in: Games | October 8, 2011 | by: Pladidus Santoso

10 Video Game yang Pantas Dijadikan Film Layar Lebar

Industri hiburan memang menjadi pondasi yang dibutuhkan manusia untuk tetap mempertahankan kewarasannya di tengah gempuran tuntutan dunia yang semakin menggila. Film dan musik masih menjadi pejuang utama di garis depan, sementara video game mulai merangsek masuk untuk mengambil peran yang lebih signifikan. Walaupun menawarkan hal yang berbeda, setiap darinya mampu bersinergi bahkan saling melengkapi. Bahkan ketiganya seringkali memengaruhi dan menginspirasi satu sama lain. Sebuah kombinasi yang harus diacungi jempol, namun tidak jarang pula lebih pantas untuk dikecam.

Industri game dan video game juga sudah sering bekerja sama untuk menghasilkan sebuah karya kreativitas bersama. Sudah tidak terhitung berapa banyak judul game yang diadaptasikan menjadi sebuah film Hollywood atau sebaliknya, tidak sedikit juga judul film yang kemudian diciptakan versi game dengan plot uniknya. Apakah semuanya berhasil dengan baik? Sayangnya tidak. Tidak sedikit gamer dan penikmat film yang harus kecewa dengan kualitas yang dihadirkan. Beberapa bahkan tidak pantas untuk dinikmati sama sekali.

Walaupun kerjasama ini sudah berlangsung lama, namun kedua industri ini masih memiliki segudang judul dan franchise potensial yang sebenarnya masih bisa dieksploitasi. Perbedaan konsep, visi, dan tujuan dari berbagai sisi membuat beberapa kolaborasi sulit untuk direalisasikan. Apalagi ketika para pemilik hak dagangnya mulai menetapkan standar tertentu. Penilaian seperti inilah yang sering dilakukan oleh industri game sebelum melepaskan “senjata utama” mereka untuk diadaptasikan oleh para sineas film.

Apakah semua game yang diadaptasikan ke dalam film bisa memuaskan ekspektasi gamer? Sayangnya sebagian besar tidak berhasil melakukan hal tersebut. Dari semua judul yang dihadirkan, hanya satu atau dua film yang mampu menghadirkan sensasi yang sama, selebihnya lahir dalam “versi Hollywood” yang seringkali absurd. Namun dari begitu banyak game yang fenomenal di industri game, masa depan kerjasama Hollywood dan industri game masih terbuka lebar untuk sebuah hasil karya yang epik. Gamer hanya perlu menunggu hingga sineas yang tepat mengerjakannya.

Dari semua franchise game di industri game, mana sajakah yang sebenarnya pantas untuk dijadikan sebagai film Hollywood dan berpotensi untuk tampil sebagai box office dengan penjualan yang fantastis? Memang tidak mudah untuk menyeleksi dan memilih 10 dari antaranya, namun harus diakui 10 game di bawah ini akan mampu mewakilii keinginan sebagian besar dari kita:

10. Call of Duty: Modern Warfare

Jika kita membicarakan game FPS dengan plot yang menarik, maka Call of Duty: Modern Warfare pantas menjadi yang terbaik. Menyajikannya lewat segudang dramatisasi yang membuat adrenalin berpacu kencang, Activision berhasil membangun cerita militer penuh konspirasi yang epik. Perang dunia ketiga, senjata nuklir, perlengkapan militer canggih, hingga perang di area terbuka berbasis tim menjadi keunggulan game ini. Bayangkan saja jika seseorang berhasil membawanya ke Hollywood dengan gaya pengambilan gambar ala Saving Private Ryan. Call of Duty: Modern Warfare tentu akan tampil sebagai salah satu film yang layak untuk ditunggu.

9. Crysis

Film yang bertemakan perang melawan alien memang sudah seringkali ditemukan di film-film Hollywood masa kini. Namun yang mendatangkan karakter utama ikonik dengan desain kostum yang super keren? Belum pernah terjadi. Crysis memang tidak hanya menjual karakter Prophet sebagai nilai paling utama, namun juga nanosuit yang ia gunakan. Membayangkan Prophet beraksi dengan kemampuan nanosuitnya yang adaptif dalam menetralisir setiap ancaman pasti akan menjadi adegan aksi yang keren di layar lebar. Pertempuran masif, ledakan di mana-mana, alien yang juga hadir bersenjata, sedikit elemen konspirasi, dan skala invasi masif yang menghancurkan kota tentu akan tampak memesona dengan polesan teknik CGI dari Hollywood. Membawanya dalam alur cerita yang cepat juga terdengar menarik.

8. Bioshock

Pilihan kedelapan ini juga hadir dari sebuah game bergenre FPS. Berbeda dengan dua pilihan sebelumnya yang membawa perang dalam skala militer yang luas, Bioshock hadir membawa plot yang jauh lebih gelap dan sedikit bermuatan filosofis. Menggambarkan sebuah dunia utopia yang diidam-idamkan semua manusia dalam balutan dunia bawah laut yang indah akan menjadi setting  film yang menarik untuk dikembangkan. Berpusat pada cerita manusia-manusia yang menyalahgunakan kekuatan untuk mendapatkan kekuatan melebihi manusia, Bioshock membawa potensi yang sangat besar. Membawa penceritaan dari sisi yang lebih humanis, dengan gaya film lawas, pendalaman karakter, dan menimalisir aksi pada beberapa bagian yang penting akan menjadi cara terbaik untuk mengadaptasikan Bioshock ke dalam sebuah film Hollywood. Citra gelap dan berat akan membuat penonton seolah terserap pada kekacauan pada dunia utopis ini. Apalagi karakter ikonik seperti Big Daddy dan Little Sisters yang cukup menyeramkan juga disertakan di dalamnya.

7. Legend of Zelda

Bertarung dengan beragam musuh demi menyelamatkan seorang putri? That is so oldschool! Ini mungkin pemikiran sebagian besar orang awam, namun bagi gamer, tidak ada yang lebih ditunggu daripada sebuah live action dari Legend of Zelda. Menghadirkannya dalam format visualisasi ala medieval kolosal dengan sosok Link yang dewasa akan menjadi pencitraan terbaik. Link hadir dengan gaya bertarung pedang – shield nya yang menawan melawan berbagai varian musuh keren yang berusaha menghalangi questnya mencari sang Zelda. Siapa yang tidak menginginkannya? Diperkuat dengan berbagai visual effect selama pertarungan, seperti bulletime ketika Link mengayungkan pedang sudah pasti akan memberikan nuansa epik yang luar biasa. Apalagi jika mereka menambahkan berbagai efek darah dan personality Link yang lebih dingin di dalamnya. Final Battle? Mano a Mano melawan Dark Link. It will be awesome!

6. Mass Effect

Dunia film sudah mengenal beberapa franchise film science-fiction bertema luar angkasa yang sukses luar biasa di pasaran. Kita sebut saja Star Wars, Star Trek, Battlestar Galactica, hingga Babylon 5  yang berhasil meramu luasnya angkasa dalam sebuah plot yang menitikberatkan pada interaksi antar rasial dan konflik di dalamnya. Di industri game, Mass Effect dari Bioware menjadi yang terbaik untuk menyampaikan pengalaman yang hampir sama. Petualangan Shepard untuk menyelamatkan semesta dari ancaman ras tua – Reaper yang menelan mereka semua. Selain menghadirkan desain karakter yang menawan di dalamnya, sebuah film Mass Effect dapat memaksimalkan kerumitan interaksi antar ras luar angkasa sebagai bumbu pemanis di dalam keseluruhan cerita. Inti film? Harus menitikberatkan pada elemen aksi. Jika saja ini dapat terjadi, Mass Effect akan menjadi salah satu film yang paling saya tunggu.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES