in: Storage Devices | August 24, 2011 | by: Dimas Galih Windujati

Review Western Digital My Book Live: Cloud Computing Pribadi

Saat ini, mulai banyak rumah-rumah yang memiliki sistem komputer lebih dari satu. Apakah itu desktop, notebook, netbook, serta tablet, semua dapat mengakses jaringan yang bisa terhubung satu dengan yang lainnya. Pada pasar yang seperti ini, tentu saja mereka membutuhkan sebuah media penyimpanan yang dapat diakses secara bersamaan.

Western Digital kembali menjawab pertanyaan tersebut dengan mengeluarkan sebuah Network Attached Storage yang khusus ditujukan untuk pengguna rumahan. NAS tersebut bernama WD My Book Live. Di bawah nama tersebut terdapat tulisan “Home Network Drive” yang berarti ditujukan untuk pengguna rumahan. Walaupun begitu, pengguna kantoran pun juga dapat menggunakan NAS ini. Kapasitas yang datang ke meja pengujian tim JagatReview adalah sebesar 3 TB. Dengan kapasitas seperti ini, Anda dapat menyimpan apapun tanpa harus memberatkan sistem PC Anda.

Kabel LAN dapat ditancapkan pada bagian belakang NAS tersebut. Selain itu, lubang power juga dapat ditemukan pada sisi yang sama. Bagi Anda yang tidak memiliki USB 3.0 dan ingin memiliki hard disk eksternal dengan kinerja yang lebih dari interface USB 2.0, NAS ini cocok untuk Anda.

WD2GO: Android dan iOS

Pada NAS yang satu ini, Western Digital memperkenalkan sebuah software baru. Bukan untuk Windows, Linux, maupun Mac OS. Aplikasi yang satu ini dibuat khusus untuk sistem operasi smartphone, yaitu Android dan Apple iOS (iPhone dan iPad). Aplikasi ini bernama WD2go. Kami menggunakan Android untuk mendownload aplikasi tersebut. Berikut beberapa screenshot yang kami ambil.

Dengan akses selain untuk Windows dan Mac, dengan WD2go membuat My Book Live dapat diakses pula melalui internet. Hal ini membuat WD My Book Live bekerja seperti sebuah Cloud Computing.

Paket Penjualan

Beginilah kemasan paket penjualan dari WD My Book Live.

Di dalam kotak kemasan tersebut akan didapatkan perlengkapan berikut ini:

Kabel LAN.
Adaptor.
Male Connector. Sayangnya tidak ada male connector standar Indonesia.
Panduan garansi.
Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES