[PR] Autodesk Menunjuk Managing Director Baru untuk ASEAN
Jakarta, 12 September 20011 – Autodesk, Inc. (NASDAQ: ADSK), pemimpin industri perangkat lunak untuk desain, rekayasa dan hiburan, telah menunjuk V. R. Srivatsan sebagai Managing Director untuk ASEAN dan efektif mulai 5 Agustus 2011.
Dalam posisinya ini, Srivatsan bertanggung jawab untuk keseluruhan strategi dan pertumbuhan bisnis Autodesk di seluruh ASEAN, mencakup semua industri perusahaan dan segmen produk. Membangun kemitraan strategis di seluruh wilayah juga akan menjadi area fokus utama.
“Saya senang bahwa Srivatsan telah menerima tantangan untuk memimpin bisnis kami di ASEAN, yang merupakan pasar yang dinamis dan menarik untuk Autodesk. Pengalaman dan pengetahuannya yang luas dalam sektor TI merupakan aset untuk pengembangan masa depan bisnis kami,” ujar Patrick Williams, Senior Vice President Autodesk Asia Pacific.
Srivatsan memiliki lebih dari 22 tahun pengalaman dalam industri TI, memegang peran kepemimpinan dalam berbagai organisasi multinasional, termasuk SAP dan Oracle. Sebelum bergabung dengan Autodesk, Srivatsan merupakan Managing Director untuk SAP Malaysia. Ia bertanggung jawab untuk memimpin strategi, bisnis dan operasi SAP di negara tersebut. Selain itu, Srivatsan juga bertanggung jawab untuk penjualan Analisa Bisnis dan Solusi Teknologi dan Solusi Lini Bisnis di Pasar Asia Tenggara.
Ia juga sering menjadi pembicara di seminar dan konferensi, dan mengajarkan mengenai manajemen pengetahuan, manajemen rantai pasokan, manajemen hubungan pelanggan dan manajemen sumber daya perusahaan.
“Autodesk memiliki jejak yang sangat kuat dalam desain teknologi di berbagai macam industri. Perusahaan juga memiliki rekam jejak yang kuat dalam pelaksanaan rencana pembangunan dan pertumbuhan mereka,” ujar Srivatsan. “Saya berharap untuk bisa bekerja erat dengan tim manajemen Autodesk yang kuat untuk memperluas bisnis di ASEAN, memungkinkan pelanggan lokal untuk mempercepat desain yang lebih baik dengan teknologi Autodesk, dan membuat mereka mengalami ide-ide mereka sebelum diwujudkan,” tambah Srivatsan.
Srivatsan memperoleh gelar sarjana di bidang Teknik Mesin dari Indian Institute of Technology, Madras dan gelar Master di bidang Industri dan Manajemen Rekayasa dari Rensselaer Polytechnic Institute di Troy, New York, Amerika Serikat. Ia juga memiliki sertifikasi dalam Manajemen Produksi dan Persediaan dari American Production and Inventory Control Society.
Tags:
Load Comments














