in: Games | November 14, 2011 | by: Pladidus Santoso

5 Kejadian Paling Menyebalkan di Multiplayer Battlefield 3!

Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia masih terhitung sebagai negara dengan tingkat penggunaan software bajakan yang cukup tinggi. Tidak hanya terbatas pada aplikasi-aplikasi komputer dan smartphone, tetapi juga permainan virtual seperti video game. Berbagai upaya dari lembaga terkait memang sudah dilakukan untuk menyelesaikan masalah ini, namun akar masalah kompleks yang melewati batas sekedar hitam-putih menjadikannya sulit. Oleh karena itu, pilihan untuk memainkan video game yang original atau bajakan dikembalikan lagi ke tangan gamer. Karena pada akhirnya, game bajakan tak pernah akan bisa menghasilkan pengalaman bermain yang maksimal, terutama dari segi multiplayer online dan downloadble content yang krusial.

Harga yang mahal mungkin menjadi alasan utama dan justifikasi yang paling mumpuni untuk memilih sebuah game bajakan. Padahal, tidak sedikit game yang memang “pantas” untuk dijajal versi originalnya, terutama untuk aspek multiplayer yang ditawarkan. Salah satunya adalah Battlefield 3 yang lahir dari tangan dingin Electronic Arts dan DICE. Game perang ini memang tidak hanya menawarkan kualitas grafis yang memanjakan mata di multiplayernya, tetapi juga atmosfer perang masif yang kentara. Anda dapat membaca review lengkap kami untuk mendapatkan sedikit gambaran.

Memainkan game di mode multiplayer, apalagi secara online tentu menuntut gamer untuk beradaptasi dengan gaya permainan yang jauh berbeda daripada saat memainkan single player. Bertemu dengan gamer lain dari seluruh dunia, bekerja sama untuk memastikan kemenangan, namun sekaligus juga memperlihatkan skill pribadi masing-masing sudah memacu adrenalin tinggi. Apalagi Battlefield 3 hadir dengan variasi kendaraan, senjata, skill, job, dan misi yang begitu luas. Setiap kali Anda terkoneksi, setiap kali sebuah server permainan dimulai, setiap darinya jugalah Anda akan merasakan pengalaman bermain yang berbeda. Adiksi? Sudah pasti.

Namun Anda juga tidak bisa berhadap bahwa Battlefield 3 Multiplayer akan selalu menghadirkan pengalaman yang menyenangkan. Tidak jarang Anda akan dihadapkan pada situasi dimana mood berperang Anda bisa hancur berantakan seketika. Kejadian-kejadian menyebalkan ini seolah tak terelakkan.

5. Hey, Wait for Me!!

WAIT FOR ME, you &#$*$!!!

Salah satu unsur utama yang membuat perang di multiplayer Battlefield 3 begitu epik adalah variasi kendaraan yang mampu ia tawarkan. Anda tidak hanya dapat menggunakan kendaraan berat di darat, tetapi juga beragam kendaraan amfibi, laut, dan udara. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika EA dan DICE harus memastikan semua map multiplayer hadir dalam skala yang sangat luas untuk memastikan kesemuanya dapat bertempur secara bersamaan. Para gamer tentu senang dengan konsep seperti ini, setidaknya sampai Anda merasakan untuk pertama kalinya “ditinggalkan”.

Sebagian besar kendaraan perang memang disediakan di base pertama Anda, dimana gamer hanya tinggal masuk dan mengendarainya. Namun, jika Anda lengah sedikit saja dan kurang jeli melihat “peluang”, maka dapat dipastikan semua kendaraan tersebut akan direbut oleh teman satu tim Anda. Hebatnya? Mereka tak segan untuk langsung memacu semua kendaraan tersebut dalam kecepatan tinggi, bahkan sebelum Anda sempat ikut menumpang untuk berangkat ke medan perang. Anda hanya bisa menatap mereka bergerak menjauh dan Anda hanya bisa terdiam. Berharap kembali mereka kembali menjemput Anda? Mimpi di siang bolong. Mencoba menjelajahi map super luas dengan bermodalkan jalan dan lari? Sangat membuang waktu. Jadi yang bisa Anda lakukan? Meratap dan berdoa dalam keheningan. Hening..hening..hening..

4. Origin yang Masih Bermasalah

Server putus? Freeze? Name it!

Memiliki spesifikasi PC yang kuat memang akan memastikan diri Anda dapat menikmati Battlefield 3 secara maksimal, setidaknya jika dilihat dari inisiatif Anda sendiri. Namun dari pihak EA dan sistem Origin mereka? Sayangnya, masih seringkali bermasalah. Koneksi internet yang cepat juga tidak menjamin, karena tidak jarang Origin yang menjadi sumber kekacauan. Tidak jarang Anda akan terputus dari server secara tiba-tiba, freeze, dan merasakan memory leaked yang cukup parah. Dari segi kualitas permainan, EA bahkan belum menyuntikkan sistem auto team-balance yang mumpuni untuk menjamin permainan yang lebih berimbang.

3. Menemukan Supir dan Pilot Mabuk

Drive it or leave it!

Inti dari sebuah game multiplayer online tentu saja berfokus pada kerjasama tim untuk memastikan kemenangan dalam pertempuran. Battlefield 3 pun tidak jauh berbeda. Dari begitu banyak kendaraan perang yang disediakan, tidak sedikit yang memang membutuhkan lebih dari 1 gamer untuk dapat berfungsi sempurna. Sebagai contoh, satu gamer menjadi pengendali tank dan lainnya menjadi gunner dengan senjata mesin yang ada. Atau ketika yang satu menjadi pilot helikopter, gamer yang lain dapat membantunya denga memanfaatkan gatling gun yang tersedia untuk memastikan supressing fire yang lebih efektif. Namun apa yang terjadi jika Anda bertemu dengan supir tank atau pilot helikopter yang tak ubanya “orang mabuk”? Ketika Anda mulai memercayakan nyawa Anda pada navigasi yang mereka lakukan, mereka justru membuat Anda kehilangan nyawa. Anda akan seringkali menemukan driver tank yang ugal-ugalan atau pilot helikopter yang bahkan tak bisa menerbangkannya dengan lurus. Saat yang tepat untuk memaki.

2. Spawn di Spot yang Salah

Damn, I forgot my chute!

Berbeda dengan game FPS lainnnya, Battlefield 3 memungkinkan Anda untuk memilih tempat respawn yang Anda inginkan. Bisa berada pada titik checkpoint yang tersedia atau memilih untuk bergabung dengan teman Anda secara langsung. Opsi yang pertama akan membawa Anda ke titik yang lebih nyaman, opsi kedua? Terkadang akan membuat Anda sebal. Bagaimana tidak? Anda memang dimungkinkan untuk melihat kondisi teman Anda sebelum menjadi tempat respawn, tetapi Anda akan seringkali menemukan kejutan. Apalagi jika ia berada di tempat yang aman, nyaman, dan strategis. Namun ketika Anda spawn di dekatnya? Tiba-tiba saja rentetan tembakan langsung menuju Anda atau bahkan moncong tank yang sudah mengarah tepat. Hidup untuk mati kembali dalam hitungan 10 detik? So not cool!

1. Bertemu dengan Anggota Tim tipe “Rambo”

Problem, mate? (Hell yeah!)

Kerjasama itu esensial untuk memenangkan beragam mode Multiplayer di Battlefield 3, terutama pada Rush dan Conquest. Misi yang harus diselesaikan akan jauh lebih mudah jika anggota tim dapat saling bekerja sama, bahkan berkorban menjadi Support dan tidak sekadar hanya mencari lebih banyak kill. Sistem poin di Battlefield 3 juga mendukung hal tersebut. Namun tidak jarang Anda akan menemukan anggota tim tipe “Rambo” yang tampil seperti jagoan. Maju sendiri, tidak perduli dengan misi, dan hanya mencari kesenangan sendiri. Ketika daerah Anda di misi Conquest mulai terebut atau objektif di Rush mulai dihancurkan, mereka tetap tak peduli. Main dengan gaya serabutan tanpa koordinasi sudah akan membuat semangat bermain Anda otomatis jatuh. Mengapa? Karena anggota tim seperti ini sudah pasti menjamin sebuah kekalahan.

Demikianlah, 5 hal paling menyebalkan yang mungkin Anda temui saat memainkan Battlefield 3 multiplayer. Bagaimana dengan Anda? Jangan ragu untuk berbagi jika Anda menemukan kejadian yang lebih menyebalkan daripada kelima hal di atas.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES