Jagat Review

Twitter Facebook Youtube Flickr RSS

Colombiana: Salt Versi Kolombia

Film terbaru Zoe Saldana yang satu ini terasa sedikit berbeda karena diproduksi atas kerja sama Amerika dan Prancis melalui rumah produksi EuropaCorp dan Tristar Pictures, dan kerja sama Luc Besson (produser) dan Olivier Megaton (sutradara). Nama Luc Besson, EuropaCorp, dan Zoe Saldana sudah cukup untuk membuat film ini memiliki nama besar bahkan sebelum penayangan perdananya di Prancis Juli lalu. Namun, apakah ketika banyak pihak menyaksikan film ini, pendapat mereka tentang film ini sesuai dengan ekspektasi sebelumnya?

Pihak distributor sengaja membatasi preview khusus sebelum film ini benar-benar rilis dan ditayangkan ke seluruh bioskop. Tujuannya: untuk menghindari review yang keluar terlebih dahulu sebelum film ini benar-benar rilis di bioskop. Apakah kekhawatiran tersebut beralasan?

Colombiana merupakan sebuah film action yang mengambil latar kebudayaan Kolombia yang dibumbui intrik, konspirasi, dan balas dendam. Film ini berkisah mengenai sepak terjang seorang pembunuh bayaran bernama Cataleya (Zoe Saldana) yang tumbuh dewasa dengan rasa dendam membara atas pemimpin salah satu geng mafia besar di Colombia, Don Luis (Beto Benites), yang telah membunuh kedua orangtuanya. Cataleya pun menjalankan misi untuk membunuh satu per satu orang yang memiliki keterkaitan dengan Don Luis. Rentetan pembunuhan yang dilakukan Cataleya membimbingnya untuk semakin dekat ke target utamanya.

Ketika pertama kali menyaksikan trailer film ini, saya langsung teringat film dengan tema serupa yang diperankan oleh Angelina Jolie, Salt. Sama-sama pembunuh wanita, sama-sama memiliki tingkat intelektualitas yang tidak bisa diremehkan, dan membunuh atas dasar balas dendam. Namun, ada yang terasa kurang di film ini. Ide cerita yang terlalu general dan penyelesaian konflik yang terlalu dangkal membuat film ini tidak terasa gregetnya. Film yang dikategorikan sebagai B-Movie oleh Los Angeles Times dan media lainnya ini tidak berhasil menyuguhkan tontonan yang membuat penonton berdecak kagum.

Beberapa hal yang membuat film ini tidak menjadi tontonan action yang sukses adalah kurangnya pendalaman karakter yang ada, bahkan karakter sang tokoh utama. Film ini hanya menyajikan aksi (yang sayangnya juga dapat dikatakan biasa-biasa saja) dan fokus kepada proses pembalasan dendam yang dilakukan sang tokoh utama tanpa memberikan kesempatan kepada sang tokoh utama dan karakter lainnya untuk “lebih dikenal” oleh penonton.

Keseluruhan film ini yang tidak berhasil memukau penonton tidak kemudian membuat penampilan Zoe Saldana tampak buruk. Walaupun jauh dari istimewa (bahkan saya lebih menyukai aktingnya di film perdananya, Center Stage), penampilan Zoe Saldana cukup prima, baik secara akting maupun performa aksinya.

Tanggal rilis:
27 September 2011 (Indonesia)

Genre:
Action

Durasi:
108 menit

Sutradara:
Olivier Megaton

Pemain:
Zoe Saldana, Cliff Curtis, Michael Vartan, Beto Benites

Studio:
Europa Corp. & Tristar Pictures

Comments

3 Comments
Lan on September 28, 2011 at 11:42 am

blm ntn..haha tp ktnya ceritanya ga se-complex salt


Angelina on October 6, 2011 at 5:36 pm

lgean klo salt, pemeran na dah top abis…
cukup memacu adrenalin.. hehe


praetorian81 on October 11, 2011 at 1:40 am

engga terlalu setuju dengan komparasi nya dengan SALT…






© 2011 Jagat Review About Us | Contact Us | Career | Terms of Service