in: Games | August 5, 2011 | by: Pladidus Santoso

NostalGame: Power Shovel

Ketika Anda membaca judul di atas, sebagian besar dari Anda mungkin bertanya-tanya, “Game apa ini?”. Namun, bagi Anda yang pernah memainkannya di masa kejayaan Playstation dulu, senyum akan merekah begitu saja. Anda pasti akan langsung menggali memori di otak yang mungkin hampir melupakan game ini. Power Shovel memang merupakan salah satu game yang berhasil menghadirkan pengalaman menyenangkan yang maksimal, apalagi jika dimainkan bersama multiplayer bersama dengan teman. Sebuah game dengan konsep sederhana namun dengan eksekusi yang nyaris sempurna.

Saya sendiri bahkan sudah lupa bagaimana ceritanya hingga saya bisa menemukan game yang satu ini. Kesan pertama yang dihadirkan game ini cukup menarik hati. Memainkannya pertama kali seperti sedang memainkan Bishi-Bashi Special dalam versi yang jauh berbeda, setidaknya pengalaman yang dihadirkan hampir serupa. Visualisasi yang dihadirkan memang lebih kaku dibandingkan kompetitor yang lain, namun hal ini tidak mengurangi kemampuannya untuk hadir dengan gameplay yang menawan. Canda tawa menjadi sesuatu yang pasti ketika Anda memainkan game ini.

Power Shovel sendiri dirilis pada 2001 silam untuk konsol Playstation generasi pertama. Perusahaan yang berada di balik kreatifnya adalah Taito yang bekerja sama dengan perusahaan kendaraan berat, Komatsu. Popularitas game ini tentu saja tidak semegah game-game lain Taito seperti Raystorm, misalnya. Bahkan, tidak pernah ada data yang jelas apakah game ini berhasil mencapai tingkat penjualan yang diinginkan oleh sang publisher. Namun, memori nostalgia tidak berkorelasi sama sekali dengan semua hal teknis ini. Apa yang menyenangkan, itu yang terekam di dalam otak, dan berusaha menggalinya kembali menghadirkan keunikan tersendiri.

Plot

Untuk game seperti ini, plot tentu tidak memainkan peranan yang penting. Akan tetapi, Anda tentunya harus punya pengetahuan tentang latar belakang yang memaksa Anda memainkan peran tertentu. Di Power Shovel ini, Anda adalah seorang part-timer yang diminta untuk mengendalikan Eskavator dan menjalankan misi tertentu. Di setiap misi yang sukses, Anda akan diberikan sejumlah uang oleh sang atasan. Besarnya jumlah uang ditentukan dari kecepatan menyelesaikan misi dan seberapa mulus Anda menjalankannya.

Misi yang diberikan tentu beraneka ragam, dari sekadar mengambil dan memindahkan pasir hingga berbelanja dengan menggunakan eskavator. Uang yang didapatkan akan terakumulasi hingga Anda berhasil menyelesaikan semua misi atau berhenti di tengah permainan karena game over. Lantas, untuk apa uang tersebut? Anda tentu saja bisa berbelanja di toko untuk beberapa item seperti misi tambahan, bgm sound, hingga model kendaraan yang digunakan.

Solo mission tidak terlalu memberikan tantangan yang berarti. Jika Anda sudah menguasai empat tombol sederhana untuk mengangkat, menurunkan, dan memanjangkan lengan eskavator serta memahami bagaimana cara “menggenggam” yang benar, maka semua misi akan terlewati dengan mudah. Tantangan dan pengalaman maksimal game ini justru didapatkan ketika bermain versus melawan teman yang lain. Anda akan merasakan adrenalin Anda terpacu dengan kencang. Itu pasti!

Apa yang Saya Sukai dari Power Shovel?

Teriakan Atasan


Salah satu elemen yang membuat game ini terasa begitu memorable adalah suara teriakan atasan Anda di dalam game ini. Karakter yang diwakilkan dengan visualisasi pria pendek dengan helm proyek ini memang tidak memainkan peranan yang penting, namun entah mengapa begitu membekas di otak. Teriakannya sebelum memulai misi, atau ketika Anda gagal atau berhasil menjalankan misi tertentu akan membuat memori Anda akan Power Shovel muncul begitu saja. “Hajime!!!!”

Kontrol Eskavator dengan Analog


Kemampuan Power Shovel untuk mendukung fitur analog di kontroler dual shock milik Sony ternyata mampu menghadirkan pengalaman bermain yang jauh lebih menyenangkan. Dengan analog kiri yang digunakan untuk bergerak dan analog kanan yang berfungsi sebagai lengan eksavator, Power Shovel seolah membawa Anda mengendalikan eskavator di dunia nyata. Walaupun jauh lebih sulit dibandingkan menggunakan tombol aksi saja, tak ada salahnya menghadirkan sedikit tantangan untuk game ini.

Beragam Misi yang Menyenangkan


Power Shovel memang menghadirkan beragam misi yang memaksa keterampilan Anda untuk mengendalikan sang eksavator dalam batas maksimal. Anda akan dihadapkan dengan tiga varian misi yang tampil dalam beragam skenario: menghancurkan sesuatu, mengambil dan memindahkan barang, serta menggerakkan eskavator melewati rintangan tertentu. Misi tambahan yang unik seperti menendang bola juga bisa Anda dapatkan melalui fitur toko yang ada. Sayangnya, seiring dengan frekuensi Anda memainkan game ini, tantangan yang dihadirkan terasa semakin berkurang.

Multiplayer!


Inti dari semua permainan dengan genre seperti ini tentu saja adalah Multiplayer! Memainkan Power Shovel dan berkompetisi dengan teman Anda akan menghadirkan kesenangan dan adrenaline rush yang jauh lebih baik dibandingkan memainkannya sendiri. Teriakan dan tawa dapat dipastikan hadir di dalam ruangan dimanapun game ini dimainkan. Bayangkan saja, ini semua dapat terjadi hanya dari sebuah game eskavator yang bahkan tidak memiliki alur cerita yang jelas.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES