LOGO

Review Pro Evolution Soccer 2012: Inovasi Gameplay yang Signifikan?

Part: 1 2

Siapa yang tidak mengenal seri Pro Evolution Soccer saat ini? Gamer di seluruh dunia, khususnya Indonesia sudah pasti mengenal game sepakbola yang satu ini. Konami sebagai pihak developer berhasil menjadikan franchise sepakbola ini terus menarik untuk diikuti setiap tahunnya, terlepas dari perubahan yang dihadirkan di dalamnya. Gameplay yang adiktif dan suasana kompetitif menjadi alasan utama mengapa banyak gamer yang mencintainya. Di Indonesia, popularitas PES bahkan berhasil mengalahkan seri FIFA yang mengusung visualisasi dan animasi yang lebih sempurna.

Fenomena PES di Indonesia sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak kemunculan seri Winning Eleven di masa kejayaan Playstation dulu. Pangsa pasar yang dikuasai FIFA di kala itu berhasil dirobohkan oleh skema kontrol dan sistem permainan Winning Eleven yang terasa lebih nyaman dan nyata. Di masa ketika rental Playstation masih menjamur, Winning Eleven menjadi pemandangan lumrah yang hampir selalu ditemukan. Keengganan untuk berpaling kembali ke FIFA karena pengalaman masa lalu juga lah yang menjadikan franchise PES seolah tak tertandingi di negara kita tercinta ini, hingga saat ini.

Sejak Konami mentranslasikan Winning Eleven dan merilisnya untuk pasar global, popularitas Winning Eleven yang berubah nama menjadi Pro Evolution Soccer semakin tak tertandingi. Apalagi Konami boleh dibilang terus berinovasi hampir dalam seri terbaru yang dihadirkan. Tak hanya membekali diri dengan peningkatan visual dan animasi, Konami juga terus berupaya untuk menghasilkan pengalaman bermain yang lebih nyata dan kompetitif. Setelah melewati beragam evolusi dan revolusi, Pro Evolution Soccer akhirnya tiba pada wujudnya saat ini: Pro Evolution Soccer 2012!

Bagi Anda yang sudah menyimak impresi kami akan demo yang dihadirkan oleh Konami, Anda pasti sudah punya sedikit gambaran tentang berbagai hal baru yang ditawarkan di dalam PES 2012 ini. Preview dari versi full versionnya juga dihadirkan untuk memastikan kehadiran beberapa fitur yang belum dapat dicoba di versi demonya. Kini yang menjadi pertanyaan adalah: Seberapa signifikankah semua perubahan dan invasi Konami di PES 2012 ini? Apakah cukup mempengaruhi gaya kita bermain secara keseluruhan? Apakah sensasi yang dihadirkan tak ubahnya dengan perbaikan masif di PES 2011? Adakah fitur-fitur baru yang baru yang tak ditemukan di versi demonya? Untuk itulah review ini dihadirkan.

Visualisasi, Animasi, dan Dramatisasi

Detail yang jauh lebih baik.

Di versi demo, kualitas grafis yang dihadirkan oleh PES 2012 tak tampak berbeda dibandingkan versi PES 2011, masih mengusung visualisasi yang nyaris sama. Namun ketika menjajal full versionnya, harus diakui Konami melakukan pembenahan di sana-sini untuk menghasilkan kesan yang jauh lebih realistis. Berbagai detail tampak lebih mengagumkan di seri terbaru ini, khususnya pencitraan para pemain yang berlaga di lapangan. Anda akan dapat mengenali setiap mereka dengan jauh lebih baik. Detail yang ditunjukkan pada konsep lapangan dan kostum juga harus diacungi jempol.

Berbagai animasi tambahan yang belum ada di seri sebelumnya.

Tetap tak mudah untuk melakukannya.

Animasi gerakan di dalam Pro Evolution Soccer 2012 juga mengalami perubahan yang cukup signifikan. Para pemain bergerak dengan alur yang terasa lebih halus dan lancar, namun tetap tidak menghilangkan kesan realistis yang berusaha dibangun Konami. Tidak hanya itu saja, berbagai gerakan tambahan yang sebelumnya tidak ada di seri sebelumnya kini juga ditambahkan, dari gaya menendang, jatuh, bertahan, hingga selebrasi gol. Anda akan dapat melihat kerja keras Konami untuk memunculkan pengalaman lapangan nyata yang lebih baik.

Dramatisasi tambahan.

Visualisasi dan animasi memang mendapatkan perombakan yang meningkatkan kualitas PES 2012, namun Konami juga datang dengan kejutan baru. Mereka menambahkan sedikit dramatisasi yang dibangun lewat sebuah plot cerita untuk dua mode besar: “Master League” dan “Become A Legend”. Jika di seri sebelumnya, Anda hanya butuh melewati beberapa step sederhana dan langsung dibawa pada inti permainan, di seri PES 2012 ada sedikit alur yang harus diakui, dimana Anda berperan sebagai pelatih dan pemain yang baru saja direkrut dan butuh untuk memperilhatkan prestasi yang memuaskan pihak yang menyewa Anda. Sebuah langkah yang cukup baik dengan visualisasi yang tergolong baik.

Mode Preset Tactics di Game Plans

Jika kita membicarakan salah satu mode paling penting di Pro Evolution Soccer, maka Game Plans tentu saja menjadi yang paling krusial. Melalui menu ini, Anda bisa mengatur semua hal yang dibutuhkan untuk memenangkan sebuah pertandingan. Sebut saja formasi, susunan pemain, strategi serang dan bertahan, hingga peran masing-masing pemain. Game plans menjadi sebuah kebutuhan dasar yang harus diakses gamer sebelum memulai sebuah pertandingan. Mode inilah yang menjadi kunci paling utama untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaik Anda sebagai seorang gamer PES, bahkan mendominasi.

Di PES 2012 ini, tampilan game plan tak jauh berbeda dibandingkan seri sebelumnya. Anda dapat mengganti posisi pemain dengan hanya menggerakkan nama mereka masuk dan keluar lapangan. Status para pemain juga dapat langsung terbaca begitu Anda memilih satu atau dua diantara para pemain ini, mempermudah Anda untuk membandingkan kemampuan mereka. Intinya, tak banyak hal berubah dari segi tampilan, hanya menambahkan wajah para pemain setiap kali Anda memilih nama mereka. Namun benarkah Konami tak merombak game plan sama sekali?

Preset tactics akan dapat diubah-ubah di dalam pertandingan

Jika Anda memerhatikan dengan seksama, maka menu di bagian bawah memperlihatkan sebuah opsi baru – Preset Tactics yang berjumlah empat buah. Pernahkah Anda merasa bahwa memiliki satu strategi di dalam pertandingan saja tidak cukup? Bahwa seperti pelatih sesungguhnya, Anda seharusnya punya kemampuan untuk merubah strategi sesuai dengan kondisi pertandingan yang sedang Anda hadapi? Hal inilah yang berusaha diakomodir oleh Preset Tactis ini. Apa kehebatannya?

Melalui setiap Preset Tactis ini, Anda dapat mengaplikasikan strategi yang berbeda satu sama lain, dari susunan pemain di lapangan hingga formasi dan strategi yang akan digunakan. Dengan memaksimalkan empat buah Preset-Tactics yang tersedia, Anda berkesempatan untuk menghadirkan gaya permainan yang lebih mengalir dan adaptif pada kondisi. Anda tinggal menekan tombol tertentu (d-pad kanan jika fungsi geraknya Anda matikan) untuk mengaktifkan Preset tactis dan terus merubah strategi yang Anda gunakan secara langsung di lapangan. Sederhana dan mudah untuk dikuasai. Sebuah inovasi yang pantas diacungi jempol.

Part: 1 2

Comments

  1. wiro sableng says:

    ane jg udah main ni game, dan overall setuju dgn pendapat agan.
    Dari yg ane perhatiin, off side rada jarangan kyknya gan. apa karena peningkatan AI pemain? trus gamenya jg kyknya lebih cepat dari PES 2011.

  2. Siluet says:

    lebih berasa sense main bola nya.. motion drible nya jauh lebih natural dr seri2 sebelumnya..

  3. riki_caliber says:

    Tidak cocok untuk gamer: yang masih bingung mengapa sebuah bola berusaha direbut oleh 22 manusia dewasa. >>> ngakak gue baca nya

  4. Pladidus Santoso says:

    @wiro sableng : kalo soal offside sih ane sering ketemu gan, tergantung ama taktik permainan keknya,. Nah, kalo soal AI itu ane setuju banget, Top Player susah banget dikalahin..

    @Siluet : Drible nya memang jauh lebih halus gan.. Gerakan-gerakan gak perlu nya juga dikurangin..

    @riki_caliber: Wkwkwkkwkwkwk.. =))

  5. ardiansyah_sabang says:

    Gak salah tulis bro?
    Kalau tak salah FIFA 12 kini sudah mengalahkan popularitas PES di Indonesia…
    Sebagai peminat ulasan karya Jagat review, Coba ulas juga teknologi FIFA 12.. Buktinya banyak alumni PES 11 kini beralih ke FIFA 12 , sebaliknya jarang dijumpai..

  6. Pladidus Santoso says:

    ardiansyah_sabang : ngeliat dari fenomena gaming centre sih bro, tanpa ada niat berat sebelah yak.. :D Oke, ditunggu aja..

  7. PermenKopi says:

    hmmm…biar fair, review full FIFA 12 donk
    :D

  8. LensaGaul says:

    untuk saya yang lebih mengedepankan gameplay, sepertinya gameplay FIFA sudah semakin ‘real’ dengan dibanding PES yang lebih ke sepakbola robot.
    imho..

    kalo graphics, gak tau ya. CPU saya cupu sih buat bandingin graphics

  9. kangyadi says:

    Namun sayang, saya yg udah uji coba demo nya…. Tapi bisa pungkiri bahwa FIFA lebih baik dari PES. Kenapa saya bisa simpulkan begitu? Karena saya orang yang melihat dari sisi gameplay. Mengenai grafis, FIFA memang dibawah PES, tapi untuk FIFA 12 sekarang, overall saya bisa simpulkan lebih baik dari PES.

    1 yang bikin saya ga nyaman pakai FIFA, sejago apapun kita maen, kalau speed player mantap banget, kalah. Ibarat balap drible aja PES, tapi di FIFA, berkat technical defending itu ga bisa dilakukan.

    Selain itu, Impact Engine dan Custom Chants membuat saya lebih merasa real maen bola. :)

    Sebagai perbandingan, bisakah PES melakukan skill seperti yg ada di: http://www.youtube.com/watch?v=Gdu26IeusqQ&feature=related ???

    Silakan bandingkan. Terimakasih :)
    Salam

  10. Pladidus Santoso says:

    @PermenKopi, LensaGaul, kangyadi: Wah…wah.. artikelnya diserbu ama penggemar FIFA.. Tenang aza agan-agan sekalian, buat pengujian lebih fair, ane bakal nyobaiin dan ngereview FIFA 2012 juga kok, apalagi sekarang dia pake impact engine yang katanya fenomenal itu.. Ane juga penasaran.. :D Tunggu kesempatan yang tepat aza..

  11. ardiansyah_sabang says:

    Salut, di tunggu updatenya JR, btw, selaku yang awal buka opini, saya ucapkan terima kasih atas semua ulasan JR selama ini, terutama mengenai game dan Hard ware preview, hampir semuanya most recomended to me.. Before action read JR… we hope so..

  12. wiro sableng says:

    kalo di tempat ane sih gamer lebih suka PES daripada FIFA. ane pernah pake dua-duanya. tapi tetap aja gamer-nya lebih suka PES.
    kalo menurut ane sih itu karena kebiasaan, karena dari zaman PS1 dulu yg ngetop Winning Eleven. mereka sudah terlanjur nge-fans dan terbiasa, jadi sebodo grafik FIFA lebih bagus, engine-nya lebih baik, mereka gak peduli.

  13. Pladidus Santoso says:

    @ardiansyah_sabang: thanks for reading gan.. keep supporting us.. :)

    @wiro sableng: itu juga yang berusaha gua sampaiin di awal review gan, karena memang fenomena nya memang begitu.. Agan yang punya usaha di bidang ini pasti ngerti.. :) tapi memang penasaran juga sih sama FIFA 2012, karena banyak yang lebih cukup revolusioner.. Jadi enggak ada salahnya buat dicoba dan direview..

  14. Dimdom says:

    ” Keengganan untuk berpaling kembali ke FIFA karena pengalaman masa lalu juga lah yang menjadikan franchise PES seolah tak tertandingi di negara kita tercinta ini, hingga saat ini”

    Tampaknya kru jagatreview pencinta berat PES :D

    Saya sejak jaman Pentium udah maenin FIFA di PC, era 90an akhir dan awal 2000an ketika PES belum merambah dunia PC, yang menguasai pasar PC kan FIFA :D

    Harus diakui, FIFA 2008 sampai 2010 di PC sangat buruk dan kalah dari PES, tapi semenjak FIFA 2011, EA ingin mengembalikan kejayaan FIFA di PC seperti era 90an akhir dan awal 2000an :D

    Saya sendiri walau fans FIFA bukan berarti anti PES, saya juga sering maen PES kalau lagi jenuh dengan FIFA :D

  15. si josh says:

    awal maen langsung TOP PLAYER (kebiasaan dari dulu)
    bgitu maen, wkwkwkw, udah mo banting stik aja..untung inget, tu stik harga nya mahal :p
    perlahan tapi pasti, bisa menguasai PES 2012, udah tau karakteristik nya.
    btw, ane juga penasaran sama FIFA 2012 kata nya jauh lebih baik dari PES 2012. apa iya? nanti coba dulu, baru komen :D

  16. Pladidus Santoso says:

    @Dimdom : :) enggak ngebela PES juga kok gan.. Berdasarkan pengalaman ane + ngeliat fenomena yang ada aza.. Ane juga enggak anti sama FIFA kok, walaupun memang lebih sering main PES.. wkwkwkwwkk.. =))

    @si josh: wkwkwkkwwk.. =)) Iya AI Top Player nya kudu disembah dah, enggak semudah yang dulu.. :D Iya nih, biar berimbang, kudu nyobaiin FIFA 2012 juga..

  17. Kr1z says:

    IMO

    Goal di PES lebih bervariasi ketimbang FIFA, FIFA goalnya gitu2 aja.

    Tapi dari realistis, graphics, FIFA 2012 memang mantab :D

  18. Realator says:

    Di Indonesia emang banyak yang maen PES tapi semuanya BAJAKAN jadi gak ngaruh sama penjualan GLOBAL.
    Beda sama FIFA yang mulai banyak versi ORI yang beli di Indonesia karena ingin mencoba fitur ONLINE nya.
    Emang berapa game canter ato perorangan seh yang beli PES ORI????
    Saya kira gak sampe 100orang deh,,,,,,

  19. ucup says:

    klo nurut saya sih PES emang lebih booming ketimbang FIFA
    mana ad lomba game bolaFIFA ,yg di usung dari dulu yg saya tau Winning eleven ampek be evolusi ke PES dari situ aj udah keliatan tanpa beniat membela tapi berdasarkan realita :D
    dan 1 lagi di FIFA pake tombol passing aj uda bisa bikin gol klo di PES pasti ketangkap kiper :D

  20. Pladidus Santoso says:

    @Realator : :) gamer FIFA yang ngedonlod dan main bajakan juga enggak sedikit gan..

    @ucup: Nah harus diakuin juga kalo di Indonesia memang lebih sering kompetisi PES gan.. Tapi di skala internasional, justru FIFA yang dijadiin standar kompetisi.. :)

  21. aadallah says:

    “Nah harus diakuin juga kalo di Indonesia memang lebih sering kompetisi PES gan.. Tapi di skala internasional, justru FIFA yang dijadiin standar kompetisi”

    Rata2 yg bikin kompetisi PES itu FAN made / independen
    sedangkan yg bikin kompetisi FIFA itu rata2 disponsori EA

    PES itu >> buat Hardcore players
    FIFA itu >> buat Casual players

    PES series ~ GT series
    FIFA series ~ NFS series
    LOL

  22. yudhiet says:

    Wah kok pd ngebahas FIFA vs PES si gan??
    Ya jawabnya mah selera masing individu yah…

    Kalo ane pribadi si tetep PES, dari jaman ane SD dah maen WE si..
    Ane dah nyoba “menyukai” FIFA 11 n FIFA 12, tp hati ane msh aja gk sreg ma FIFA ini.. tetep aja gk bisa maennya

    Yang jelas, FIFA ma PES tiap tahun berusaha lebih bagus lagi..

  23. […] Soccer 2012 pasti gembira mendengar berita yang satu ini. Konami memang baru saja merilis PES 2012, namun berbagai kekurangan yang ada membuat game ini tidak dapat dinikmati secara maksimal. Salah satu yang cukup krusial adalah list pemain dan tim yang tidak terupdate dengan baik. Konami […]

  24. […] Anda termasuk gamer pencinta seri Pro Evolution Soccer 2012? Sebelum Anda berteriak kegirangan membaca judul artikel di atas, ada baiknya Anda menahan diri […]

  25. rizal says:

    hehe saya sih prefer PES karena ada atur strategi dan semua pemain ga selalu bugar (kalo kondisi dirandom)..
    terakhir kali saya maen FIFA11 yang katanya bagus.saya malah bingung karena ga ada setting strategy ato formasi..

    bener sih kata orang fifa tu skill yang maen..kalo pes lebih ke strategy…dengan sedikit skill tentunya..

    sekarang dah cicipin pes 2012 dan overall mantap..kecuali wasitnya yang terkesan mihak computer dan komputer yang hobi diving (di top player)

    rencana mo nyoba fifa12 di xbox setelah xbox diflash

  26. badrun says:

    jujur aja ane kecewa sama pes semenjak yg 2010 sampai 2011..
    entah kenapa ane ngerasa susah maen 2 game itu.. terutama karena ai defendernya suka ngaco, suka ngelepas bola gitu aja.. dan ngerasa game ini, maaf, cacat

    jadinya ane nyoba fifa 11..
    semenjak pertama kali nyoba langsung seneng sama ini game.. pes 2011 lgs uninstall.. dan jadi agak anti sama pes 2011

    sekarang ke 2012..
    ane udah nyoba kedua gamenya..

    bisa dibilang 2012 meningkat jauh lebih baik dari pendahulunya..
    ane seneng dengen control sama passing di pes yang sekarang.. animasi sudah lebih oke.. ai defender sudah ada peningkatan.. oke lah, walaupun ada sedikit kekurangan, tapi ane ga ngerasa pes yang sekarang tuh, maaf, cacat..

    yang ane seneng sama pes dari dulu tentu aja pengaturan strategi nya.. enak banget, mempermudah pemain.. fifa masih kalah jauh dalam hal ini..
    menu2 in game di menu utama, master league dsb juga (atau disebut user inrterface mungkin ya?) masih lebih baik dari fifa, mempermudah pemain..
    become a legendnya pes juga ga bisa dikalahin fifa menurut ane (di fifa namanya be a pro)

    kalo dibandingin sama fifa, jujur aja ane masih lebih seneng sama fifa sekarang, tapi sekarang sudah ga anti lagi sama pes.. malah di komputer terinstall dua2nya.. kalo bosen fifa, maen become a legednya pes deh.. hehe..

  27. OnO Collonelo says:

    mode boss di become legend itu jdi pemilik klub aja apa ngelatih juga ?

  28. […] yang maksimal, walaupun dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Anda yang sudah membaca review Pro Evolution Soccer 2012 dan review FIFA 12 kami tentu sudah mendapatkan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang […]

  29. satriya says:

    masih belum bisa bantai lawan AI di level Top Player Maupun Super Star.
    cuma bisa menang tipis aja :(

  30. junker says:

    waaaahh Soal kualitas gambar n motion nya mantab…
    coba lawan BARCA TOP PLAYER…
    parah sangat gak ada celah wat nyerang gan!!! mpe gregetan pen banting stik jg… hahahaha

  31. Pladidus Santoso says:

    =)) Memang AI yang Top Player keterlaluan.. Keknya semua yang main PES 2012 ngerasaiin hal yang sama..

  32. […] menggunakan “tahun depan” sebagai judul game yang dirilis di tahun ini. Misalnya saja PES 2012, FIFA 12, Football Manager 2012, dan NBA 2k12 yang dirilis di tahun 2011. Mengapa Codemaster […]

  33. […] menggunakan “tahun depan” sebagai judul game yang dirilis di tahun ini. Misalnya saja PES 2012, FIFA 12, Football Manager 2012, dan NBA 2k12 yang dirilis di tahun 2011. Mengapa Codemaster […]

  34. cesc says:

    dimana cari nya PES 2012 terbaru, ehee masih newbie ni..please help me !@

  35. ahyar says:

    aqu setuju ma kang Yadi..
    emang klw soal graphic pes 2012 masi unggul dibndingin fifa 12.
    cuman klw dari gameplay fifa 12 lebih baik menurut aq soalx grakan2x uda hmpir mirip dng yg asli.
    pes 2012 dr gameplay dia lbih enteng dr segi akselerasi dalam melakukan drible.

Random Articles
Back to Top