditinggal ngedip mata udah beres sedangkan APU LIano harus ditinggal tidur baru beres. itu baru ga worthed.

are we all have superman speed? nope..


aadallah on August 1, 2011 at 5:29 pm

kecewa juga sih, kok Llano nya masih kalah di performance CPU. Untung ane dah beli Sandy Bridge yang lebih baik dari sisi performance/watt nya (abis nunggu AMD gak keluar2 sih). Padahal saya berharap Llano ini lebih baik performance/wattnya, nyatanya: performance kalah, power juga boros, satusatunya kelebihannya cuma di IGP. Saya sih lebih memilih beli Core i3 + HD 6670 daripada Llano + IGP nya.


kresil on August 2, 2011 at 2:46 pm

murmer edition

worth it


SGS 939 on August 8, 2011 at 10:45 pm

Ini segmennya untuk user yg terbatas budgednya buat beli vga add on, gak perlu ngeluarin uang lebih untuk vga kelas low to mid……….. nice move for AMD, dan akan lebih booming untuk kelas Notebook or Netbook kedepannya………


Joko on August 9, 2011 at 12:22 am

Performa CPU Liano kalah jauh dari Intel SB.. Ngk heran sih.. Salama ini Intel dari generasi ke Generasi selalu menambahkan Set Instruksi untuk meringkas Set Instruksi Lama yang sudah tidak Efisien (SSE, SSE2, SSE3) agar exekusi data lebih cepat.. seperti penambahan Set Instruksi Khusus untuk multimedia dll.. tapi AMD aku lihat hanya berhenti di situ saja.. sementara software berkembang dengan cepat yang otomatis meminta processor dengan Speed yg tinggi,, Karena speed tinggai hanya akan menghasilkan panas yg terbuang percuma,, maka sudah seharusnya Design Processor meng efisienkan Set Instruksi..

AMD Liano Panas.. sudah pasti.. dengan CPU dan GPU terpisah aja masing2 suhu Full Load 50 – 60 derajat apalagi kalo digabung.. AMD menekan suhu Full Load tadi hanya dengan sistem pabrikasi 32nm.. dari 40nm ke 32nm aku rasa penurunan suhu tidak terlalu signifikan.. Ini pada Kasus Full Load ya.. :)
Kalo pada Kondisi Idle memang AMD mensiasatinya dengan mematikan die yang tidak sedang bekerja..


Jagat Review | Review Kinerja GPU AMD A8-3850 (HD 6550D) & A6-3650 (HD 6530D) on August 9, 2011 at 11:01 am

[...] Intel, belum lama ini AMD juga memperkenalkan graphics card on-chip terbarunya yang tertanam pada prosesor AMD Llano. Dibandingkan graphics card onboard AMD terdahulu, graphics card on-chip generasi terbaru ini mampu [...]


Jagat Review | AMD Athlon II dan Sempron Masih Hidup! on August 9, 2011 at 1:01 pm

[...] sampai saat ini masih merupakan prosesor yang memiliki harga murah, akan tergantikan oleh prosesor AMD Llano. Akan tetapi, pendapat tersebut saat ini terpatahkan oleh apa yang tertera pada website motherboard [...]


Jagat Review | Hot Products of the Month, Juni-Juli 2011 on August 10, 2011 at 8:02 pm

[...] Prosesor AMD “Llano” A8-3850 [...]


Jagat Review | Review Kinerja GPU AMD Llano: Lebih Kencang dengan Kecepatan Memori Lebih Tinggi on August 15, 2011 at 8:01 pm

[...] menyimak review unit komputasi x86 prosesor AMD Llano? Tentu Anda juga tidak ketinggalan menyimak review kinerja GPU AMD Llano pada aplikasi game. Dari [...]


Endry on August 16, 2011 at 3:06 pm

untuk test performa gaming kayaknya gak adil kalo pake masing-masing GPU internal, mungkin sebaiknya di test menggunakan GPU tambahan, sehingga perbedaan performa CPU bisa terlihat jelas.


E2iC on August 20, 2011 at 1:37 am

@Endry
Mas direview ini kan emang yang disorot pengujian CPU+GPU internalnya, kalo mau pakai GPU tambahan ya mending gak usah pakai Llano


Jagat Review | Review ZOTAC A75-ITX WiFi: Motherboard AMD LLANO dalam Ukuran Mini-ITX on November 10, 2011 at 11:01 am

[...] kami tunggu kehadiran motherboard mini-ITX-nya adalah platform AMD Llano. Tentu Anda sudah melihat kemampuan APU AMD Llano terutama kemampuan unit komputasi grafisnya. Motherboard mini-ITX tentu menjadi komponen menarik [...]


m4dc0mp on November 24, 2011 at 3:45 am

ke depan tolong bisa di reviews lagi : AMD Lliano vs Intel BG 620/840 karena sebanding harganya, mungkin kelasnya sama…


AMD A6-3500: LLANO Triple Core yang Murah | Jagat Review on January 3, 2012 at 10:31 pm

[...] AMD Llano A8-3850 [...]


Adete on January 11, 2012 at 9:50 am

Llano memang bukan yg TERCEPAT tapi TERBAIK dari segi VALUE..tidak heran beebrapa pengguna sudah banyak yg migrasi ke Llano. Untuk panas sepertinya tidak terlalu, panas full loadnya sekitar 70-80 kalo mau gak panas undervolt aja dengan k10stat, gitu kok repot..salah satu yg membuat saya tertarik adalah AMD meng unlock multiplier prosesor ini..


A4-3400 : AMD Llano Murah Dengan Dua Core | Jagat Review on January 25, 2012 at 11:01 am

[...] AMD Llano A8-3850 [...]


epick on January 28, 2012 at 4:12 am

bro tadi aq ga liat perbedaan performa vga 6530 sama 6550, maksudq seandainya 3650 di oc dikit sama ke defaultnya 3850 apa 3d marknya beda? teorinya kan beda karena vganya beda tp ini cm teori, coba ditest’in dung bro, thx


AMD Athlon II X4 631 : LLANO Quad Core Murah Tanpa VGA | Jagat Review on February 2, 2012 at 11:28 am

[...] AMD Llano A6-3650 [...]






© 2011 Jagat Review About Us | Contact Us | Career | Terms of Service