[PR] IBM Akan Mengakuisisi Algorithmics
IBM Business Analytics Untuk Industri Perbankan dan Keuangan
Jakarta, 7 September 2011 – IBM hari ini mengumumkan kesepakatan definitif untuk mengakuisisi Algorithmics senilai $387 juta, meskipun nilai ini akan mengalami penyesuaian pada saat penutupan. Algorithmics adalah sebuah perusahaan analis resiko yang beroperasi di Toronto, Kanada.
Layanan, konten dan piranti lunak analitik resiko Algorithmics banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan asuransi, investasi dan perbankan untuk membantu mereka menilai resiko, memenuhi persyaratan ke pengaturan, dan mengambil keputusan bisnis yang lebih berwawasan. Algorithmics adalah anggota Fitch Group, yang secara mayoritas dimiliki oleh Fimalac, sebuah induk perusahaan yang berpusat di Paris, Perancis.
Akuisisi ini akan memperluas kemampuan business analytics IBM di industri layanan keuangan dan perbankan karena IBM akan dapat membantu pelanggan-pelanggannya menilai, mengelola dan mengoptimalkan resiko yang mereka hadapi di berbagai domain resiko keuangan, termasuk pasar, likuiditas, kredit, operasional dan asuransi, selain modal kepengaturan dan ekonomi.
Menurut sebuah survei yang baru-baru ini dilaksanakan oleh IBM Institute of Business Value terhadap 1.900 CFO global, hampir 50% dari yang disurvei mengatakan bahwa bagian keuangan perusahaan mereka tidak efektif di bidang strategi, integrasian informasi, pengelolaan peluang dan resiko. Peran petugas keuangan di semua industri sedang mengalami perubahan – sehingga mereka lebih sering mengadakan perbincangan tentang peramalan, profitabilitas dan eksposur terhadap resiko. Survei ini juga membuktikan bahwa peran integrasi informasi telah meningkat berlipat-ganda, mencerminkan peningkatan signifikan dalam volume dan kecepatan informasi di perusahaan.
Bagian keuangan semakin berperan dalam memitigasikan berbagai bentuk resiko korporat – baik yang bersifat strategis, operasional, hukum maupun pelestarian lingkungan hidup.
Di industri keuangan, pengelolaan resiko terintegrasi tetap menjadi tantangan terlebih lagi dengan tekanan berbagai peraturan sebagai respon terhadap krisis keuangan yang melanda dunia. Para praktisi keuangan harus mengambil keputusan cepat dengan menganalisa kegiatan yang terjadi di dalam perusahaan mereka maupun di kekuatan pasar lainnya. Dengan mengkombinasikan analitik IBM dan Algorithmics, perusahaan-perusahaan akan dapat mengukur dan menilai resiko operasional yang terkait dengan proses pinjaman, pasar, dan eksposur resiko kredit. Dengan transparansi dan wawasan yang lebih jelas atas resiko keuangan yang ada, perusahaan-perusahaan akan dapat memenuhi persyaratan kepengaturan secara lebih baik.
Lebih dari 350 pelanggan, termasuk 25 dari 30 bank terkemuka dan lebih dari dua-per-tiga perusahaan asuransi anggota CRO Forum, menggunakan layanan saran dan piranti lunak analitik Algorithmics. Anatara lain, pelanggan-pelanggannya adalah The Allianz Group, BlueCrest, HSBC, Nedbank, Nomura, Societe Generale, dan Scotia Capital.
“Lingkungan perekonomian saat ini mengharuskan perusahaan-perusahaan keuangan untuk memiliki lebih banyak uang tunai, pemahaman yang lebih baik atas kondisi keuangan mereka, dan kemampuan untuk menyajikan transparansi yang lebih baik kepada para pemangku kepentingan,” jelas Nina K Wirahadikusumah, Country Manager, Software Group, IBM Indonesia.
“Kombinasi antara kecakapan Algorithmics dan portofolio analitik IBM yang luas akan memungkinkan pelanggan untuk menerapkan pendekatan yang lebih bersifat holistik dalam mengelola resiko dan merespon perubahan ekonomis di perusahaan mereka.”
Layanan dan piranti lunak analitik resiko Algorithmics yang dipadukan dengan pengakuisisian OpenPages oleh IBM serta invetsasinya di bidang analitik prediktif akan memberikan pelanggan lebih banyak solusi business analytics.
Para penasehat resiko Algorithmics akan meningkatkan kualitas IBM Business Analytics and Optimization. Didukung oleh kurang-lebih 8.000 konsultan, termasuk sekitar 300 peneliti dan jaringan pusat-pusat solusi analitik, dan juga investasi yang nilai totalnya mencapai lebih dari $14 milyar dalam bentuk akuisisi sejak tahun 2005. Fokus Algorithmics pada resiko likuiditas, kredit, dan pasar, selain pelanggan utama di bidang resiko operasional, akan memperkokoh dan memperluas layanan konsultasi resiko IBM.
Akuisisi ini masih menunggu ijin dari otorita terkait dan syarat-syarat penutupan lainnya. Ketika akuisisi ini ditutup, sekitar 900 karyawan Algorithmics akan bergabung dengan IBM Software Group.












