[PR] Peraturan Permainan Baru Bagi Spammer di Kuartal Kedua Tahun 2011

Reading time:
August 23, 2011

Jakarta, 22 Agustus 2011 – Kaspersky Lab mengumumkan laporan spam per triwulan untuk kuartal kedua tahun 2011.

Kapasitas dari botnet ditutup tahun lalu dan secara bertahap dipulihkan di awal tahun ini, dengan jumlah spam rata-rata 82.5% pada lalu lintas email di kuartal kedua. Ada peningkatan sebesar 3.9 persen dibandingkan dengan Q1 dan 0.3 persen lebih tinggi dari angka rata-rata di tahun 2010. Walau demikian, spammer harus beroperasi sesuai dengan seperangkat aturan baru karena sumber mereka menjadi target penutupan.

Di kuartal kedua terjadi peningkatan dalam jumlah botnet, walaupun dalam jumlah relatif kecil dan tidak terlihatnya lalu lintas spam dalam jumlah besar seperti yg dilakukan Cutwail atau Rustock beberapa waktu yang lalu. Hal tersebut karena spammer masih belum meningkatkan kapasitas dimana mereka dapat mengirim jutaan email spam per hari atau mereka sengaja tidak mempertaruhkan segalanya pada sebuah botnet utama.

Pergeseran pada kuartal kedua telah menghasilkan sumber spam yang menyebar secara lebih merata tidak seperti di masa lalu ketika tiga negara secara teratur menyumbang separuh dari jumlah spam di dunia. Komputer zombie yang digunakan untuk menyebarkan email spam, sekarang terletak di hampir setiap negara di dunia. Ini merupakan sinyal akhir dari ekspansi geografis spammer, dimana tidak ada wilayah yang tidak tersentuh oleh botmasters sekarang ini.

Sumber spam. Pada kuartal kedua tahun 2011, spam dikirim paling sering dari negara-negara berkembang: India (+4.26 persen), Brazil (+3.14 persen) dan Indonesia (+1.66 persen).

Kontribusi India untuk total volume spam di Q2 meningkat hampir lima persen dibandingkan dengan Q1 dan mencapai 14.06%. Hal ini akibat dari adanya komputer-komputer yang tidak terlindungi atau tidak di-patched yang dapat tetap aktif dalam jaringan zombie untuk jangka waktu yang lama, menjadikan India tempat perburuan yang menyenangkan bagi botmasters.

“Negara-negara berkembang menarik untuk botmasters karena tidak adanya undang-undang anti-spam yang efektif dan rendahnya tingkat keamanan TI, sedangkan negara-negara maju menjadi menarik karena kecepatan dan ketersediaan koneksi internet secara luas,” kata Darya Gudkova, Head of Content Analysis & Research at Kaspersky Lab. “Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa AS tetap menjadi target yang menarik bagi para penjahat dunia maya dalam menciptakan botnet. AS mungkin telah keluar dari kelompok pengirim spam terbanyak setelah kampanye anti-botnet oleh lembaga penegak hukum di musim gugur 2010, tapi setelah pusat komando dari sebuah botnet besar ditutup, para penjahat dunia maya mulai membuat yang baru.”

Hal ini dikonfirmasi oleh perubahan dalam Top 10 program jahat yang paling populer yang terdeteksi oleh solusi antivirus Kaspersky Lab di wilayah AS. Pada bulan Februari, sebagian dari malware yang dikirim ke negara tersebut adalah program jahat yang dirancang untuk mencuri data keuangan pengguna (Trojan perbankan) atau untuk memeras uang dari pengguna (pornblockers dan program antivirus palsu). Namun, pada bulan Maret dan April lebih dari setengah dari Top 10 pendatang adalah Trojan downloaders yang menginstal malware pada komputer pengguna dan menambahkan komputer terinfeksi tersebut ke botnet.

Malware di lalu lintas email. Kenaikan jumlah email yang berisi lampiran berbahaya tercatat di Q1 berlanjut pada kuartal kedua: persentase rata-rata email dengan lampiran berbahaya meningkat hampir 0.81 persen, mencapai 3.86%. Empat dari top 10 program berbahaya yang paling sering terdeteksi oleh email antivirus Kaspersky Lab adalah mail worm. Serta pengumpulan alamat email dan mendistribusikannya sendiri melalui lalu lintas email, beberapa worm juga menginstal program jahat lain setelah mereka menembus komputer korban.

Lampiran berbahaya paling sering ditemukan dalam lalu lintas email yang diterima di Rusia (12.5%). AS berada diposisi kedua dengan 12.21%, meningkat 1.8 persen dibandingkan dengan Q1. Vietnam berada diposisi ketiga dengan jumlah 7.43% dari semua aktivitas deteksi antivirus email (+0.46 persen).

Tren Terbaru. Pada Q2 2011, Kaspersky Lab melihat tahap baru dalam evolusi spam dimana spammer mulai memanfaatkan layanan cloud. Beberapa email berisi link ke layanan Google, yang mengarahkan pengguna ke situs iklan atau halaman phishing. Pengguna cenderung untuk tidak mencurigai halaman seperti ini karena mereka berada pada sumber yang populer (misalnya Google Docs) dan koneksi dilakukan melalui protokol HTTPS yang mendukung enkripsi.

Distribusi spam telah kehilangan karakter globalnya sebagaimana spammer terpaksa menggunakan botnet kecil seefektif mungkin. Ini berarti mereka harus memilih target mereka secara lebih hati-hati dan terlibat dalam apa yang dikenal sebagai ‘spear phishing’ atau phishing yang ditargetkan. Dalam kasus tersebut, penjahat dunia maya mengetahui nama orang yang ditargetkan dan bahkan nama perusahaan tempat mereka bekerja atau yang berhubungan dengan perusahaan tersebut. Berbekal data ini sangat mudah bagi penjahat dunia maya untuk mendapatkan kepercayaan pengguna.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…
June 28, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios Neo 16S AI: Prosesor Baru, Lebih Efisien, Bodi Tipis, Tetap Powerful!

Ini adalah laptop gaming dengan prosesor Panther Lake pertama yang…

Gaming

July 7, 2026 - 0

Developer ARC Raiders Ungkap Merekam 30 TB Data Pemain Setiap Hari

Developer ARC Raiders mengungkap mereka memproses 30 TB data pemain…
July 7, 2026 - 0

Wallpaper Engine di Steam Workshop Hapus Fiturnya Pasca Ancaman Malware

Wallpaper Engine menghapus fitur Application Wallpapers dari Steam Workshop setelah…
July 7, 2026 - 0

Console Xbox Generasi Berikutnya Diklaim Tinggalkan Disc Drive

Rumor menyebut Project Helix selaku console Xbox next-gen akan hadir…
July 7, 2026 - 0

Steam Machine Mulai Dihantui “Red Line of Death” Seperti Xbox 360

Kasus pertama “Red Line of Death” dilaporkan terjadi pada Steam…