in: News | September 27, 2011 | by: Pladidus Santoso

Dead Space 3 Akan Hadir di Planet Es?

Luar angkasa yang gelap, monster Necromorph yang berkeliaran, dan sosok dengan baju besi bergerigi mungkin cukup menggambarkan keseluruhan gameplay Dead Space. Sebagai salah satu pendatang baru di dunia survival-horror, Dead Space harus diakui mampu bersaing dengan baik melawan franchise lawas seperti Resident Evil dan Silent Hill. Bahkan tidak sedikit yang merasa bahwa game horor luar angkasa ini justru mampu tampil lebih menakutkan. Tidak mengherankan jika kedua seri game ini mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Gamer tentu menaruh ekspektasi yang luar biasa untuk seri kelanjutannya. Walaupun Electronic Arts tak pernah berkomentar banyak tentangnya, hal ini tidak menyurutkan berbagai rumor yang mengelilingi media. Salah satunya datang dari sumber yang diklaim situs Siliconera, sebagai orang yang terpercaya. Menurut sumber ini, Isaac tak akan lagi bergerak menghadapi horor di gelapnya luar angkasa, tetapi di sebuah planet es bernama Tou Volantis.


Pesawat yang mengangkut Isaac terjatuh dan terdampar di planet ini. Mengira dirinya sebagai satu-satunya korban yang selamat, Isaac berusaha bergerak dan mencapai sebuah stasiun yang sudah ditinggalkan lama. Badai salju yang brutal menghadang, namun tak menyurutkan semangat Isaac untuk terus selamat. Namun, siapa yang mengira jika ia menemukan dirinya tak sendiri. Karakter dari seri pertama, Ellie dan seorang karakter wanita baru bernama Jennifer ternyata berhasil selamat. Namun, ancaman baru sudah siap menemani “kehidupan baru” Isaac, musuh yang kabarnya dinamakan sebagai “The Hive Mind”.

Membawa sebuah franchise ke plot dan setting yang baru memang membawa atmosfer permainan yang lebih fresh, namun tidak selamanya selalu berhasil. Jujur saja, kebijakan EA kali ini cukup membuat saya sedikit bingung. Bukankah kata “Space” di dalam “Dead Space” berarti luar angkasa? Apa lagi arti sebuah “Space” jika Isaac akan menghadapi terornya di atas sebuah planet es, mengingatkan saya kepada setting salah satu franchise third person. Apakah kita perlu mengganti namanya menjadi “Dead Planets”? Well, masih terlalu awal untuk menyimpulkan, semoga saja EA memberikan konfirmasi atas berita yang satu ini.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES