in: News - Otomotif | November 25, 2011 | by: Ernest Dimitria

Ferrari FX1-i1: Mobil F1 dengan Kokpit Tertutup

Mendorong laju kendaraan hingga melebihi kecepatan 200 kilometer per jam di dalam kokpit terbuka bukanlah kegiatan yang aman. Kecelakaan yang dapat merenggut nyawa atau setidaknya mengakibatkan luka dan cedera parah sudah menjadi risiko besar yang harus dihadapi para pengemudi. Khususnya mereka yang mengemudi mobil balap F1 yang memiliki kedua karakteristik ini—kecepatan luar biasa dan kokpit terbuka.

Beragam kecelakaan fatal telah merenggut nyawa sejumlah pembalap F1 di masa lalu dan baru-baru ini, salah satu pengemudi andalan tim Ferrari pun hampir menghadapi ajal yang sama. Dalam seri F1 di Hungaria tahun 2009 lalu, Felipe Massa mengalami cedera parah ketika sebuah kumparan pegas dari mobil Brawn GP yang dikendarai Rubens Barrichello menancap di helmnya. Rangkaian kejadian ini mendorong sejumlah desainer dan teknisi mobil untuk memikirkan ulang mengenai tingkat keamanan mobil balap dengan kokpit terbuka.

Jacek Kolodziejczyk, seorang seniman grafis dari Polandia, menawarkan sebuah solusi. Ia mempromosikan idenya dengan menggambar sebuah mobil F1 Ferrari dengan kokpit tertutup. Mobil konsep yang masih setia dengan desain konvensional mobil F1 ini pun dinamakan FX1-i1 dan desain kokpit tertutup. Desain yang dihadirkan dalam mobil ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan bagi para pengemudi, tanpa mengurangi kecepatan dan akselerasi kendaraan.

Proyek ini dimulai setelah insiden kecelakaan yang dialami oleh Massa tahun 2009. Kolodziejczyk menyadari bahwa desain mobil konsep F1-nya ini belum tentu diterima atau bahkan berpotensi menuai kecaman dari berbagai pihak, khususnya para penggemar F1 yang menyukai desain kokpit terbuka yang ada saat ini. Namun, itu tidak mengurungkan niat penggemar tim F1 Ferrari ini untuk menunjukkan bahwa mobil F1 dengan kokpit tertutup tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi dapat tetap terlihat menarik.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES