[PR] Bantu Minimalisir Dampak Banjir di Jakarta, Nokia Siemens Networks & DPSDA Lakukan Otomatisas Bendung Katulampa
Penggunaan peringatan melalui SMS yang inovatif meningkatkan kesiapan menghadapi bencana banjir di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Nokia Siemens Networks telah bekerja sama dengan DPSDA – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat untuk melakukan otomatisasi pemantauan ketinggian air Bendung Katulampa di Bogor. Ketinggian permukaan air di Bendung Katulampa selama ini digunakan untuk mengontrol aliran air ke Sungai Ciliwung di Jakarta dan meminimalisir dampak bencana banjir di ibu kota. Dengan menggunakan CCTV dan layanan pesan pendek (SMS), staf DPSA dapat memberikan informasi yang lebih akurat mengenai ketinggian air Bendung Katulampa dan potensi terjadinya banjir di Jakarta, sebagai bagian dari sistem peringatan dini bencana banjir. Hal ini memungkinkan warga Jakarta dan sekitarnya untuk lebih siap menghadapi situasi bencana banjir.
Dengan menggunakan metode lama yang masih manual, seorang petugas di pos pengawasan Bendung Katulampa harus berjalan sejauh 150 meter ke dan dari pos ke bendungan untuk mengetahui status ketinggian air. Dalam keadaan darurat (SIAGA), petugas tersebut harus mengirim informasi setiap lima menit yang mengharuskannya untuk berjalan bolak balik antara pos dan bendungan untuk mencatat ketinggian air. Pekerjaan ini sangat sulit dilakukan saat hujan deras karena derasnya hujan akan menghalangi petugas dalam mencatat informasi ketinggian air secara akurat. Nokia Siemens Networks bekerja sama dengan DPSDA untuk membangun sistem pemantauan ketinggian air secara otomatis yang tidak mengharuskan petugas untuk melakukan inspeksi langsung guna mengetahui status ketinggian air. Alih-alih, petugas dapat mengetahui informasi tersebut melalui CCTV yang dipasang di sekitar Bendung Katulampa dan masyarakat bisa mengakses informasi tersebut dari situs web DPSDA atau layanan SMS.
“Banjir selama musim hujan merupakan hal yang umum dialami oleh masyarakat yang tinggal atau bekerja di Jakarta dan kota ini dikenal dengan banjir besar berkala yang terjadi setiap beberapa tahun,” kata Lord Mangaraja, Occupational Health & Safety Manager, Nokia Siemens Networks. “Dengan informasi yang lebih cepat dan akurat dari sistem pemantauan tinggi air otomatis yang kami kembangkan bersama DPSDA, warga yang tinggal atau bekerja di daerah-daerah rawan banjir di Jakarta memiliki lebih banyak waktu untuk mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menyelamatkan jiwa dan harta keluarga mereka.”
Untuk proyek ini, Nokia Siemens Networks menyediakan CCTV, Peilschaal (alat ukur), Analog Digital Converter Module, mobile monitoring dan komputer yang terpasang di Bendung Katulampa. Nokia Siemens Networks juga mendukung DPSDA dalam merehabilitasi pos pengawasan dan memberikan pelatihan keselamatan kerja bagi para petugas di Katulampa.
“Pemantau ketinggian air otomatis dari Nokia Siemens Networks yang dipasang di Bendung Katulampa merupakan sebuah konsep luar biasa dengan solusi-solusi sederhana, yang memberikan keuntungan sangat besar bagi masyarakat berupa perlindungan yang lebih baik dan penanggulangan darurat yang lebih cepat selama bencana banjir,” kata Helmi Faizal, Kepala BPSDA – Balai Pendayagunaan Sumber Daya Air WS Ciliwung Cisadane Jawa Barat.
Pemantau tinggi air otomatis di Bendungan Katulampa adalah salah satu program corporate social responsibility (CSR) Nokia Siemens Networks di Indonesia tahun ini. Program-program CSR lainnya antara lain adalah pemantauan polusi sungai Kapuas, pendidikan TIK bagi kaum muda di Papua dan nelayan di Manado. Para karyawan Nokia Siemens Networks Indonesia terlibat dalam semua program-program CSR tersebut.
![[PR] Bantu Minimalisir Dampak Banjir di Jakarta, Nokia Siemens Networks & DPSDA Lakukan Otomatisas Bendung Katulampa 1 NSN](https://www.jagatreview.com/wp-content/uploads/2011/10/NSN.png)













