in: Games | October 14, 2011 | by: Pladidus Santoso

NostalGame: Adventure Island

Harus diakui, menilik perkembangan industri game dari awal kemunculan hingga keberhasilan menetapkan diri sebagai bagian dari hiburan yang mainstream, genre side-scrolling sudah hadir, bahkan menjadi salah satu pilar utama. Kemampuan grafis dengan piksel terbatas di masa itu memang lebih mudah dieksploitasi dengan memaksimalkan visualisasi dua dimensi. Memang genre lain juga mampu dihasilkan dalam kesederhaan tersebut, sebut saja puzzle, racing, dan vertical shooting. Namun yang mampu menetapkan standar dan menjadi basis inspirasi untuk banyak video game yang lahir setelahnya? Tentu saja side-scrolling game!

Membicarakan game lawas memang selalu terkait dengan masa kejayaan NES sebagai konsol rumahan di tahun 80-an. Di masa itu, banyak game berkualitas yang dilahirkan dan sebagian besar muncul dari genre side-scrolling. Catridge yang cukup mahal di kala itu memang menghalangi kita untuk dapat menikmati banyak game. Minimnya informasi akan game-game baru apa saja yang keluar dan layak untuk dimainkan juga membuat kita semakin sulit untuk memilih. Pada akhirnya, pilihan selalu jatuh pada catridge yang mampu memberikan kuantitas game dalam jumlah lebih banyak. Anda tentu masih ingat dengan catridge berisikan 500 game in 1 bukan?

Di dalam catridge dengan begitu banyak game ini, Mario Bros selalu muncul sebagai game paling utama yang ditawarkan. Tidak dapat dipungkiri, popularitas sang tukang ledeng ini memang sulit ditandingi di masa itu. Game kedua yang selalu muncul? Si pria gemuk tanpa pakaian yang hanya berlari-lari menggunakan celana dalam belaka. Anda masih mengingatnya? Benar sekali, kita sedang membicarakan Adventure Island. Memori Anda mungkin sedang samar-samar berusaha menggali informasi tentang game yang satu ini.

Harus dikatakan, Adventure Island merupakan salah satu game side-scrolling paling memorable di masa kejayaan NES setelah Contra dan Mario Bros. Kesan yang dihadirkan ketika begitu fun, apalagi ia menjadi salah satu game yang memungkinkan karakter utama untuk bergerak menggunakan kendaraan tertentu. Selain itu, desain karakter dan musik yang dihadirkan juga tak mudah untuk dilupakan. Sayangnya, saya masih mengingat bagaimana game ini hadir dengan tingkat kesulitan yang cukup brutal. Walaupun tidak pernah menamatkan game ini sekalipun, hal ini tidak menghalangi saya untuk menulis dan memainkan kembali Adventure Island. Saatnya bernostalgia!

Plot

Berusaha menebak sebuah plot hanya dari memainkan sebuah game NES? Hampir mustahil! Berbeda dengan game masa kini yang menyediakan prolog dan sedikit cut-scene untuk memberikan sedikit gambaran akan plot dan motif di balik aksi sang karakter utama, hampir semua game NES tidak memiliki hal tersebut. Anda hanya tinggal memillih menu di awal yang biasanya berisikan jumlah player dan menatap judul dan sekelebat bentuk karakter utama. Apa yang terjadi ketika Anda memutuskan untuk memulai? Karakter utama Anda langsung siap beraksi dengan segera.

Karakter utama Anda yang tanpa baju dan hanya mengenakan celana dalam ini sebenarnya punya nama. Ia adalah Master Higgins. Tanpa alasan yang jelas, sesosok monster bernama King Quiller datang dan menculik pacarnya, Tina. Apa yang harus dilakukan oleh Higgins? Tentu saja berupaya untuk menyelamatkan sang pacar dengan segala cara. Sebuah petualangan epik pun dimulai (dan ia tetap berangkat tanpa mengenakan pakaian)!

Gameplay Adventure Island masih tergolong sederhana. Tercatat kurang lebih ada 8 dunia, dengan masing-masing berisikan 4 stage yang harus diselesaikan. Intinya tentu saja bergerak dari satu titik hingga titik lainnya dengan selamat, sembari menghindari atau menghancurkan musuh yang berusaha menghalangi. Beragam musuh dan hambatan sudah menanti Anda dan siap mencuri nyawa dalam setiap kesempatan yang ada.

Pada awalnya Higgins tak punya senjata untuk melawan. Namun selama perjalanan Anda akan menemukan telur yang dapat dipecahkan untuk mendapatkan keuntungan tertentu: senjata, kendaraan, hingga immune untuk sementara. Telur menjadi elemen terpenting yang tak boleh dilewatkan, karena akan menentukan seberapa mulus Higgins mencapai tujuan yang ia inginkan. Anda sendiri akan diberikan nyawa yang sangat terbatas untuk menyelesaikan 32 stages yang tersedia. Mendapatkannya? Tak begitu mudah. Menghilangkannya? Semudah membalikkan telapak tangan.

Higgins sebenarnya punya dua indikator nyawa. Satu berbentuk health bar di tengah layar yang akan berkurang setiap kali Higgins secara tidak sengaja menabrak sesuatu sepanjang perjalanan. Benar sekali, bar ini boleh disebut sebagai “Bar Batu” karena memang fungsi bar ini hanyalah mengukur seberapa banyak Anda boleh terantuk batu. Apa  yang terjadi jika Anda tidak sengaja menabrak musuh yang hidup atau tertembak? Lupakan health bar yang berkurang, Anda akan mati seketika dan mengorbankan nyawa. Sistem inilah yang membuat Adventure Island menantang, kalau tidak mau dikatakan sulit.

Memainkan game ini kembali setelah berhasil menamatkan ratusan game yang lahir dalam beberapa generasi konsol selanjutnya ternyata tidak banyak membantu. Walaupun game ini hanya meminta Anda membunuh dan melompat, membicarakannya jauh lebih mudah daripada melakukannya. Berusaha menamatkan game ini pun tampaknya menjadi sesuatu yang mustahil bagi saya pribadi. Pria yang hanya bercelana dalam ini memang menyulitkan.

Apa yang Saya Sukai dari Adventures Island ?

Skateboard!

Skateboarding dengan hanya celana dalam? Epic!

Mendapatkan kapak dan menjadikan Higgins lebih sedikit berguna untuk membasmi musuh memang menghadirkan suasana yang cukup epik. Namun yang membuat game ini semakin keren adalah ketika Anda memecahkan telur dan menemukan skateboard di dalamnya. Walaupun fungsi skateboard ini tidak terlalu signifikan, hanya membuat Anda bergerak lebih cepat dan menghadirkan buah yang lebih banyak untuk dimakan, namun harus diakui ada perasaan super-keren ketika menggunakannya. Skateboard juga harus diakui lebih sering menyulitkan dan membahayakan nyawa daripada sekedar meminta Higgins untuk berjalan kaki, namun apalah arti sebuah hidup tanpa sedikit resiko bukan? Kapan lagi Anda dapat melihat pria aneh tanpa pakaian, memainkan skateboard, mengenakan helm, berselancar di hutan, sembari melempar kapak dan membunuh keong raksasa? Epic!

Varian Musuh dan Setting

Ikan gergaji?
Babi yang berjalan dua kaki

Satu hal yang cukup membuat Adventure Island tak mudah membuat bosannya adalah desainnya yang cukup kaya. Sebagai sebuah game NES dengan teknologi yang terbatas, Adventure Island harus diakui membawa desain level dan musuh yang cukup apik. Memainkan empat stage pertama game ini saja sudah cukup memberikan gambaran. Anda mendapatkan level hutan, laut, hingga gua yang seru. Varian binatang yang berusaha membunuh si Higgins juga beragam, dari keong pelan, kodok, hingga babi yang mampu berjalan dengan dua kaki! Saya sendiri masih kagum bagaimana game setara NES mampu menghasilkan ini semua.

Theme Song

Ini mungkin sesuatu yang aneh, namun seringkali terjadi. Game-game yang mampu memunculkan theme song yang menarik dan memorable justru datang dari game lawas, yang lahir di masa NES atau Sega. Sebut saja Mario Bros atau Excite Bike, misalnya. Adventure Island juga menghadirkan theme song pembuka yang sulit untuk dilupakan. Tidak percaya? Dengan hanya mendengarkan lagunya, Anda yang masih belum mendapatkan gambaran akan game ini pasti langsung mengingatnya. Coba saja.

Reaksi Higgins

Mimik wajahnya yang kaya membuat game ini menarik

Game-game sederhana di masa kejayaan NES dulu sebenarnya hanyalah piksel-piksel yang disusun sedemikian rupa untuk mendapatkan wujud karakter tertentu. Namun untuk Adventure Island, Higgins hadir sebagai karakter yang sangat reaktif untuk ukuran game di masa itu. Tidak hanya menjalani petualangan dengan muka datar, Higgins juga memperlihatkan mimik dan reaksi wajah yang kaya ketika berhadapan dengan situasi tertentu. Anda akan menemukan matanya yang responsif,  gerak kepala, hingga gerak mulut yang cukup realistis. Hal ini seperti ini mungkin sering terlewatkan oleh gamer, namun tanpanya, Adventure Island tidak akan menjadi game yang sama.

Bonus Stage

Yuhuu!! Lift rahasia!
Mari makan!

Fitur paling utama yang akan membuat Anda seringkali membuat Higgins melemparkan kapak tanpa alasan yang jelas adalah adanya Bonus Stage rahasia yang bisa diakses dengan cara tertentu. Apakah Anda masih ingat bagaimana cara mencarinya? Benar sekali, setiap lemparan kapak yang menghilang begitu saja di udara mengindikasikan ada lift menuju bonus stage di sana. Kita hanya perlu “meminta” Higgins untuk terus melemparkan kapak ke arah tersebut hingga sebuah lift yang membawa kita ke angkasa muncul dari bawah layar. Apa yang harus dilakukan di bonus stage? Tentu saja makan buah sepuasnya! Itupun jika Anda dapat menemukan ritme melompat di atas trampolin yang sulitnya luar biasa.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This: