LOGO

X-Men First Class: Installment Terbaik dalam Jajaran Film X-Men

Siapa yang tidak kenal dengan X-Men? Grup pahlawan super ciptaan Stan Lee, mantan presiden Marvel Comics, dan Jack Kirby ini telah menghiasi dunia hiburan sejak tahun 1963. Konflik antara mutant dan manusia biasa yang diangkat dalam cerita ini telah disuguhkan dalam sejumlah versi komik dan serial kartun. Pada tahun 2000, Marvel Entertainment dan 20th Century Fox memboyong sutradara Bryan Singer untuk menggarap film layar lebar X-Men pertama.

Film yang dihiasi dengan nama-nama besar, seperti Hugh Jackman, Patrick Stewart, dan Halle Berry, ini mendapat respon positif dari para sineas dan kritikus film, begitupula dengan sekuelnya yang berjudul X2: X-Men United. Sayangnya, kesuksesan kedua film tersebut dicemari dengan installment terakhir dalam trilogi film X-Men, The Last Stand, dan versi Origins pertamanya yang difokuskan ke masa lalu Wolverine. Untungnya, seri film layar lebar ini terobati dengan kehadiran X-Men: First Class yang menceritakan latar belakang terbentuknya grup pahlawan super tersebut.

Kaya dengan mutant, kaya dengan aksi

X-Men: First Class menceritakan awal pertemuan Charles Xavier/ Prof. X (James McAvoy) dan Eric Lehnsherr/ Magneto (Michael Fassbender) dengan para mutant lainnya. Ber-setting di tahun 1967, kedua calon musuh bebuyutan ini membantu CIA dalam menghentikan seorang mutant bernama Sebastian Shaw (Kevin Bacon) yang berencana untuk memulai perang dunia ketiga. Sejak awal pertemuan, kedua karakter ini telah memiliki pandangan yang berbeda mengenai cara penanganan masalah tersebut. Xavier lebih mengutamakan jalan yang lebih damai, sedangkan Lehnsherr menyimpan dendam pribadi terhadap sang musuh dan membunuh menjadi fokus utamanya.

Sama seperti film layar lebar X-Men lainnya, First Class menghadirkan beragam karakter ternama dalam dunia X-Men, seperti Mystique, Beast, Havok, Emma Frost, dan Banshee. Bahkan dalam proses pencarian mutant dalam film ini, sejumlah aktor dari film X-Men terdahulu hadir sebagai cameo, seperti Hugh Jackman (Wolverine) dan Rebecca Romijn (Mistique). Film garapan Matthew Vaughn ini penuh dengan aksi pertempuran yang memukau dan special effects yang menggambarkan kekuatan masing-masing karakter dengan baik. Acting para aktor pun menyuguhkan kedalaman karakter dan emosi yang selama ini tergambar dalam setiap serial komiknya.

Secara keseluruhan, X-Men: First Class dapat dikatakan sebagai installment terbaik dari film X-Men. Film ini menjawab sejumlah pertanyaan yang mungkin sempat tersirat di benak para penonton film-film X-Men sebelumnya, seperti latar belakang terbentuknya X-Men, awal penggunaan alat bernama Cerebro yang meningkatkan kekuatan telepati Prof. X, pecahnya persahabatan antara Prof. X dengan Magneto, hingga kejadian yang mengharuskan Prof. X untuk duduk di kursi roda. Aksi yang disuguhkan dalam X-Men: First Class dapat dinikmati oleh semua pencinta film bertema pahlawan super dan alur ceritanya menjelaskan dengan baik mengenai masa lalu grup pahlawan super tersebut.

Tanggal rilis:
3 Juni 2011 (Amerika Serikat)

Genre:
Action

Durasi:
132 menit

Sutradara:
Matthew Vaughn

Pemeran:
James McAvoy, Michael Fassbender, Kevin Bacon, Rose Byrne, Jennifer Lawrence

Studio:
20th Century Fox dan Marvel Entertainment

Random Articles
Back to Top