LOGO

Virginia Rometty, Pemimpin Wanita Pertama IBM

Awal tahun 2012 nanti, IBM akan melakukan pergantian pemimpin. Samuel J. Palmisano yang selama ini menduduki jabatan Chairman, President, dan Chief Executive Officer (CEO) akan meletakkan jabatannya pada 1 Januari 2012. Posisinya akan digantikan orang yang selama ini menduduki jabatan Senior Vice President IBM untuk masalah sales, marketing, dan strategi, Virginia M. Rometty. Rometty akan menjadi wanita pertama yang memimpin IBM.

Image source: Engadget

Sebagai pemimpin di bidang sales, Rometty bertanggung jawab atas revenue, keuntungan, dan kepuasan pelanggan dari 170 market global IBM. Rometty juga bertanggung jawab atas pendapatan dunia yang telah mencapai USD99 miliar di tahun 2010. Rometty juga memegang peranan penting atas strategi global, marketing, dan fungsi komunikasi.

Nantinya, Rometty akan menggantikan peran dari Palmisano. Palmisano sendiri memimpin IBM sejak tahun 2002 dan menjadi chairman of the board di tahun 2003. Dari pemikirannya lah, IBM akhirnya mengeluarkan strategi Smarter Planet yang masih berjalan hingga saat ini. Di tangan dia juga, IBM berhasil meningkatkan earning per share-nya hingga lima kali, mendapatkan pendapatan lebih dari USD100 miliar, dan melakukan investasi hingga lebih dari USD50 miliar di bidang research and development. Setelah mundur dari jabatannya, Palmisano akan tetap menjadi chairman di IBM.

“Ginni Rometty telah berhasil menjalankan beragam bisnis IBM yang penting di dekade yang lalu – mulai dari pembentukan IBM Global Business Services hingga pengembangan Unit Pasar Pertumbuhan IBM,” tutur Palmisano. “Dia bukan saja eksekutif yang luar biasa, tetapi jiwa kepemimpinannya juga mengasah kemampuan kami untuk mengintegrasikan sumber daya IBM untuk kepentingan pelanggan-pelanggan kami. Ginni juga memompa semangat kami untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi pelanggan-pelanggan kami dengan terus memperdalam pengetahuan industri dan keahlian IBM. Pemikiran strategis jangka panjangnya dan fokusnya pada pelanggan dapat dilihat dalam berbagai inisiatif pertumbuhan IBM, mulai dari komputasi awan dan analitiks hingga komersialisasi Watson. Jika dia menjabat sebagai CEO, Ginni akan menularkan visi, fokus pada pelanggan, dorongan yang kuat dan semangatnya kepada semua karyawan IBM demi masa depan perusahaan. Saya yakin dewan direksi IBM memiliki pikiran yang sama dengan saya bahwa Ginni adalah CEO yang tepat untuk memimpin IBM melaju di abad kedua keberadaan IBM.”

Random Articles
Back to Top