in: Processors | November 21, 2011 | by: Bhisma Sidarto

Review Intel Sandy Bridge E: Core i7 3960X dan 3930K

Sandy Bridge E telah datang ke lab Jagat Review!!! Prosesor baru Intel ini hadir dalam dua varian, yaitu Core i7 3960X dan 3930K. Lalu, bagaimana dengan performa dari kedua prosesor baru ini? Tanpa banyak menunda silakan simak artikel kami di bawah ini.

Kami telah menyajikan preview singkat prosesor terbaru Intel yaitu Sandy Bridge-E. Kami bahkan telah menguji sedikit kemampuan overclocking prosesor ini di kecepatan 5 GHz!! Bagaimana dengan kemampuan sistem baru Intel ini menangani 4-way SLI? Kami pun telah mencobanya di sini. Kini, tiba saatnya kami menghadirkan kinerja default dari prosesor SandyBridge-E dan chipset X79.

Penerus X58 di kelas enthusiast ini banyak ditunggu terutama oleh para overclocker yang saat ini terganjal oleh limitasi yang dimiliki oleh Sandy Bridge. Lalu, apakah Sandy Bridge-E dapat memenuhi harapan tersebut? Apakah performanya mampu meneruskan kesuksesan yang telah ditorehkan oleh pendahulunya di kelas ini, yaitu Core i7 9xX “Gulftown”? Review ini akan menyajikan hasil perbandingan performa secara default dari Sandy Bridge-E Core i7 3930K dan 3960X dengan beberapa pendahulunya.

Artikel ini khusus membahas kinerja Sandy Bridge E, untuk pembahasan lebih lengkap mengenai arsitektur procesor ini silahkan menyimak artikel Arsitektur dan Teknologi Terbaru dalam Prosesor Intel Sandy Bridge-E dan Chipset X79.

Sebelum itu, mari kita lihat apa sajakah yang menyertai kehadiran prosesor baru Intel ini.

Paket Penjualan

Untuk seri K dari Sandy Bridge E, Intel menggunakan packaging yang sama dengan Sandy Bridge terdahulu. Didominasi dengan warna biru dan logo Intel Core i7, yang membedakannya dengan packaging yang terdahulu adalah ukurannya. Mengapa begitu? Ini merupakan prosesor pertama Intel yang tidak di-bundling menggunakan pendingin sehingga kemasannya terlihat lebih “langsing”.

Seri X memiliki kemasan yang berbeda dengan seri K. Dengan nuansa hitam, packaging ini merupakan ciri khas dari prosesor kelas X dari seperti Intel Core i7 980X “Gulftown”. Mungkin warna hitam dipilih karena ingin menunjukkan kesan “garang” yang memang ditujukan untuk mereka yang mencari performa ekstrem.

Walau tidak di-bundling dengan pendingin standar, bukan berarti Intel tidak menyertakan pilihan pendingin untuk menemani prosesor barunya. Untuk pertama kalinya, Intel menyertakan pilihan pendingin berbasis watercooling dengan prosesornya. Watercooling close-loop yang dibuat Asetek untuk Intel terlihat cukup mumpuni terutama bagi para pengguna kemampuan di atas heatsink standar. Intel tetap menyertakan pilihan pendingin standar dalam bentuk heatsink. Walau terlihat seperti seperti pendingin biasa, tetapi heatsink ini mempunyai base copper walau tetap dengan fin yang aluminium. Performa yang cukup bisa dikatakan di atas heatsink Intel yang menyertai prosesor sebelumnya.

Tidak disertakannya pendingin dalam paket penjualan Intel juga memberikan kami kesempatan untuk menggunakan pendingin yang telah biasa kami gunakan. Kali ini Noctua mengirimkan upgrade kit untuk Noctua NH-D14 bagi socket 2011. Upgrade kit gratis bagi setiap pengguna pendingin buatan Noctua. Produsen asal Austria ini pun menyediakan NH-D14 Special Edition for LGA 2011.

Mari kita lanjutkan ke “bintang” dari review ini, prosesor Sandy Bridge-E!!

Di sebelah kiri yang tertancap di motherboard Intel DX79SI, terlihat Core i7 3920K dengan kode prosesor QB7C berkecepatan default 3.2 GHz. Menyandangkan kode QBE7, Core i7 3960X tertancap di motherboard PX79 Pro dengan kecepatan standar 3.3 GHz. Secara kasat mata, terlihat sekali bahwa perbedaan kedua prosesor ini adalah kecepatan sebesar 100 MHz. Namun, apakah hanya itu perbedaan keduanya? Ini akan kami bahas sebentar lagi.

Prosesor baru ini menggunakan socket yang juga baru yaitu LGA 2011. Mari kita bandingkan dengan socket-socket Intel terdahulu.

Perbedaan yang paling menonjol adalah ukuran socket baru ini terlihat lebih besar dari LGA 1366 dan 1155. Berbeda pula dengan socket-socket pendahulunya, LGA 2011 mempunyai dua pengunci socket. Ini menyebabkan ukuran prosesor cukup besar. Untuk memastikan prosesor tetap berada di tempatnya, dibutuhkan tekanan yang hanya didapatkan dengan dua pengunci.

Bagaimana jika prosesor Sandy Bridge-E disandingkan dengan pendahulunya secara fisik?

Bisa dilihat dari ukurannya, Sandy Bridge-E terlihat sedikit lebih besar dari Gulftown maupun Sandy Bridge. Intregrated Heat Spreader (IHS) LGA 2011 memiliki keunggulan ukuran jika dibandingkan kedua pendahulunya. Cukup wajar mengingat panas yang dihasilkan prosesor ini cukup besar.

Dari pin processor terlihat jelas mengapa socket ini dinamakan LGA 2011. Jumlah pin yang lebih banyak dari kedua pendahulunya membuat kita bisa mengharapkan peningkatan performa yang cukup signifikan dari Sandy Bridge E.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES