LOGO

10 Perang Indonesia yang Pantas Menjadi Video Game

Part: 1 2 3

3. Operasi Trikora (Irian Barat)

Operasi Trikora digelar dengan satu tujuan utama yang sederhana namun jelas dengan berbagai usaha: merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Irian Barat dengan Indonesia. Belanda yang keras kepala dan tidak ingin menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia harus merasakan konsekuensi yang tidak ringan dari keputusannya tersebut. Berbekal persenjataan berat yang baru saja didapatkan dari Uni Soviet, sebuah operasi militer besar-besaran dikerahkan; terbesar yang pernah dilakukan Indonesia sepanjang sejarah.

Konsep Game: Salah satu hal yang paling memorable dari Operasi Trikora adalah efektivitas paratroopers yang dikerahkan untuk menginfiltrasi wilayah Irian Barat secara diam-diam. Anda bisa berperan sebagai pasukan paratroppers yang diterjunkan di malam hari, menyelesaikan misi-misi dalam balutan FPS yang epik. Tujuan utama adalah memastikan semua misi terlaksana dan bergabung dengan pasukan yang menginvasi dari garis pantai. Trikora juga memiliki potensi yang memungkinkan Anda berperan sebagai satu dari 16.000 prajurit Amphibi yang dikerahkan TNI AL. Epik? Pastinya!

2. Bandung Lautan Api (Bandung)

Ultimatum Tentara Sekutu kepada Tentara Rakyat Indonesia untuk meninggalkan kota Bandung memicu salah satu gerakan paling spektakuler di sejarah perang Indonesia ini. Sadar bahwa kekuatan senjata tidak akan berimbang dan kekalahan sudah pasti di depan mata, TRI tidak rela jika Sekutu memanfaatkan Bandung sebagai pusat militer untuk menginvasi wilayah yang lain. Berdasarkan hasil musyawarah, sebuah tindakan bumi hangus dipilih untuk memastikan hal ini tidak terjadi. 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka selama kurun waktu 7 jam dan bersama bergerak mengungsi ke wilayah selatan.

Konsep Game: Memang sedikit sulit untuk menjadikan Bandung Lautan Api sebagai sebuah game aktif di mana Anda berperan secara langsung. Namun, menjadikannya sebagai salah satu cut-scene dan event untuk memperkaya intensitas pengalaman bermain pasti akan berjalan sempurna. Dari kacamata seorang rakyat, Anda akan ditugaskan untuk membakar rumah Anda sendiri, sementara bunyi tembakan terdengar membahana di kejauhan. Sejauh Anda berlari, langit malam Bandung memerah menyala.

1. Pertempuran Surabaya 10 November 1945 (Surabaya)

Gencatan senjata antara tentara Indonesia dan pihak Sekutu justru berbuntut ke insiden Jembatan Merah. BrigJen Mallaby yang kala itu berpapasan dengan milisi Indonesia terlibat baku tembak karena kesalahpahaman semata. Kematian Mallaby memicu kemarahan tentara Sekutu. MayJen Robert Mansergh yang menggantikan Mallaby lantas mengeluarkan ultimatum 10 November 1945 yang meminta pihak Indonesia untuk menyerahkan semua persenjataan dan mengibarkan bendera putih. Tidak diindahkan, salah satu perang paling destruktif di Indonesiapun tak terelakkan. Inggris mengerahkan 30.000 infanteri, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang untuk mengepung Surabaya. Arek-arek Surabaya tak mengenal kata menyerah. Dengan perlengkapan seadanya, mereka memutuskan untuk memberi perlawanan. 6.000 rakyat Indonesia tewas dan 200.000 lainnya harus mengungsi. Peristiwa Surabaya lantas menjadi pemicu upaya pertahanan kemerdekaan di wilayah lain.

Konsep Game: Akan menjadi sebuah game yang keren jika Anda berperan sebagai salah satu rakyat sipil Surabaya yang patriotik. Dimulai dari mendengarkan pidato Bung Tomo yang berapi-api, plot game memosisikan Anda dalam satu dari puluhan ribu rakyat Surabaya yang berperang. Skala perang kota yang besar memaksa Anda untuk memutar otak dan menghalalkan segala cara untuk mengalahkan pasukan Sekutu yang lebih modern dalam persenjataan. Di sekeliling Anda akan ada begitu banyak mayat dan darah, serta reruntuhan kota. Endingnya? Saya lebih memilih sebuah happy ending, di mana Anda akhirnya berhasil menemukan cara untuk lari dari kota Surabaya setelah melakukan semua upaya perlawanan yang bisa dilakukan.

Sekian adalah 10 perang Indonesia yang menurut saya pribadi pantas untuk dijadikan dasar sebuah video game. Sebagian besar perang yang dituliskan memang berasal dari masa setelah kemerdekaan. Mengapa? Karena Indonesia bergerak dalam sebuah kesatuan bangsa dengan persenjataan modern yang cukup kuat untuk melawan balik. Sementara perang sebelum kemerdekaan lebih berfokus kepada kesukuan dan minim persenjataan sehingga sulit dibayangkan untuk dihadirkan dalam sebuah konsep video game.

Jangan ragu untuk berbagi informasi dan pengetahuan jika Anda merasa bahwa ada beberapa perang yang sepantasnya masuk ke dalam list. Namun, saya cukup berharap Anda menyertakan konsep game yang bisa dihadirkan dengan mengambil setting yang Anda sebutkan sendiri. Siapa tahu saja, seperti harapan saya dan sebagian besar masyarakat Indonesia pada umumnya, akan ada developer Indonesia yang mampu mewujudkan semua ide ini. Mengharumkan nama Indonesia lewat video game akan menjadi sebuah langkah yang manis, Jadi, jangan ragu untuk berkomentar, memberikan saran, kritik, dan menambahkan apa pun yang menurut Anda kurang di artikel ini. Feel free to comment!


MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA!

Source : Wikipedia

Source Gambar : Google

Part: 1 2 3

Comments

  1. Fajrie Hanggono says:

    Setuju! Sejauh ini yang terus menerus dieksplorasi:

    1. Perang Vietnam
    2. Timur Tengah (Afghanistan, Iraq, Iran, 1001 Malam deh)
    3. World War II (Hitler dan teman-teman Eropa nya)
    4. Perang dingin
    5. Perang masa depan

    Padahal peperangan di Asia ga kalah seru dan epic lho! :D

    Pokoknya MERDEKA!!

  2. Pladidus Santoso says:

    @Fajrie Hanggono : MERDEKA bro!!! :D

  3. aadallah says:

    Quotte: Sementara perang sebelum kemerdekaan lebih berfokus kepada kesukuan dan minim persenjataan sehingga sulit dibayangkan untuk dihadirkan dalam sebuah konsep video game.

    @TS
    kata siapa Perang sebelum kemerdekaan tidak cocok untuk dijadikan konsep video game. Saya rasa Kisah Pangeran Diponegoro, Wali Songo, Kapiten Patimura, dan pahlawan2 lainnya layak dijadikan video games. Sebutsaja sejenis genre HACK & SLASH, seperti dynasty warrior, Lord of The Ring atau jenis RPG seperti Dragon Age Origin atau The Withcer, Atau mungkin semacam Assassin Creed cocok untuk tema-tema tersebut. Coba imajinasinya lebih dinyalakan lg, permasalahannya developer mana yang mau ngangkat tema2 lokal tsb?

  4. Pladidus Santoso says:

    @aadallah : wah..imajinasi yang mantap gan.. Ane aja enggak kepikiran sampe segitu.. :D Mmmmm…Diponegoro dengan gaya Assassin Creed? #jempol

  5. Al Amin says:

    Aku lebih tertarik bikin filmnya aja. :D

  6. hendito says:

    Merdeka … Merdeka dan Merdeka

  7. Pladidus Santoso says:

    @Al Amin : bikin aza bro..karena Indonesia memang lagi miskin film berkualitas ini..

    @hendito : Merdeka!!

  8. tidurlagi says:

    Perang Kemerdekaan
    Dimulai dari perang hidup mati di Surabaya, dilanjutkan dengan Perang Gerilya Panglima Soedirman, dan diakhiri dengan Serangan Oemoem 1 Maret.
    Game memakai engine Call of Duty 2
    :ngarep

  9. elji says:

    hmmm… menarik mencoba menjelajahi sejarah bangsa sendiri… apalagi dengan alur serta ending epic…seru!!!
    sebenarnya ini bisa menjadi pertimbangan para developer lokal untuk mengembangkan ide ini,, jgn sampai ntar yang ngembangin orng ‘sono’ alur ceritanya diubah deh :-) :loveindonesia

  10. Pladidus Santoso says:

    @tidurlagi ; =)) kalo pakai engine nya si COD sih bakal keren banget gan..

    @elji : >.< itu juga alasan saya membuat artikel ini. Siapa tahu ada developer lokal yang benar-benar berkomitmen dan tertarik untuk membuatnya..

  11. bram_history says:

    alasan cmn ada perang vietnam, korea, PD I – II, timteng, dan perang masa depan di dunia game krn cuman tempat2 itulah Amerika Serikat berpartisipasi.

    kalo gak ada unsur Amerikanya, jarang mereka mau ngangkat kisahnya. selain catatan historis dari perang di Indonesia tidak sedetil dan seakurat perang2 yg dijalanin AS.

    kecuali ada developer lokal yg bisa bikin game, baru mungkin Bandung Lautan Api diangkat jadi topik xD

  12. radit says:

    Nggak ada yang tertarik untuk bikin game dengan latar G30S PKI, kayaknya menarik tuh dan bisa bikin heboh.

  13. Pladidus Santoso says:

    @bram_history : nah itu juga maksud gua bro.. Alangkah lebih mending kalo developer Indonesia take step ahead dengan mulai jadiin perang-perang Indonesia produk kreativitas yang keren.. Sayangnya pemerintah kita juga enggak aware..

    @radit : G30SPKI? Agak sulit kayaknya, karena “simpang siur” kebenarannya.. Kalo mau bikin G30SPKI, entar malah ditanyaiin “versinya siapa?”

  14. sasori says:

    pesimis sih klo indonesia buat

    ya minimal sih berdoa aja developer Jepang tertarik hahaha
    settingnya jaman2 1942++
    saat2 tentara jepang mau dominasi

    paling kita sebagai salah satu tentara jepang….
    musuhnya?? klo ga belanda……ya bangsa kita ~_~

    duh rasanya gimana ya wkwkwkwk…lawan bangsa sendiri
    cukup…”menarik” :)

    (mendadak kepikir perasaan orang rusia/jerman/jepang mainin CoD series :D )

    MERDEKA!!

  15. Pladidus Santoso says:

    @sasori : >.< hadoooohhh..kagak tega juga gan, mosok nembakin pahlawan kita sendiri.. Kalo tiba-tiba misinya ada operasi “Eliminate Soedirman”, bigimane.. -_-a

  16. riki_caliber says:

    “Berikan aku sepuluh orang tua, maka akan ku cabut urat semerunya…
    BERIKAN LAH AKU 10 PEMUDA YG BERKOBAR HATI NYA AKU AKAN MENGGEMPARKAN DUNIA..!!!! (Soekarno)

    Saatnya yang muda yang bekerja!!! Mana kontribusi real pemuda??? Saatnya kita untuk meneruskan perjuangan itu,,,, Kenapa? YAP, KARENA KITA ADALAH PEMUDA!!! (Soekarno)

  17. firmans banzay says:

    Merdeka atau Mati..!!

    salam buat smua..

    smoga kita anak bangsa bisa membuat game berunsur nasionalis seperti ini. Amin.

    maaf baru bisa dukung do’a.

    lanjutkan perjuangan kawan2..!

    peace..:D

  18. Pladidus Santoso says:

    @riki_caliber : mantap banget bro..!! :) Enggak ada yang bisa ngelawan keberanian dan nasionalisme nya Soekarno d. Negara jadi yang terpenting..

    @firmans banzay: Merdeka!! :) semoga akan ada yang terinspirasi..

  19. gale says:

    jd terharu jg, tp nanti kl ad jgn beli bajakannya y

  20. Almer says:

    @gale : moga2 gk ada bajakannya……………..

  21. CCAP Universitas Mataram says:

    “Puputan adalah tradisi masyarakat Bali untuk memberikan perlawanan terhadap siapa pun agresor yang berani menyentuh Tanah Air hingga titik darah penghabisan. Tidak ada kata mundur, tidak ada kata menyerah. ”

    koreksi : puputan sebenarnya adalah aksi bunuh diri massal dng dasar kehormatan yg dilakukan untuk menghindari ditangkap musuh seperti harakiri di jepang, tradisi yg sebenarnya ada dikalangan kerajaan di bali bukan di masyarakat umum bali. Ngurah Rai menggunakan konsep ini utk membangkitkan semangat pasukannya, memberikan perlawanan walau berarti bunuh diri.

    sebenarnya sudah ada game jadul yg di MOD berdasarkan perang di Indonesia seperti mod Battle of Surabaya utk game Close Combat series. dng unit2 berciri khas indonesia..

    yg jadi masalah hampir seluruh Perang di Indonesia kekalahan berada di pihak Indonesia. jadi klu benar2 dibuat se realitas mungkin jadi agak kurang nyaman krn akhirnya pasti kalah. walau mungkin bs diperbaiki dari segi story line.

  22. Pladidus Santoso says:

    @gale : kalau ada developer Indonesia yang bikin dan bener2 berkualitas, sudah selayaknya buat beli yang ori dan dukung.. :)

    @almer : semoga saja… :D

    @CCAP Universitas Mataram: Thanks berat untuk koreksinya.. :)

  23. Dimas says:

    Semoga ada developer yang “nyasar” ke artikel ini :D

  24. Pladidus Santoso says:

    @dimas : ya enggak perlu nyasar juga sih bro.. :) kalau mau bantu nyebarin artikel ini kemana-mana + source, sapa tahu aza akhirnya bisa sampai ke telinga developer Indonesia..

  25. Gunara says:

    kalo saran saya, sepak terjang densus 88 antiteror pantes dijadikan game. memberantas teroris2… rada kayak call of duty atau ghost recon, dgn skill ala splinter cell gitu…

  26. masteham says:

    perang jaman dulu juga gan, jamannya Patih Gajah Mada, Joko Tingkir, Fatahillah, dll hehe

  27. ayo maju terus dunia teknologi Indonesia

  28. Pladidus Santoso says:

    @Gunara : setuju bro.. sepak terjang Densus 88 juga bisa jadi bahan yang menarik buat game.. :) tapi sayangnya di artikel ini masih dibahas soal perang kemerdekaan…

    @masteham : Joko Tingkir?! Enggak terlalu jadul gan jadinya? :))

    @faktabukanopini : MAJU TERUS!!! :)

  29. nano says:

    dibikin RTS manteb juga gan!
    gak kebayang nih gimana mendidihnya adrenalin rush pas maenin FPS tema pertempuran bangsa kita,,,
    detil environmentnya yang bikin bluring reality pertempuran merebut kemerdekaan dengan gaming experience, bener2… tak terbayangkan nikmatnyaa

    nice share jagatreview!

  30. Pladidus Santoso says:

    @nano : Thanks berat bro.. Kalo dilihat dari profile picnya, ane juga mesti ikutan teriak “WE ARE X!!!”

  31. krisnasip says:

    bener gan perang2 di Indonesia juga ngak kalah sama luar, coba bawa developer2 game gede, pasti bisa deh

  32. LooneyFreak says:

    boleh nambahin gan, Perang Konvoy 1945-1946, kalo perang ini bisa dibilang kita menang telak gan! Taktik geriliya, hit and run. Dan peralatan lumayan mumpuni gan.

    Ceritanya tentang 2 kali iringan konvoy dari jakarta ke bandung (kejadiannya sebelum Bandung lautan api. Setelah Sekutu gak bisa nganterin supply k Bandung (karna paradigma Belanda kalo Bandung kota vital) pake kereta api karena selalu dihadang pemuda. Singkat cerita akhirnya mereka nganterin barang pake iring-iringan truk, tank, atau kendaraan lapis baja.

    Pertempuran pertama mereka bisa sampe ke Bandung, tapi dengan kerugian yang gak sedikit! Akhirnya sekutu marah, dan melancarkan aksi pemboman terbesar di Jawa, dan yang jadi targetnya kota Cibadak, karena dikira tempat itu jadi markas TKR yang sebenernya ada d kota Sukabumi. Dan hasil pertempuran ini cukup banyak korban dari pihak NKRI.

    Pertempuran yang ke-2 lebih seru lagi! Belajar dari pertempuran pertama, persiapan lebih matang. Dan banyak senjata yang diproduksi sendiri, diantaranya ada granat (isinya mesiu+paku, modelnya kayak bomnya Jerman di WW2). Singkat cerita, ketika sedang menuju Sukabumi konvoi sekutu gak bisa maju, akhirnya minta bantuan dari Sekutu yang ada di Jakarta buat pasukan bantuan. Akhirnya berkat pasukan bantuan mereka nyampe di Kota Sukabumi, namun mereka gak sempet istirahat, karena TKR, dan Laskar Rakyat melancarkan serangan dengan taktik yang sama, Hit and Run. Truk sekutu banyak yang meledak. Akhirnya mereka manggil bantuan dari tempat yang bakal mereka tolong, sekutu di Bandung. Berkat intuisi pemimpin sekitar jalur Sukabumi-Bandung, pasukan bantuan dari Bandung dapat dihadang, namun mereka dapat melanjutkan ke kota Sukabumi. Dan dengan susah payah akhirnya mereka bisa lanjut ke Bandung.
    Menurut saya peristiwa ini salah satu alasan sekutu untuk menguasai Bandung secara keseluruhan.

    @.@

  33. Bono says:

    Ini ide yang bagus.

    Cuman untuk pertempuran di Surabaya, kalo ga salah, kita kan di-bombardir dulu sama inggris selama beberapa hari, setelah itu baru tentara inggris mendarat.

    Kalo menurut ane, yg agak unik tuh kalo bikin game tentang mas trip – tentara pelajar ri. Kan keren tuh yang perang masih anak-anak smp lawannya tentara belanda.
    Cuman yakin deh bakalan banyak kecaman.
    Contoh perang yang banyak diikutin oleh tentara pelajar adalah perang di malang.

  34. sdadsad says:

    ya kita tunggu developer game yg mau bkin game perang dari tema perang indonesia,ato klo bisa bwt game sendiri lah:D

Random Articles
Back to Top