in: News | October 12, 2011 | by: Pladidus Santoso

Bangladesh Produksi Laptop Termurah di Dunia

Perkembangan teknologi yang semakin pesat otomatis juga mempengaruhi gaya hidup manusia modern. Dengan fitur yang semakin kaya dan kemudahan mendapatkan akses informasi, manusia semakin menggantungkan hidupnya pada berbagai perangkat teknologi yang tersedia. Salah satu yang paling signifikan adalah Laptop. Komputer jinjing ini mulai bergeser menjadi kebutuhan primer bagi manusia di masa kini, tidak hanya untuk bekerja tetapi juga untuk memaksimalkan fungsi multimedia di dalamnya. Namun satu masalah klasik tetap menyelimuti usaha untuk memenuhi kebutuhan ini. Tentu saja kita membicarakan uang.

Keterbatasan dana lah yang kemudian menginspirasi salah satu negara di Asia Tengah, Bangladesh, untuk merilis jajaran laptop nya sendiri. Dengan tujuan utama untuk memberikan akses teknologi yang lebih luas kepada siswa-siswi kurang mampu yang tersebar di seluruh negeri, Bangladesh meluncurkan DOEL. DOEL merupakan jajaran laptop super-murah yang dikembangkan oleh perusahaan telekomunikasi negara – TSS – bersama dengan dua perusahaan swasta lainnya. Walaupun mengusung spesifikasi yang terbilang standar untuk operasi sehari-hari, DOEL menawarkan sebuah kelebihan yang sudah pasti menarik: harga jual yang murah.

Laptop DOEL dengan spesifikasi terendah mengusung 800Mhz VIA 8650 sebagai otak utama di balik semua kinerja. Dengan didukung 512 MB Ram dan 16 GB Flash memory, laptop ini tentu dapat digunakan untuk mengerjakan operasi komputer dasar. Layar 10.1 inchi 1024 x 600 LCD panel, sebuah webcam, akses Wi-Fi, SD Card reader, dan dua USB ports akan mengakomodir kebutuhan Anda akan komputasi yang lebih nyaman. Harga yang dipatok untuknya? Hanya USD 130 saja! Mereka akan mengusung Android sebagai sistem operasi di dalamnya.

Langkah seperti ini pantas untuk diacungi jempol, menunjukkan kerja nyata negara untuk memenuhi kebutuhan “dasar” rakyatnya. Apalagi Bangladesh juga berambisi untuk menghasilkan 60% komponen DOEL di tanah mereka sendiri dalam waktu enam bulan ke depan, membuka peluang ekonomi yang jauh lebih luas. Dengan tingkat kemiskinan yang cukup tinggi, DOEL akan menjadi harapan bagi masyarakat Bangladesh untuk mencicipi teknologi yang selama ini identik dengan harga mahal. Sebuah langkah yang layak untuk dicontoh oleh Indonesia.

Source: DigitalTrends

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES