in: News | September 12, 2011 | by: Ernest Dimitria

Mobil Menjadi Target Hacker Berikutnya

Perkembangan teknologi otomotif telah menghadirkan beragam hiburan serta feature yang berguna bagi para pengemudi maupun penumpang. Dari GPS yang membantu menunjukkan arah perjalanan, integrasi dengan smartphone yang memudahkan komunikasi pada saat menyetir, hingga sistem yang memonitor keadaan mobil. Kehadiran teknologi ini ternyata tidak hanya menguntungkan pengguna kendaraan, tetapi juga mengancam keamanan mobil.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh McAfee bersama dengan Wind River dan Escrypt didapatkan bahwa sistem mobil akan menjadi sasaran para hacker selanjutnya. Dengan mengambil alih sistem mobil yang semakin umum digunakan tersebut, para hacker dapat mengontrol mobil, melacak lokasi kendaraan, dan bahkan mengakses perangkat mobile yang terhubung. Dengan kata lain, bukan hanya keamanan mobil yang terancam, tetapi juga keamanan data pribadi para pengguna.

Dalam penelitian tersebut, McAfee memaparkan sejumlah contoh pembobolan yang pernah dilakukan sebelumnya. Para ahli keamanan berhasil mematikan mesin mobil dengan membobol sistem remote disabling, melacak lokasi kendaraan melalui sistem monitor tekanan udara ban, mengacaukan layanan navigasi dan bantuan darurat, serta membobol sistem keamanan kritis dalam mobil.

Georg Doll, direktur senior untuk solusi otomotif dari perusahaan software mobile Wind River, mengatakan bahwa para pemain di industri otomotif telah mendesain beragam solusi untuk menghadapi ancaman keamanan tersebut. Berapa lama sistem keamanan tersebut dapat bertahan dari ancaman para hacker yang sebelumnya telah berhasil membobol data perusahaan dan pemerintah?

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES